Wali Kota Cimahi Diduga Gunakan Uang Suap untuk Beli Tanah Atas Nama Anaknya
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Wali Kota Cimahi Diduga Gunakan Uang Suap untuk Beli Tanah Atas Nama Anaknya

Kamis, 14 Januari 2021 | 20:46 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wali Kota nonaktif Cimahi, Ajay Muhammad Priatna diduga menggunakan uang hasil suap terkait perizinan pembangunan Rumah Sakit Umum Kasih Bunda untuk membeli aset. Salah satunya membeli tanah di kawasan Dago Pakar, Bandung, Jawa Barat. Ajay pun diduga menyamarkan pembelian tanah itu dengan mengatasnamakan anaknya.

"Uang yang diduga diterima tersangka diduga digunakan untuk membeli aset berupa tanah di Dago Pakar atas nama anak tersangka AJM (Ajay Muhammad Priatna)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021).

Ali menyatakan, uang yang digunakan Ajay membeli tanah di Dago Pakar itu telah disita tim penyidik dari pihak developer Dago Pakar, PT Bandung Pakar. Penyitaan dilakukan saat salah seorang pihak pengembang Dago Pakar, PT Bandung Pakar, menjalani pemeriksaan sebagai saksi dan mengembalikan uang yang berasal dari Ajay tersebut.

"Pihak developer mengembalikan dana yang sudah disetor ke developer tersebut dan kemudian dilakukan penyitaan," kata Ali.

Diketahui, KPK menangkap dan menetapkan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna dan Komisaris Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Cimahi, Hutama Yonathan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan pembangunan RSU Kasih Bunda tahun anggaran 2018-2020.

Ajay Priatna diduga telah menerima suap sebesar Rp 1,661 miliar dalam lima tahap dari total kesepakatan Rp 3,2 miliar. Uang itu diduga berkaitan dengan proses perizinan pembangunan penambahan Gedung RSU Kasih Bunda.

Untuk mengusut kasus ini, tim penyidik KPK telah menggeledah empat lokasi yaitu Kantor dan Rumah Wali Kota Cimahi, RSU Kasih Bunda dan Kantor PT Trisakti Megah. Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita sejumlah dokumen seperti catatan keuangan yang diduga terkait suap yang diterima Ajay, serta dokumen pengajuan izin RSU Kasih Bunda.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Banyak Calon Penerima Vaksin Covid-19 yang Gagal Disuntik

Para calon penerima vaksin itu tidak lolos pemeriksaan kesehatan awal seperti yang terpantau di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

NASIONAL | 14 Januari 2021

IWD: Disuntik Pertama Vaksin, Jokowi Tunjukkan Keteladanan

Ketelandan yang ditunjukkan Jokowi sangat diperlukan di tengah-tengah sentimen negatif yang kerap dilontarkan kepada pemerintah.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Komnas HAM: Laporan Penyelidikan Tewasnya Laskar FPI Sangat Detail

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengklaim laporan penyelidikan terkait tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) sangat lengkap dan detail.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Pakar Geologi: Longsor Susulan Membayangi Kawasan Cihanjuang

Tim menemukan rekahan lain dengan jarak 7 meter dari lokasi kejadian di bagian atas lereng dekat ke jalan.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Sindir Raffi Ahmad, Dokter Tirta: Vaksin Pertama Belum Berarti Menang

Tirta Mandira Hudhi menyebut ulah Raffi berpersta setelah divaksin bisa berdampak kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Paku Alam X Terima Vaksin Covid Perdana di DIY

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X hadir dalam kick off vaksinasi Corona di DIY, namun tidak mendapat vaksin.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Personel ARFF AP II Bantu Operasi SAR Sriwijaya Air

Sejumlah personel Divisi Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) Bandara Soekarno-Hatta ditugaskan untuk turut terlibat dalam operasi SAR tersebut.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Sriwijaya Air, Jasa Raharja dan Kemdagri Serahkan Santunan Okky Bisma

Mewakili manajemen Sriwijaya Air, Capt. Didi Iswandy menyampaikan pesan penghormatan terakhirnya untuk almarhum Okky Bisma dan keluarga.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Ini Alasan Sri Sultan Tidak Berlakukan Sanksi Warga Tolak Vaksin

Sri Sultan yakin, pada gilirannya nanti, masyarakat akan sadar akan pentingnya vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Wapres Minta Pendataan Penyandang Disabilitas Disempurnakan

Wapres juga meminta kualitas SDM penyandang disabilitas terus ditingkatkan, sehingga mampu berpartisipasi dan berkarya pada semua bidang.

NASIONAL | 14 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS