Gubernur Jabar Proyeksikan 40.000 Vaksinator untuk Tuntaskan Target Vaksinasi
Logo BeritaSatu

Gubernur Jabar Proyeksikan 40.000 Vaksinator untuk Tuntaskan Target Vaksinasi

Senin, 11 Januari 2021 | 16:13 WIB
Oleh : Adi Marsiela / LES

Bandung, Beritasatu.com - Ketua Komite Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menargetkan, penambahan tenaga vaksinator atau petugas penyuntik vaksin hingga 40 ribuan orang agar bisa menuntaskan vaksinasi kurang dari satu tahun.

“Sebanyak 11 ribuan relawan vaksinator sudah dilatih,” kata Ridwan usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Markas Kepolisian Daerah Jabar, Bandung, Senin (11/1/2021).

Selain menambah kuantitas penyuntik vaksin, Ridwan juga berencana menambah atau memindahkan lokasi penyuntikan vaksin ke tempat yang lebih besar.

Pemerintah Provinsi Jabar sudah mengidentifikasi calon penerima vaksin di wilayahnya mencapai sedikitnya 33,5 juta jiwa. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan 33 provinsi lain di Indonesia.

Namun dalam data rincian kebutuhan vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Ri pada 24 Desember 2020, Provinsi Jabar diproyeksikan mendapatkan 284.288 vaksin single dose serta 67.733.762 vaksin multidose. Rincian kebutuhan itu dibagi menjadi lima target sasaran, tenaga kesehatan (161.143 jiwa), pelayan publik (1.224.409 jiwa), masyarakat rentan (10.880.070 jiwa), masyarakat umum dan pelaku ekonomi (9.704.404 jiwa), dan masyarakat rentan lainnya seperti lansia (3.923.267 jiwa). Secara total berdasarkan data ini, penerima vaksin di Jabar sebanyak 25.893.293 jiwa.

Hingga 11 Januari 2021, Pemerintah Provinsi Jabar baru menerima 97.080 dosis vaksin Sinovac. Penerimaan vaksin tahap pertama ini diproyeksikan bagi tenaga kesehatan yang totalnya di seluruh wilayah Jabar ada 161.143 orang.

Pemerintah Provinsi Jabar sudah melakukan simulasi pelaksanaan vaksinasi. Jika menggunakan vaksin produksi Sinovac, setiap orang harus mendapatkan dua kali penyuntikan. Kebutuhan vaksinnya mencapai 67 juta dosis untuk mencapai herd immunity bagi 33,5 juta jiwa atau sekitar 70 persen dari total penduduk.

Berdasarkan hitungan itu, apabila vaksinasi dilakukan selama 15 bulan maka diperlukan 4.470.000 vaksin multidose setiap bulannya atau setara 149 ribu dosis vaksin per harinya jika satu bulan disamakan dengan 30 hari.

Pemerintah Provinsi Jabar sudah menyiapkan 1.094 puskesmas, 67 rumah sakit umum, serta 18 rumah sakit milik TNI, Polri, dan badan usaha milik negara untuk proses vaksinasi. Namun jumlah lokasi vaksinasi itu dirasakan masih kurang apabila hendak mengejar penyuntikan kurang dari satu tahun.

Berdasarkan simulasi yang sudah dijalani, Ridwan menuturkan, proses tunggu usai penyuntikan mencapai 45 menit. Hal ini berkaitan dengan pengecekan efek samping pada orang yang disuntik vaksin. “Minimal 30 menit per orang,” terang Ridwan.

Agar tidak terjadi penumpukan dan prosesnya berlangsung lebih cepat, Ridwan hendak menambah kuantitas atau memperbesar lokasi penyuntikan hingga bisa menampung lebih banyak orang. Proyeksinya adalah 2.000 lokasi penyuntikan dengan memaksimalkan fasilitas negara seperti gedung milik TNI, Kepolisian RI, serta stadion.

“Kita menargetkan, kalau barangnya ada 6 bulan selesai, dengan menduakalipatkan puskesmas atau titik suntik dan mengempat kali lipatkan vaksinator terlatih,” imbuh dia soal strategi vaksinasi di Jabar.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Dewi Sartika melaporkan kepada Kementerian Kesehatan hingga 9 Januari 2021 sudah ada 3.295 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.363 orang yang sembuh. “Tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 masih aktif per 9 Januari 2021 sebanyak 932 orang,” imbuh Dewi.

Menyoal pelatihan vaksinator, Dewi mengakui saat ini sudah ada 1.489 tenaga terlatih. Sementara 9.503 orang lainnya sudah dan masih menjalani pelatihan di Januari 2021. Selama Januari 2021 ini ada tujuh kali pelatihan mulai dari 400 vaksinator (4-7 Januari 2021) dan 9.103 calon vaksinator lainnya bakal mengikuti pelatihan mulai 11-30 Januari 2021. Setiap sesi pelatihan selama tiga hari, jumlah pesertanya beragam, antara 500-2.103 orang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

7 Kabupaten/Kota di Jabar Belum Memiliki Pusat Isolasi Covid-19

Tujuh daerah itu, Kota Sukabumi, Cimahi, Kabupaten Majalengka, Kuningan, Cirebon, Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang.

NASIONAL | 11 Januari 2021

SAR Polri Temukan 14 Bagian Tubuh Penumpang dan 53 Properti Pesawat

Tim SAR membawa sejumlah bagian tubuh penumpang maupun properti atau bagian badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Senin (11/1/2021).

NASIONAL | 11 Januari 2021

Tiga Oknum Polisi Ditangkap Warga Saat Gunakan Narkoba

Tiga oknum polisi ditangkap warga saat menggunakan narkoba jenis sabu - sabu di sebuah tempat di Kabupaten Labuhan Batu, Sumut.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Gubernur Jambi Tidak Masuk Daftar Penerima Vaksin

Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan Bupati Sarolangun, Provinsi Jambi, Cek Endra, tidak masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 tahap pertama.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Kominfo Pastikan Tak Ada Gangguan Frekuensi Penerbangan

Masih memonitor frekuensi penerbangan.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Puan: Agar Ekonomi Lebih Baik di 2021, Pengendalian Pandemi Jadi Kunci

Menurutnya Ketua DPR Puan Maharani, agar perekonomian negara membaik pada 2021, pengendalian pandemi Covid-19 menjadi kunci.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Pemerintah Diminta Waspadai Pergerakan FPI Baru

Pemerintah diminta mewaspadai pergerakan organisasi Front Persaudaraan Islam (FPI) atau FPI Baru.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Pemerintah Perpanjang Larangan Masuk WNA ke Indonesia

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang penutupan sementara masuknya warga negara asing (WNA) ke Indonesia.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Presiden Setujui Perpanjangan Larangan Masuk WNA ke Indonesia

Diperpanjang dari sebelumnya 1-14 Januari 2021 menjadi tanggal 28 Januari 2021.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Dugaan Korupsi Tanah di Cakung, Kejari Jaktim Buka Peluang Jerat Tersangka Baru

Kejari Jaktim memastikan bakal terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan korupsi terkait sengketa tanah di Cakung Barat.

NASIONAL | 11 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS