KPK Geledah Rumah Dirjen Linjamsos
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Geledah Rumah Dirjen Linjamsos

Rabu, 13 Januari 2021 | 19:26 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Dirjen Linjamsos Kemsos) Pepen Nazaruddin, Rabu (13/1/2021). Penggeledahan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat mantan Mensos Juliari Batubara dan empat tersangka lainnya.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Dikatakan, tim penyidik saat ini sedang menggeledah sebuah rumah di Kota Bekasi.

"Penyidik kembali melakukan penggeledahan rumah di Prima Harapan Regency B4, Nomor 18, Bekasi Utara, Kota Bekasi," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (13/1/2021).

Ali belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai proses penggeledahan ini, termasuk barang-barang yang diamankan tim penyidik. Hal ini lantaran proses penggeledahan masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.

"Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," kata Ali.

Pepen sendiri saat ini sedang diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta. Pepen diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara pemilik PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja yang menjadi tersangka pemberi suap kepada Juliari.

Diberitakan, KPK menetapkan Juliari P Batubara selaku Mensos bersama Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemsos serta dua pihak swasta bernama Ardian IM dan Harry Sidabuke sebagai tersangka kasus dugaan suap bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Juliari dan dua anak buahnya diduga menerima suap senilai sekitar Rp 17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemsos dalam pengadaan paket bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Kasus ini bermula dari pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode. Juliari selaku Menteri Sosial menunjuk Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukkan langsung para rekanan.

Diduga disepakati adanya fee dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kementerian Sosial melalui Matheus Joko Santoso. Fee untuk setiap paket bansos disepakati oleh Matheus dan Adi Wahyono sebesar Rp 10.000 per paket sembako dari nilai Rp 300.000 per paket bansos.

Selanjutnya Matheus dan Adi pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa penyuplai sebagai rekanan di antaranya Ardian IM, Harry Sidabuke dan juga PT Rajawali Parama Indonesia (RPI) yang diduga milik Matheus. Penunjukan PT RPI sebagai salah satu rekanan tersebut diduga diketahui Juliari dan disetujui oleh Adi Wahyono.

Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima fee Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus kepada Juliari Batubara melalui Adi dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar. Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh Eko dan Shelvy N, selaku orang kepercayaan Juliari untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.

Untuk periode kedua pelaksanaan paket Bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan Juliari.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

3 Penumpang Mobil Tenggelam di Sungai Konaweha Ditemukan Meninggal

Tiga penumpang terjebak dalam mobil yang tenggelam di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia

NASIONAL | 19 September 2021

Pameran Rempah Terbesar Dunia Siap Digelar di Danau Toba

Dewan Rempah Indonesia akan menggelar acara pertemuan bisnis dan pameran rempah terbesar di Indonesia, bahkan di dunia saat ini di kawasan Danau Toba.

NASIONAL | 19 September 2021

OKP: PON dan Otsus Dorong Pembangunan SDM Papua

PON serta implementasi Otonomi Khusus (Otsus) yang lebih mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Papua.

NASIONAL | 19 September 2021

Pemkot Surabaya Ajukan Pengurangan Anggaran Belanja Lewat APBD Perubahan

Pemkot Surabaya mengajukan pengurangan anggaran belanja melalui APBD Perubahan 2021 menyusul anggaran belanja tak terduga selama pandemi Covid-19 naik 100%.

NASIONAL | 19 September 2021

Adu Kekayaan 2 Calon Panglima TNI

Terdapat dua calon Panglima TNI yang mencuat, yakni Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kasal Laksamana Yudo Margono. Berapa kekayaan harta mereka?

NASIONAL | 19 September 2021

LPSK Buka Pintu Perlindungan pada M Kece yang Diduga Dianiaya Irjen Napoleon

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyarankan M. Kece yang diduga dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim untuk meminta perlindungan.

NASIONAL | 19 September 2021

Erick Thohir Ingin Jembrana Jadi Lumbung Pangan Bali

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menginginkan Kabupaten Jembrana menjadi lumbung pangan bagi Provinsi Bali.

NASIONAL | 19 September 2021

Ali Kalora Tewas, Sahroni Ingin Mujahidin Indonesia Timur Dibasmi hingga ke Akarnya

Ahmad Sahroni menginginkan agar kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dibasmi hingga ke akarnya, usai tewasnya Ali Kalora.

NASIONAL | 19 September 2021

Ketua MPR: Tumpas KKB di Papua, Saatnya Turunkan Pasukan Terbaik

Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan bahwa sudah waktunya negara menindak tegas KKB di Papua dengan menurunkan pasukan terbaik

NASIONAL | 19 September 2021

Gerindra Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Kalimantan Tengah

Bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya yang dibagikan ke lima wilayah terdampak banjir di provinsi Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Pameran Rempah Terbesar Dunia Siap Digelar di Danau Toba

Pameran Rempah Terbesar Dunia Siap Digelar di Danau Toba

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings