BMKG: Jangan Panik, Banjir Pesisir Manado Bukan Tsunami
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

BMKG: Jangan Panik, Banjir Pesisir Manado Bukan Tsunami

Senin, 18 Januari 2021 | 13:53 WIB
Oleh : Ari Suprianti Rikin / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan banjir pesisir yang melanda Manado Sulawesi Utara pada Minggu (17/1/2021) bukan tsunami. Banjir pesisir itu merupakan kejadian cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Indonesia. BMKG mengimbau, masyarakat tidak panik.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo mengatakan, peristiwa naiknya air laut yang menyebabkan banjir terjadi di Pesisir Manado kemarin merupakan salah satu kejadian cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Indonesia.

“Jadi masyarakat tidak perlu panik dan tidak perlu mengungsi, tetapi tetap waspada dan terus memantau serta memperhatikan update informasi cuaca terkini dari BMKG,” katanya dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Eko menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor, antara lain angin kencang dengan kecepatan angin maksimum 25 knot yang berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di Laut Sulawesi, Perairan utara Sulawesi Utara, Perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud dan Laut Maluku bagian utara dengan ketinggian gelombang mencapai 2,5 - 4,0 meter.

Bersamaan dengan itu juga ada pengaruh kondisi pasang air laut maksimum di wilayah Manado yang menunjukan peningkatan pasang maksimum harian setinggi 170 - 190 cm dari rata-rata tinggi muka air laut atau mean sea level (MSL) pada pukul 20.00 - 21.00 Wita.

Berdasarkan analisis gelombang diketahui bahwa arah gelombang tegak lurus dengan garis pantai sehingga dapat memicu naiknya air ke wilayah pesisir.

“Akumulasi kondisi di atas yaitu gelombang tinggi, angin kencang di pesisir dan fase pasang air laut maksimum yang menyebabkan terjadi kenaikan air laut sehingga mengakibatkan banjir yang terjadi di Manado,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, beberapa hari terakhir wilayah Sulawesi Utara dilanda hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan. Fenomena cuaca tersebut sebenarnya merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi terutama pada saat puncak musim hujan seperti saat ini.

“Karena itu kami mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir selalu mewaspadai ancaman bahaya pesisir ketika fase pasang air laut berbarengan dengan gelombang tinggi,” ungkap Eko.

Masyarakat juga diharapkan mengambil langkah antisipatif terhadap potensi masuknya air laut ke daratan pada saat fase pasang air laut yang bersamaan dengan gelombang tinggi dan angin kencang.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus memperhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung dan mengikuti arahan dari BNPB/BPBD setempat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mukti Fajar Nur Dewata Terpilih Menjadi Ketua KY

Mukti Fajar Nur Dewata dan M. Taufiq HZ terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Paruh Waktu I Periode Januari 2021 sampai Juni 2023.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Vaksinasi di Jateng Lancar, Hanya 8 Orang Alami KIPI

Pelaksanaan vaksinasi terhadap sejumlah tenaga kesehatan di Jawa Tengah berjalan lancar.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Polda Sumut Gencarkan Operasi Yustisi dan PPKM

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin perintahkan seluruh jajarannya untuk menggencarkan operasi yustisi.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan dan Lahar Panas Sejauh 1.000 Meter

Masyarakat diminta agar selalu mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Merapi.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Ayahanda Jaksa Pinangki Meninggal Dunia, Sidang Pembacaan Pembelaan Ditunda

Majelis Hakim mengabulkan permintaan penasihat hukum agar Pinangki dapat menghadiri pemakaman orangtuanya.

NASIONAL | 18 Januari 2021

KPK Periksa Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap perizinan ekspor benih bening lobster.

NASIONAL | 18 Januari 2021

KPK Kasasi Putusan PT DKI soal Pencucian Uang Wawan

PT DKI memutuskan Wawan tidak terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang sebagaimana dakwaan kedua Jaksa Penuntut KPK.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Kalsel

Ia juga akan mendatangi posko pengungsian untuk meninjau kondisi warga terdampak serta kesiapan bantuan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Terkait Komjen Sigit, Komisi III Gelar RDPU Tertutup dengan Kompolnas

Selasa besok, dijadwalkan Komisi III akan memanggil calon Komjen Listyo Sigit untuk membuat makalah.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pascagempa Sulbar, 19.435 Orang Mengungsi

Pusdalops BNPB melaporkan sebanyak 64 orang mengalami luka berat di Kabupaten Majene dan 189 orang di Kabupaten Mamuju.

NASIONAL | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS