Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati NTT Tetapkan 16 Tersangka, 13 Orang Ditahan
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Bupati Mabar, Agustinus CH.Dulla Belum Ditahan

Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati NTT Tetapkan 16 Tersangka, 13 Orang Ditahan

Kamis, 14 Januari 2021 | 22:26 WIB
Oleh : Yos Kelen dan Siprianus Edi Hardum / EHD

Kupang, Beritasatu.com –Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan sebanyak 16 tersangka penjualan tanah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo seluas 30 hektare, Kamis (14/1/2021).


Sebanyak 13 orang dari 16 tersangka itu sudah ditahan. Sedangkan tiga orang belum karena ada beberapa pertimbangan. Satu dari tiga orang yang belum ditahan itu adalah Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH.Dulla.

Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Yulianto dalam acara konferensi pers di Kupang, Kamis (14/1/2021).


Sedangkan 13 tersangka yang ditahan tersebut yakni dua orang berada di Kota Kupang, 10 orang di Manggarai Barat yang kemudian diterbangkan ke Kupang pada Selasa sore dan satu orang di Jakarta, yakni advokat Muhammad Akhyar.


Untuk tersangka di Jakarta, Muhammad Akhyar akan diterbangkan ke Kupang dengan pesawat Batik Air, Jumat (15/1/2021) dini hari. “Penyidik telah menemukan alasan subyektif dan obyektif untuk dilakukan penanahan,” kata Yulianto.


Tim penyidik, jelas Yulianto, telah memeriksa 102 saksi, telah melakukan pemeriksaan orang ahli yang sangat berkompeten terhadap bidangnya masing-masing. Juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah uang, aset-aset tanah dan dua buah hotel. Sehingga kerugian negara mencapai Rp 1,3 triliun.


“Tentunya dengan penyidikan ini adalah pintu masuk bagi Kejaksaan Tinggi NTT untuk menyelesaikan persoalan agraria yang terjadi di Manggarai Barat. Selain itu kami juga sudah mendeteksi betapa banyaknya persoalan agraria yang ada dan kami sudah memetakan, tentunya dengan penyidikan yang kami lakukan secara transparan dan acountable, sehingga masyarakat dapat menilai bahwa kami sangat terbuka dan sangat profesional dalam menangani perkara korupsi yang sudah terjadi,” kata Yulianto.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

4 Kapal Evakuasi Jenazah Penumpang dan Bagian Sriwijaya Air SJ-182

Empat kapal bersandar ke Dermaga JICT II membawa bagian tubuh penumpang dan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Komjen Listyo Ditunjuk Presiden, Idham: Harap Kita Bersatu

Idham meminta jajarannya meyakini bila keputusan Jokowi tentang suksesi kepemimpinan Polri pasti sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Ketua DPR Ajak Agamawan Yakinkan Umat Pentingnya Vaksinasi Covid

Puan juga mengajak para pemuka agama untuk terus menyuarakan pentingnya persatuan.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Kolega Bantah Pinangki Laporkan Keberadaan Djoko Tjandra di Malaysia

Kasubdit TPK dan TPPU Uheksi Kejagung Syarief Sulaeman membantah klaim Pinangki yang mengaku telah telah melaporkan keberadaan Djoko Tjandra.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Mantan Direksi Rekayasa Laporan Keuangan AISA Sejak Lama

Mantan direksi AISA disebut-sebut telah memerintahkan bawahannya untuk meningkatkan angka piutang.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Wali Kota Cimahi Diduga Gunakan Uang Suap untuk Beli Tanah Atas Nama Anaknya

Ajay Muhammad Priatna diduga menggunakan uang hasil suap terkait perizinan pembangunan Rumah Sakit Umum Kasih Bunda untuk membeli tanah.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Banyak Calon Penerima Vaksin Covid-19 yang Gagal Disuntik

Para calon penerima vaksin itu tidak lolos pemeriksaan kesehatan awal seperti yang terpantau di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

NASIONAL | 14 Januari 2021

IWD: Disuntik Pertama Vaksin, Jokowi Tunjukkan Keteladanan

Ketelandan yang ditunjukkan Jokowi sangat diperlukan di tengah-tengah sentimen negatif yang kerap dilontarkan kepada pemerintah.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Komnas HAM: Laporan Penyelidikan Tewasnya Laskar FPI Sangat Detail

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengklaim laporan penyelidikan terkait tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) sangat lengkap dan detail.

NASIONAL | 14 Januari 2021

Pakar Geologi: Longsor Susulan Membayangi Kawasan Cihanjuang

Tim menemukan rekahan lain dengan jarak 7 meter dari lokasi kejadian di bagian atas lereng dekat ke jalan.

NASIONAL | 14 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS