Komnas HAM Sudah Serahkan Hasil Investigasi Peristiwa KM 50 ke Presiden Jokowi
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Komnas HAM Sudah Serahkan Hasil Investigasi Peristiwa KM 50 ke Presiden Jokowi

Kamis, 14 Januari 2021 | 13:28 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyerahkan hasil investigasi peristiwa tewasnya enam anggota laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Karawang kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasil investigasi itu diserahkan Komnas HAM kepada Jokowi di Istana Bogor, Kamis (14/1/2021) pagi.

"Baru saja bertemu Presiden di Istana Bogor," kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik saat dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021).

Taufan menuturkan, Presiden Jokowi menyambut baik rekomendasi tersebut. Kepada Komnas HAM, Jokowi berjanji akan memerintahkan Kapolri untuk menindaklanjuti hasil investigasi ini.

"Tadi kami sampaikan rekomendasi Komnas, Presiden menyambut baik dan akan memerintahkan Kapolri untuk menindaklanjuti," kata Taufan.

Diketahui, Komnas HAM telah menyampaikan hasil investigasi peristiwa tewasnya enam anggota Laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Jumat (8/1/2021). Dalam temuannya, Komnas HAM menyimpulkan peristiwa yang terjadi pada Senin (7/12/2029) dini hari tersebut, sebagai pelanggaran HAM, berupa unlawfull killing, atau perampasan hak hidup dengan cara kekerasan dan kekuatan berlebih-lebihan dalam penegakan hukum.

Laporan hasil investigasi Komnas HAM mengungkap keenam anggota FPI meninggal dunia dalam dua peristiwa yang berbeda, meski masih dalam satu rangkaian. Dua orang meninggal tertembak ketika masih berada di dalam mobil Chevrolet Spin milik mereka saat terjadi baku-tembak antara anggota FPI dengan polisi. Sedangkan empat orang lainnya meninggal tertembak di dalam mobil Daihatsu Xenia milik polisi, setelah Kilometer 50 jalan tol Jakarta-Cikampek.

Selain itu, pada lokasi terjadinya rangkaian insiden itu, juga ditemukan sejumlah proyektil dan selongsong peluru, yang berdasarkan hasil uji balistik Komnas HAM, beberapa di antaranya ada yang identik dengan senjata api organik milik aparat Kepolisian. Sebagian lain identik dengan senjata api rakitan yang diduga milik anggota FPI, yang telah disita polisi. Untuk itu, dalam salah satu rekomendasi dari kesimpulan hasil investigasi ini, Komnas HAM meminta adanya tindaklanjut atas kepemilikan senjata api (senpi) yang digunakan Laskar FPI dalam baku tembak dengan anggota Polri.

Dalam investigasi yang dilakukan secara independen ini, Komnas HAM telah memeriksa temuan-temuan fakta, termasuk memeriksa lokasi kejadian, rekaman suara diperoleh hingga 137 ribu lebih tangkapan gambar. Komnas HAM juga mendalami rekaman suara yang didapat dari polisi dan FPI untuk kemudian diperiksa manual. Dicocokkan saksi yang ada di dalam voice note.

Hasilnya kemudian didapat skema jalan dari sentul sampai gerbang tol siapa saja yang melakukan pembicaraan di voice note.
Komnas HAM memperoleh gambaran adanya ketegangan eskalasi rendah dari Sentul sampai Pintu Tol Karawang Timur. Eskalasi rendah ini ditandai dengan belum adanya gesekan antara rombongan FPI dan petugas karena jarak kendaraan masih jauh. Fakta yang ditemukan Komnas HAM yakni terdapat kendaraan Laskar FPI memiliki kesempatan menjauh dari petugas. Namun, hal tersebut justru tidak dilakukan dan memilih menunggu mobil petugas. Temuan itu diperoleh dari tangkapan gambar CCTV milik Jasa Marga dan rekaman suara diperoleh.

Eskalasi sedang kemudian terjadi saat dua kendaraan rombongan FPI dan memperlambat laju untuk mengalihkan petugas yang menguntit. Eskalasi sedang berupa kendaraan yang mulai memepet dan jarak semakin dekat ini terjadi dari pintu Tol Karawang Timur ke sekitar Hotel Swissbell Karawang.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Syekh Ali Jaber Wafat, Ini Kata Ketua Keluarga Alumni PTIQ Jakarta

Ali Jaber adalah sosok pribadi yang hangat dan santun, serta gigih dalam dakwah.

NASIONAL | 14 Januari 2021

DPN Indonesia Bidik Ribuan Peserta Ujian Profesi Advokat

Menurut Faizal, hingga kini hampir seribuan peserta yang sedang dalam proses pendaftaran.

NASIONAL | 14 Januari 2021

PBNU Minta Masyarakat Jangan Ragu, Vaksin Covid-19 Aman dan Halal

PB NU meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu lagi ragu atau bimbang untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Jokowi Tegaskan Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris Harus Terus Diantisipasi

Presiden Jokowi minta optimalkan peran Satgas DTTOT untuk mencegah pendanaan terorisme yang dihimpun melalui donasi masyarakat.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Siap Kolaborasi, Hipmi Dukung Calon Kapolri Pilihan Presiden Jokowi

Hipmi memiliki keyakinan stabilitas dunia usaha dan investasi akan meningkat.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Jokowi Perintahkan PPATK Aktif Telusuri Rekam Jejak Calon Pejabat Publik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) aktif menelusuri rekam jejak calon pejabat publik.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Seaglider di Selayar, Diduga Milik Tiongkok

Penemuan seaglider di Selayar, diduga kuat merupakan kegiatan ilegal tanpa izin dari pemerintah Indonesia.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Dialog Kebijakan Tandai Pembukaan Pekan Lingkungan Hidup Indonesia-Jepang 2021

“Saya berjanji untuk meminta ayah saya agar tidak menggunakan merkuri lagi, dan teman-teman saya untuk tidak bermain di situs PESK,” kata Koizumi Shinjiro.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Puan Maharani: Persatuan dan Kerukunan Harus Terus Dirawat

Ketua DPR Puan Maharani menegaskan persatuan dan kerukunan bangsa tidak bersifat statis.

NASIONAL | 14 Januari 2021

KPK Jadwalkan Periksa Sekjen Kemsos Terkait Kasus Dugaan Suap Bansos

KPK menjadwalkan memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemsos), Hartono Laras, Kamis (14/1/2021).

NASIONAL | 14 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS