Pinangki Dituntut 4 Tahun atas Perkara Suap, Pencucian Uang, dan Pemufakatan Jahat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Pinangki Dituntut 4 Tahun atas Perkara Suap, Pencucian Uang, dan Pemufakatan Jahat

Senin, 11 Januari 2021 | 21:22 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung), Pinangki Sirna Malasari.

Jaksa meyakini Pinangki terbukti telah menerima suap dari buronan dan terpidana perkara korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra sebesar US$ 500.000, melakukan pencucian uang atas uang suap yang diterima serta bermufakat jahat untuk mengurus permintaan fatwa ke MA melalui Kejagung agar Joko Tjandra tidak dieksekusi saat kembali ke Indonesia.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Pinangki Sirna Malasari dengan pidana penjara empat tahun penjara dikurangi masa tahanan. Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 500 juta subsidair 6 bulan," kata Jaksa Yanuar Utomo saat membacakan amar tuntutan terhadap Pinangki di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/1/2021).

Dalam menjatuhkan tuntutan ini, Jaksa mempertimbangkan sejumlah hal. Untuk hal yang memberatkan, Jaksa hanya mempertimbangkan status Pinangki sebagai aparat penegak hukum yang tak mendukung program pemerintah dalam rangka memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Di sisi lain, Jaksa mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan, yakni Pinangki belum pernah dihukum, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. "Terdakwa mempunyai anak berusia 4 tahun," kata Jaksa.

Dalam surat dakwaan, Jaksa mendakwa Pinangki telah menerima uang sebesar US$ 500.000 dari US$ 1 juta yang dijanjikan Djoko Tjandra melalui pengusaha yang juga mantan politikus Partai Nasdem, Andi Irfan Jaya. Uang itu dimaksudkan untuk membantu pengurusan fatwa MA melalui Kejaksaan Agung agar Joko Tjandra tidak dieksekusi selama 2 tahun penjara atas perkara perkara korupsi cessie Bank Bali sebagaimana putusan Peninjauan Kembali (PK) MA pada 2009.

Selain itu, Jaksa juga mendakwa Pinangki telah melakukan pencucian uang hasil suap yang diterimanya. Pinangki disebut Jaksa membelanjakan uang tersebut untuk membeli satu unit mobil BMW X5 warna biru seharga Rp 1,753 miliar; pembayaran apartemen di Amerika Serikat Rp 412,705 juta; dan pembayaran dokter kecantikan di Amerika Serikat Rp 419,430 juta. Secara total, jumlah uang yang telah dipergunakan Pinangki untuk kepentingan pribadinya sekitar US$ 444.900 atau setara Rp 6,219 miliar.

Tak hanya itu, Jaksa juga mendakwa Pinangki telah melakukan perbuatan pemufakatan jahat bersama dengan Andi Irfan Jaya dan Joko Tjandra dalam pengurusan fatwa MA. Jaksa menyebut ketiganya bersepakat menyiapkan dana US$ 10 juta kepada pejabat di Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung untuk memuluskan pengurusan fatwa.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Efikasi Vaksin Covid-19 di Indonesia, Ini Kata Pakar

Menurut WHO batas minimal efikasi adalah 50%, sehingga efikasi vaksin Covid-19 di Indonesia yang berada di angka 65,3% sudah dapat digunakan.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Sejoli Korban Sriwijaya Air Ini Ternyata Pakai KTP Keponakan untuk Bisa Terbang

Selain Shelfie Ndaro, kekasihnya Felix Wenggo juga mengunakan identitas KTP keponakannya bernama Teofilus Lau Ura untuk bisa terbang dengan Sriwijaya Air SJ-182

NASIONAL | 11 Januari 2021

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Head of Finance PT Corfina Capital

Tim Jaksa Penyidik Kejagung memeriksa satu orang saksi dalam kasus Jiwasraya dengan Tersangka Korporasi PT Corfina Capital.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Upaya Pemberantasan Korupsi Dinilai Masih Lemah

Indonesia berada di posisi tiga dari 17 negara asia terkait tingkat suap layanan publik.

NASIONAL | 11 Januari 2021

44 Politeknik Negeri Siap Terima Mahasiswa Baru

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Diksi) membuka jalur penerimaan mahasiswa baru Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) 2021.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Pramugara Sriwijaya Air Teridentifikasi Lewat Sidik Jari

Pramugara Sriwijaya Air SJ-182, Okky Bisma (30), teridentifikasi melalui metode pemeriksaan sidik jari.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Terdampak PPKM, Pelaku Industri Pariwisata Minta Relaksasi

Sejak diumumkannya PPKM, pembatalan reservasi melonjak 30 persen.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Petugas Gabungan Tingkatkan Patroli di Zona Merah Sinabung

BPBD Kabupaten Tanah Karo meminta masyarakat rutin membersihkan abu vulkanik yang menumpuk di atap rumah.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Kunjungi Keluarga Korban Sriwijaya Air

Nurdin mengaku turut merasakan duka keluarga Ricko Damianus Mahulette yang menjadi salah satu korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Diperiksa Minggu Ini, Rizieq Kini Terancam Penjara 10 Tahun

Rizieq Syihab akan diperiksa dalam kasus tes swab RS Ummi Bogor pada pekan ini.

NASIONAL | 11 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS