Anggaran Pengadaan Vaksin Sinovac Rp 20,9 Triliun, Sahroni: KPK Harus Awasi
Logo BeritaSatu

Anggaran Pengadaan Vaksin Sinovac Rp 20,9 Triliun, Sahroni: KPK Harus Awasi

Minggu, 17 Januari 2021 | 14:10 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggaran pengadaan vaksin Sinovac mencapai 20,9 triliun. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengawasi dan mengawal proses pengadaan vaksin tersebut. Tujuannya agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Seperti yang kita tahu, anggaran untuk menanggulangi Covid-19 ini besar sekali, karenanya KPK harus benar-benar mengawasi. Jangan sampai nanti jadi masalah di kemudian hari. Diikuti terus seluruh prosesnya, dipastikan semuanya clear dan wajar, dan yang pasti, pengawasan yang tak main-main. Soalnya ini soal hidup dan mati rakyat,” ujar Sahroni, Minggu (17/1/2021).

Sahroni juga mendorong agar KPK dapat bersinergi dan bekerja sama dengan lembaga lain dalam melakukan pengawasan, sehingga hasilnya bisa maksimal.

“Saya juga meminta kepada Ketua KPK agar tidak ragu untuk kerjasama dengan lembaga lain jika memang dibutuhkan, yang penting awal sampe akhir pokoknya semua aman, bersih, clear,” demikian Sahroni.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Dalami Arahan Eks Mensos Juliari ke Bawahan Terkait Pengadaan Bansos

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi telah memeriksa mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial, Adi Wahyono.

NASIONAL | 17 Januari 2021

BNPB dan BMKG Minta Warga Mamaju Tak Percaya Hoax Gempa Susulan

Beredar isu yang mengharuskan masyarakat keluar dari Mamuju setelah sebelumnya didahului informasi hoax gempa susulan yang lebih jauh besar.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Bukan Sengketa Hasil, Praktisi Hukum: MK Bakal Tolak Gugatan Pilwakot Manado

Mahkamah Konstitusi kemungkinan akan menolak permohonan gugatan Pilwakot Manado.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Balita 0-3 Tahun Korban Gempa Sulbar Sangat Membutuhkan Popok dan Minyak Telon

Anhar mengatakan, para balita tersebut saat ini mengungsi bersama orang tua mereka di tenda-tenda pengungsian baik di Mamuju maupun Majene, Sulbar.

NASIONAL | 17 Januari 2021

PLN Pulihkan 426 Gardu Terdampak Banjir di Kalsel

Petugas PLN akan terus melakukan patroli pemantauan kondisi debit air di titik lokasi terdampak banjir.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Kuli Bangunan Pemilik Ganja Kering Diamankan Polda Bengkulu

Hasil pemeriksaan tersangka akan dikembangkan guna menjaring bandar pemasok barang haram tersebut kepada RBA.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Dirjen Dukcapil: 15 Dokumen Kematian Korban Sriwijaya Air Sudah Rampung

Sebanyak 15 dokumen kematian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 telah selesai.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Abu Vulkanik Semeru Guyur 14 Kecamatan di Probolinggo dan Lumajang

PVMBG menetapkan status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih pada level II atau waspada.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Kasus Melandai, Jambi Belum Alami Krisis Ruang Perawatan Covid-19

Tempat perawatan pasien positif Covid-19 di Provinsi Jambi masih aman karena baru terisi sekitar 66%.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Banjir di Kalsel, Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG

Pertamina memaksimalkan operasional SPBU dan agen LPG, yang meliputi 111 SPBU, 74 agen LPG, dan 1.620 pangkalan atau gerai LPG.

NASIONAL | 17 Januari 2021


TAG POPULER

# Penganiayaan Perawat


# Reshuffle Kabinet


# Vaksinasi Covid-19


# Larangan Mudik


# Vaksin Nusantara



TERKINI

Diversifikasi Produk Ekspor Harus Lebih Dioptimalkan

EKONOMI | 9 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS