KPK Periksa Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Periksa Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo

Senin, 18 Januari 2021 | 12:06 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan, Senin (18/1/2021). Finari bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap perizinan ekspor benih bening lobster atau benur untuk melengkapi berkas perkara pendiri PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito yang menjadi tersangka pemberi suap kepada Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SJT (Suharjito)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (18/1/2021).

Untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Suharjito, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi lainnya. Mereka yang dijadwalkan diperiksa yakni, Kasir Besar PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP) Joko Santoso; Pegawai PT DPPP Betha Maya Febiana; dan karyawan swasta bernama Yunus.

Selain itu, tim penyidik KPK juga menjadwalkan memeriksa enam saksi untuk melengkapi berkas perkara dengan tersangka Edhy Prabowo. Keenam saksi itu yakni, Bupati Kaur, Gusril Pausi; Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah; Direktur Keuangan PT DPP, M Zainul Fatih, seorang petani/pekebun bernama Zulhijar; serta dua karyawan swasta bernama Jaya Marlian dan Sharidi Yanopi.

Diketahui, KPK telah menetapkan Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan bersama dua stafsusnya Safri dan Andreau Pribadi Misata; pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK) bernama Siswadi; staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan bernama Ainul Faqih; dan Amiril Mukminin sebagai tersangka penerima suap terkait izin ekspor benur. Sementara tersangka pemberi suap adalah Chairman PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.

Edhy Prabowo dan lima orang lainnya diduga menerima suap dari Suharjito dan sejumlah eksportir terkait izin ekspor benur yang jasa pengangkutannya hanya dapat menggunakan PT Aero Citra Kargo.

Kasus ini bermula pada 14 Mei 2020. Saat itu, Edhy Prabowo menerbitkan Surat Keputusan Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster, dengan menunjuk kedua stafsusnya, Andreau Pribadi Misata dan Safri sebagai Ketua dan Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence). Salah satu tugas dari Tim ini adalah memeriksa kelengkapan administrasi dokumen yang diajukan oleh calon eksportir benur.

Selanjutnya, pada awal bulan Oktober 2020, Suharjito datang ke lantai 16 kantor KKP dan bertemu dengan Safri. Dalam pertemuan tersebut, terungkap untuk melakukan ekspor benih lobster hanya dapat melalui forwarder PT ACK (Aero Citra Kargo) dengan biaya angkut Rp 1.800/ekor.

Atas kegiatan ekspor benih lobster yang dilakukannya, PT DPPP diduga melakukan transfer sejumlah uang ke rekening PT ACK dengan total sebesar Rp731.573.564. Berdasarkan data kepemilikan, pemegang PT ACK terdiri dari Amri dan Ahmad Bahtiar yang diduga merupakan nominee dari pihak Edhy Prabowo serta Yudi Surya Atmaja.

Atas uang yang masuk ke rekening PT ACK yang diduga berasal dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster tersebut, selanjutnya ditarik dan masuk ke rekening Amri dan Ahmad Bahtiar masing-masing dengan total Rp 9,8 miliar.

Selanjutnya pada 5 November 2020, sebagian uang tersebut, yakni sebesar Rp 3,4 miliar ditransfer dari rekening Ahmad Bahtiar ke rekening salah satu bank atas nama Ainul Faqih selaku staf khusus istri menteri Edhy. Uang itu, diperuntukkan bagi keperluan Edhy Prabowo, isitrinya IIs Rosita Dewi, Safri, dan Andreu Pribadi Misata. Uang itu digunakan untuk belanja barang mewah oleh Edhy Prabowo dan Iis Rosyari Dewi di Honolulu AS pada 21 sampai dengan 23 November 2020 sejumlah sekitar Rp750 juta. Sejumlah barang mewah yang dibeli Edhy dan istrinya di Hawaii, di antaranya jam tangan Rolex, tas Tumi dan LV, baju Old Navy.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Kasasi Putusan PT DKI soal Pencucian Uang Wawan

PT DKI memutuskan Wawan tidak terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang sebagaimana dakwaan kedua Jaksa Penuntut KPK.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Kalsel

Ia juga akan mendatangi posko pengungsian untuk meninjau kondisi warga terdampak serta kesiapan bantuan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Terkait Komjen Sigit, Komisi III Gelar RDPU Tertutup dengan Kompolnas

Selasa besok, dijadwalkan Komisi III akan memanggil calon Komjen Listyo Sigit untuk membuat makalah.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pascagempa Sulbar, 19.435 Orang Mengungsi

Pusdalops BNPB melaporkan sebanyak 64 orang mengalami luka berat di Kabupaten Majene dan 189 orang di Kabupaten Mamuju.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Korban Meninggal Akibat Gempa Sulbar Bertambah Jadi 81 Orang

Sebanyak 70 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene.

NASIONAL | 18 Januari 2021

18 Orang Berhasil Dievakuasi dari Reruntuhan Gempa Sulbar

Sejak awal evakuasi telah ditemukan 18 orang dalam kondisi selamat, sedangkan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia ada 81 orang.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Dimangsa Harimau, BBKSDA Sumut Usul Perubahan Pola Ternak Sapi

Memasang kandang jebak (perangkap) untuk Harimau Sumatera

NASIONAL | 18 Januari 2021

Kompolnas: Pencalonan Listyo Tunjukkan Regenerasi Polri Berjalan

"Dipimpin senior atau junior bukan merupakan masalah di Polri. Soliditas Polri tidak akan goyah. Sejarah sudah mencatat hal ini," kata Poengky

NASIONAL | 18 Januari 2021

Ombak Besar Hantam Kawasan Bisnis Manado

Empasan ombak membuat panik orang-orang yang berada di kawasan bisnis tersebut, sehingga tempat itu ditutup secepatnya.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Pelindo III Bantu Korban Banjir Kalsel

Warga desa tersebut daerahnya tergenang banjir akibat luapan sungai imbas hujan lebat yang mengguyur beberapa waktu terakhir.

NASIONAL | 17 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS