Ini Tokoh di Jateng yang Disuntik Vaksin Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (6.4)   |   COMPOSITE 6241.8 (38.85)   |   DBX 1333.51 (-11.75)   |   I-GRADE 179.858 (1.55)   |   IDX30 503.524 (6.48)   |   IDX80 135.789 (1.43)   |   IDXBUMN20 398.467 (4.21)   |   IDXESGL 139.553 (1.63)   |   IDXG30 143.497 (1.39)   |   IDXHIDIV20 443.737 (6.32)   |   IDXQ30 144.387 (1.91)   |   IDXSMC-COM 295.459 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (2.46)   |   IDXV30 133.969 (1.4)   |   INFOBANK15 1035.98 (21.34)   |   Investor33 433.033 (6.15)   |   ISSI 183.362 (-0.67)   |   JII 631.454 (-3.31)   |   JII70 222.641 (-1.06)   |   KOMPAS100 1216.23 (9.67)   |   LQ45 944.747 (11.61)   |   MBX 1692.89 (14.94)   |   MNC36 320.866 (4.14)   |   PEFINDO25 330.28 (-2.3)   |   SMInfra18 307.272 (3.59)   |   SRI-KEHATI 367.359 (5.66)   |  

Ini Tokoh di Jateng yang Disuntik Vaksin Covid-19

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:31 WIB
Oleh : Stefy Thenu / BW

Semarang, Beritasatu.com - Vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah akan dimulai dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tenaga kesehatan di tiga wilayah (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Surakarta). Selain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin Maimoen, tokoh agama Islam dan Katolik juga ikut serta.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo, mengungkapkan, tokoh yang akan menerima suntik vaksin di antaranya adalah Forkopimda. Acara vaksinasi perdana dikonsentrasikan di RSUD Tugurejo, Kota Semarang, pukul 07.30 WIB.

"Untuk tingkat provinsi di antaranya adalah Gubernur (Ganjar Pranowo), Wagub (Taj Yasin Maimoen), Pangdam IV Diponegoro (Mayjen Bakti Agus Fadjari), Kapolda (Irjen Pol Ahmad Luthfi), Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Yulianto Prabowo), Direktur RSUD Tugurejo (Haryadi Ibnu Junaedi), Ikatan Dokter Indonesia (Muhammad Heru Muryawan), pimpinan wilayah PPNI (Edy Wuryanto), tokoh agama Islam (KH Akhyani) dan dari tokoh agama Katolik (Romo FX Sugiyono PR). Selain itu ada wakil pimpinan DPRD Jawa Tengah (Sukirman)," ujar Yuli, Kamis (14/1/2021) pagi.

Di Kota Semarang, vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Pandanaran. Di Kabupaten Semarang ditempatkan di Puskesmas Ungaran dan Kota Surakarta di RSUD Bung Karno.

Pada tahap pertama telah didistribusikan sebanyak 56.860 dosis vaksin. Perinciannya, Kota Semarang sebanyak 38.240 dosis vaksin untuk 18.752 tenaga kesehatan, Kabupaten Semarang 8.000 dosis vaksin untuk 3. 987 tenaga kesehatan. Adapun, Kota Surakarta sementara menerima 10.620 dosis untuk 10.609 tenaga kesehatan.

Dijelaskan, tiap petugas kesehatan akan memperoleh dua kali suntik vaksin. Pertama, pada 14 Januari dan diulang lagi pada hari ke-14.

Untuk Kota surakarta, baru didistribusikan dosis vaksin untuk sekali suntik. Mendekati hari ke-14, barulah vaksin dari gudang penyimpanan obat milik Pemprov Jateng, dikirimkan ke wilayah itu.

Ketat

Dikatakan, tahapan menjadi penerima vaksin, melalui proses panjang. Sebelum divaksin, calon penerima akan melalui proses skrining terlebih dahulu.

Proses penyaringan, dilakukan sejak nama calon penerima vaksin masuk dalam daftar kandidat. Hal itu dilakukan dengan self screening.

"Nanti akan disediakan empat meja. Meja pertama itu pendaftaran. Meja kedua akan diperiksa apakah yang bersangkutan memenuhi syarat atau tidak. Kemudian, di meja ketiga, yang bersangkutan akan disuntik. Namun setelahnya, yang bersangkutan tidak boleh pulang dulu, diharuskan duduk minimal 30 menit, untuk dipantau reaksinya," ujarnya.

Ia mengatakan, reaksi yang akan muncul biasanya bersifat sementara. Seperti nyeri di bekas suntikan atau gatal. Nah setelah menerima suntik vaksin, yang bersangkutan akan diberikan penyuluhan berikut buku tanda vaksinasi.

Rasa sakit setelah imunisasi mungkin terjadi. Akan tetapi, gejalanya bersifat lokal dan sesaat, ringan dan bersifat individual. Dalam istilah medis, hal itu diistilahkan dengan kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI).

"Tidak perlu khawatir, karena vaksinasi dilakukan pada fasilitas kesehatan. Lalu kita sudah menyiapkan dokter spesialis, perawat, dan obat-obatan sebagai langkah antisipatif," imbuh Yuli.

Disinggung mengenai penolakan vaksinasi dari petugas kesehatan, Yuli mengaku telah memiliki kiat tersendiri.

"Akan kami tempuh langkah persuasi dulu. Kalau takut kami beri motivasi, ada banyak dokter yang bisa jelaskan. Namun, kalau sudah diedukasi namun tetap tidak mau, maka yang bersangkutan akan menandatangani surat pernyataan penolakan," paparnya.

Ada beberapa peraturan yang dapat dikaitkan terhadap penolak vaksin. Di antaranya, UU Kesehatan No 36 Tahun 2009 dan Perda Jawa Tengah No 11 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Jateng.

"Terkait sanksi bukan kewenangan kami. Namun, yang jelas, kepada yang menolak kami akan persuasi dulu. Setelah tidak bisa ya buat form penolakan dan tandatangani itu," tegas Yuli.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PKL di Klaten Menentang Pembatasan Waktu Berdagang sampai Pukul 19.00

PKL dan anggota DPRD dari PKS meminta bupati Klaten merevisi peraturan yang membatasi jam operasional sampai pukul 19.00 WIB.

NASIONAL | 13 Januari 2021

Sugetan 1 dan 2, Kedelai Lokal Unggulan Batan

Sugentan 1 dan 2 ini diklaim tahan terhadap penyakit karat daun, hama penghisap polong dan hama ulat kerayak.

NASIONAL | 13 Januari 2021

Presiden Perpanjang Jabatan Kepala LAN

Adi Suryanto kembali diperpanjang jabatannya sebagai Kepala LAN setelah menjabat sejak tahun 2015.

NASIONAL | 7 Januari 2021

BPIP Dorong Masyarakat Gotong Royong Putus Mata Rantai Covid-19

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Romo Antonius Benny Susetyo mendorong masyarakat Indonesia untuk bergotong royong memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 13 Januari 2021

Jadi Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit Mohon Doa

Listyo Sigit adalah Komjen yang paling yunior di antara empat Komjen lain dalam bursa calon Kapolri.

NASIONAL | 13 Januari 2021

Komjen Listyo Jadi Calon Kapolri, Fraksi Partai Demokrat Sambut Positif

Fraksi Demokrat berharap Komjen Listyo Sigit membawa gagasan besar untuk perubahan di Mabes Polri.

NASIONAL | 13 Januari 2021

Polda Kalsel Kerahkan Personel Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Banjir merendam setidaknya tujuh kecamatan, di Kabupaten Banjar akibat guyuran hujan yang terus turun beberapa hari belakangan.

NASIONAL | 13 Januari 2021

Pengamat Intelijen Sebut Komjen Listyo Sigit Dekat dengan Ulama

Komjen Listyo dinilai sosok tepat menjadi pimpinan Polri karena sesuai dengan situasi kebangsaan pada saat ini.

NASIONAL | 13 Januari 2021

2020, Realisasi Anggaran Kemsos Rp 130 Triliun

Bansos program perlindungan sosial pemulihan ekonomi nasional tahun 2021 total anggarannya mencapai Rp 85,829 triliun.

NASIONAL | 13 Januari 2021

KPK Minta Listyo Sigit Lengkapi Laporan Harta Kekayaan

KPK mengimbau Komjen Listyo Sigit Prabowo yang menjadi calon tunggal Kapolri untuk melengkapi data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

NASIONAL | 13 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS