Sindir Raffi Ahmad, Dokter Tirta: Vaksin Pertama Belum Berarti Menang
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Sindir Raffi Ahmad, Dokter Tirta: Vaksin Pertama Belum Berarti Menang

Kamis, 14 Januari 2021 | 20:21 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / FMB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Tangan kanannya tetap terus memegang telepon pintar, sedang lengan kiri dipersiapkan untuk menerima vaksin Covid-19 Sinovac. Tiap aktivitas, dari cara tim medis mengambil ampul vaksin di cool box, menarik jarum suntik hingga mengganti sarung tangan karet, tiap pergantian orang yang divaksin, diceritakan kepada netizen.

Bahkan sang dokter nyentrik, Tirta Mandira Hudhi yang lebih dikenal masyarakat sebagai influencer, terus menceritakan tahap demi tahap proses vaksinasi di Puskesman Ngempak 2 Sleman DI Yogyakarta.

Gaya bahasanya yang spontan, sedikit berlanggam Jawa, tak ayal membuat orang sedikit terpengaruh.

Bahkan sepanjang proses, hingga harus istirahat selama setengah jam, dr Tirta tampak tak melepaskan obrolannya dengan netizen.

Sebenarnya, dr Tirta sempat menawar dan minta suntikan vaksin di lengan kanannya. Namun petugas menolaknya. “Tangan kiriku kebak (penuh) tato,” katanya. Mendengar pernyataan itu, spontan para jurnalis menjawab, “Ora popo (tidak apa-apa),” disertai gelak tawa para tenaga medis.

Mengapa disuntik di Puskesmas Ngempak? Ternyata memang domisili KTP dr Tirta, di Kelurahan Condong-catur Depok Sleman. Selain itu, semasa kuliah di Kedokteran UGM pun sempat bertugas di Puskesmas Turi Sleman.

Menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 perdana di wilayah Kabupaten Sleman, dr Tirta pun menunaikan janjinya untuk melakukan tayangan live Instagram saat dirinya mendapat suntikan vaksin Covid-19 tersebut, melalui akun instagram miliknya, @dr.tirta.

Seperti diketahui, vaksinasi Covid-19 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai dilaksanakan pada Kamis (14/1/2021) dan baru digelar di wilayah Kota Yogyakarta dan kabupaten Sleman.

Tapi ujar dr Tirta, habis divaksin jangan langsung gegabah, bebas dan bisa seenaknya lalai pada protokol kesehatan.

Kepada followers-nya, relawan Covid-19 yang getol mengkampanyekan protokol kesehatan dan menggalang bantuan untuk tenaga medis itu, mengkritik apa yang dilakukan artis Raffi Ahmad.

Tirta Mandira Hudhi menyebut ulah itu bisa berdampak kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

"Jadi viral di Twitter bahwa ternyata sesudah divaksin, mengadakan party, terlibat dengan pesta dan melanggar PPKM sehingga menjadi pukulan yang sangat keras bagi pihak Istana dan pemerintah serta satgas Covid-19 karena Rafli termasuk influencer vaksin," ujar Tirta.

Segera harus dicarikan solusi, klasifikasi dari pihak Raffi Ahmad dan Istana agar masyarakat tidak gaduh.

"Karena di Twitter sangat gaduh, ada ungkapan kecewa, kok yang diundang malah berpesta pora seolah-olah menang. Tapi itu kembali lagi menjadi urusan Raffi dan Istana. Semoga pihak-pihak terkait melakukan klarifikasi," ungkapnya.

Bahkan lanjut drTirta, vaksin ini efektif setelah dua kali. “Makanya, selama 14 hari sebelum vaksin kedua, seseorang yang divaksin, harus istirahat, tetap menggunakan masker dan menjaga imun tubuh, agar vaksin membentuk antibodi baru. “Jadi tunggu dua minggu dulu baru vaksin lagi, booster. Jadi bukan berarti langsung menang. Saya baru melaporkan masalah ini ke Pak Doni Monardo jadi biar dia yang memberikan statement,” jelas dr Tirta.

Sama seperti tokoh masyarakat lain menjadi trigger vaksinasi, dr Tirta pun harus melewati empat meja, baik dari pendaftaran hingga meja terakhir yakni pemberian sertifikat.

Selain menjabarkan proses penyuntikan vaksin, dr Tirta juga menunjukkan kepada masyarakat dunia maya, bahwa vaksin yang disuntikkan untuk dirinya, sama dengan yang untuk Presiden RI Joko Widodo. Bahkan menanggapi nyinyiran netizen soal box pembungkus yang berbeda dari sebelumnya, tak kalah gesit Tirta menjawab, kalau box vaksin yang dilihat sebelumnya atau yang berwarna oranye, adalah vaksin yang masih diuji. Sedangkan yang saat ini resmi digunakan, sudah lulus berbagai uji klinis, termasuk ke-halalannya.

“Nih, apa yang disuntik ke Pak Jokowi, juga disuntikkan ke kita. Jadi mau Presiden atau rakyat jelata, vaksinnya sama,” papar dr Tirta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Paku Alam X Terima Vaksin Covid Perdana di DIY

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X hadir dalam kick off vaksinasi Corona di DIY, namun tidak mendapat vaksin.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Personel ARFF AP II Bantu Operasi SAR Sriwijaya Air

Sejumlah personel Divisi Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) Bandara Soekarno-Hatta ditugaskan untuk turut terlibat dalam operasi SAR tersebut.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Sriwijaya Air, Jasa Raharja dan Kemdagri Serahkan Santunan Okky Bisma

Mewakili manajemen Sriwijaya Air, Capt. Didi Iswandy menyampaikan pesan penghormatan terakhirnya untuk almarhum Okky Bisma dan keluarga.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Ini Alasan Sri Sultan Tidak Berlakukan Sanksi Warga Tolak Vaksin

Sri Sultan yakin, pada gilirannya nanti, masyarakat akan sadar akan pentingnya vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Wapres Minta Pendataan Penyandang Disabilitas Disempurnakan

Wapres juga meminta kualitas SDM penyandang disabilitas terus ditingkatkan, sehingga mampu berpartisipasi dan berkarya pada semua bidang.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Mendes dan Bupati Kukar Bahas Ketahanan Pangan di Lahan Transmigrasi

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dan Bupati Kutai Kartanegara mematangkan rencana program ketahanan di lahan transmigrasi.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Wajibkan Vaksinasi Covid-19, Negara Tak Langgar HAM

Negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi setiap warga negara agar tidak tertular Covid-19.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Usut Dugaan Gratifikasi, KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu

Selain menggeledah rumah dinas Wali Kota, tim penyidik KPK juga menggeledah rumah staf pribadi mantan Wali Kota Batu.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba di Medan

Seorang di antara tersangka yang diketahui sebagai gembong narkoba, ditembak mati karena melakukan penyerangan saat ditangkap.

NASIONAL | 14 Januari 2021

KPK Bantah Batasi Hak Tahanan Bertemu Penasihat Hukum

KP membantah telah membatasi hak tahanan untuk bertemu dengan penasihat hukum.

NASIONAL | 14 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS