Ganjar Gencarkan Tanam Pohon di Lahan Kritis
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Ganjar Gencarkan Tanam Pohon di Lahan Kritis

Minggu, 17 Januari 2021 | 22:04 WIB
Oleh : Stefy Thenu / RSAT

Demak, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo gencar melakukan penanaman pohon di sejumlah lahan kritis di Jawa Tengah. Di antaranya dengan menanam ratusan bibit pohon di bantaran sungai Jragung, sekitar Jembatan Sunut atau Jembatan Pelangi, Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Sabtu (16/1/2021).

Aksi penanaman pohon di perbatasan Kabupaten Demak-Kabupaten Semarang tersebut dipimpin langsung dan diikuti sejumlah perwakilan dari TNI, Polri, Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta kelompok masyarakat termasuk kader PDIP Demak dan pemuda peduli desa.

"Sekarang kita gerakkan terus dengan masyarakat untuk mau menanam di seluruh bantaran dan daerah aliran sungai. Harapannya tidak terjadi longsor, harapannya bisa semakin hijau, makin bagus. Titip ya Pak Kades, warganya diajak untuk tanam pohon," kata Ganjar di sela penanaman bibit pohon dan melihat bantaran sungai yang tergerus banjir.

Ganjar berpesan agar masyarakat terus menggalakkan penanaman pohon. Apalagi saat ini curah hujan masih cukup tinggi sehingga harus dimanfaatkan betul untuk menanam pohon.

"Curah hujan masih turun cukup tinggi, kira-kira sampai Maret. Maka kita harus menanam terus-menerus, mumpung curah hujan masih tinggi. Ayo semua tanam. Pokoknya ada kesempatan tanam, tanam pohon," kata Ganjar yang datang ke lokasi sambil bersepeda.

Kepala Desa Jragung, Eddy Susanto, mengatakan penanaman bibit pohon di sekitar Desa Jragung sudah digalakkan sejak tahun 2019. Gerakan tersebut dilakukan secara bersama-sama. Khusus di bantaran Sungai Jragung penanaman pohon juga melibatkan Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, yang berbatasan langsung dengan Desa Jragung.

"Kebetulan kami punya pegiat lingkungan dengan anggota sekitar 50 orang. Kami juga dibantu pemuda peduli desa yang aktif menanam. Kami bercita-cita memperbaiki lingkungan di sini," katanya.

Berdasarkan pantauan, kondisi di sekitar Sungai Jragung, memang memprihatinkan. Saat air bah datang bantaran sungai dan tebing-tebing longsor. Bahkan beberapa tahun lalu Jembatan Sunut pernah ambrol lantaran diterjang banjir.

Eddy menjelaskan bibit pohon yang ditanam di bantaran Sungai Jragung pagi itu sebanyak 150 buah. Desa Jragung juga mendapatkan bantuan 5.000 bibit tanaman dan 900 benih empon-empon berupa jahe dan kunyit dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.

"Sudah sejak tahun 2019 kita melakukan penanaman namun kadang bibit terbatas dan kali ini kami dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Tadi yang ditanam simbolis ada 150 pohon. Nanti kami akan lanjutkan menanam di lokasi lain. Lokasi lain nanti kami setting untuk wisata petik buah," ujarnya.

Adapun kawasan Sungai Jragung di sekitar Jembatan Sunut atau juga disebut Jembatan Pelangi itu juga diberdayakan oleh masyarakat desa untuk destinasi wisata lokal. Menurut Eddy, kejernihan air sungai pada saat musim kemarau dan pemandangan bukit yang mengelilingi menjadi daya tarik wisatawan domestik. Baik untuk bermain air di sungai maupun berfoto ria.

"Kalau musim kemarau airnya jernih jadi anak-anak mandi di sungai dengan didampingi orang tuanya dan memang menjadi tempat wisata dadakan yang pengunjungnya bisa sampai ribuan. Di masa pandemi kemarin karena tempat wisata ditutup maka mereka menuju ke sini, tapi kami tetap tegakkan protokol seperti pakai masker dan jaga jarak," ungkapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bantu Korban Gempa Sulbar, Kementerian Sosial Dirikan 6 Dapur Umum

Kemsos mendirikan enam dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para peyintas gempa di Mejene dan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Peneliti ITB: Pemahaman Kegempaan di Sulawesi Masih Minim

Wilayah Sulbar termasuk Mamuju dan Majene secara umum masuk dalam wilayah tektonik aktif yang memiliki potensi bencana kegempaan.

NASIONAL | 17 Januari 2021

32 Tewas, Tim SAR Perpanjang Evakuasi Korban Longsor Sumedang

Perpanjangan waktu evakuasi itu dilakukan karena masih ada 16 korban yang belum ditemukan hingga hari ke-7 pencarian.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Demi Guru Honorer, 10 Kali Keliling Bumi

Rekor menarik kembali dipecahkan oleh gerakan penggalangan dana untuk pendidikan melalui jalur olahraga

NASIONAL | 17 Januari 2021

Komjen Listyo Diyakini Bakal Fokus Perangi Kejahatan Jalanan dan Kerah Putih

Penunjukan Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri dinillai sebagai langkah tepat

NASIONAL | 17 Januari 2021

Enam Desa Terisolasi di Majene Belum Tersentuh Bantuan

Warga di enam desa, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang terdampak gempa bumi dan longsor sangat membutuhkan bantuan.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Antisipasi Erupsi, Aparat Gabungan Tingkatkan Patroli di Kaki Sinabung

Tim gabungan masih terus berjaga-jaga di daerah rawan bencana.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Polda Sulbar Amankan Distribusi Bantuan Logistik untuk Korban Gempa di Perbatasan

Polda Sulbar memerketat pengamanan di perbatasan Kabupaten Majene yang masuk ke Kabupaten Mamuju.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Perpres Penanggulangan Ekstremisme Persempit Ruang Gerak Teroris

Perpres Nomor 7 Tahun 2021 mengatur sejumlah program pelaksanaan RAN RE untuk mempersempit ruang gerak teroris.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Basarnas: Tak Hanya Sriwijaya Air, Kita Juga Bantu Bencana di Daerah

Selain di Kepulauan Seribu kata dia, Basarnas sedang bekerja di empat daerah.

NASIONAL | 17 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS