Anak Rhoma Irama Klarifikasi ke KPK
Logo BeritaSatu

Anak Rhoma Irama Klarifikasi ke KPK

Senin, 18 Januari 2021 | 15:27 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Rommy Syahrial, anak raja dangdut Rhoma Irama mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (18/1/2021). Rommy yang didampingi kuasa hukumnya, Alamsyah Hanafiah mengaku ingin mengklarifikasi mengenai panggilan pemeriksaan atas kasus dugaan suap proyek pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017.

Sebelumnya, KPK menyebut Rommy telah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. Untuk itu, KPK mengingatkan Rommy koperatif dengan memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwalkan berikutnya.

Kepada awak media, Rommy mengklaim baru mengetahui ada panggilan pemeriksaan KPK dari pemberitaan media massa pada Jumat (15/1/2021). Apalagi, kata Rommy, dalam pemberitaan tersebut terdapat kekeliruan dalam penulisan ejaan namanya.

“Saya stay kan di Puncak. Saya baru tahu tanggal 15 Januari kemarin. Saya crosscheck dengan Pak Alam, ternyata betul dikirim link segala macam. Kalau nama, nama saya Rommy Syahrial. Cuma itu 'M'-nya satu,” kata Romy di gedung KPK, Jakarta, Senin (18/1/2021).

Romy mengklaim tidak mengenal nama-nama tersangka kasus ini. Selain itu, Romy mengaku tidak pernah terlibat dalam proyek di Dinas PUPR Pemkot Banjar yang kini sedang diusut KPK. “Saya enggak main proyek-proyekan. Nah kalau mau belajar kuda ke saya. Jadi enggak main proyek saya,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Alamsyah Hanafiah menyatakan, KPK keliru menuliskan nama klienny. Selain itu, KPK juga keliru mengirimkan surat pemeriksaan.

“Nah, namanya Rommy Syahrial. Itu panggilan pertama dikirim ke Soneta Record. Oleh office boy di sana diterima, ditaruh dalam laci, tidak pernah dikasih ke Rhoma. Untuk anak Rhoma, Rommy, ini tinggalnya di Puncak. Kerjaannya hanya ngurus joki kuda, tidak pernah ngurus proyek-proyek,” katanya.

Seperti diberitakan, KPK sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017. Namun sejauh ini, KPK belum mengumumkan secara detail konstruksi kasus serta tersangka dalam kasus ini, termasuk pihak yang telah menyandang status tersangka.

Saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dengan memeriksa saksi dan melakukan kegiatan penggeledahan di beberapa tempat di Kota Banjar. Salah satu lokasi yang telah digeledah yakni pendopo wali kota Banjar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Petani Bintan Diajak Manfaatkan Asuransi untuk Jaga Lahan

Akibat banjir yang melanda Bintan, hampir 2-3 hektare padi siap panen gagal dipanen karena terjangan banjir air laut.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Jokowi Sebut Curah Hujan Tinggi Sebabkan Banjir di Kalimantan Selatan

Curah hujan yang sangat tinggi selama 10 hari berturut-turut telah membuat Sungai Barito tak mampu menampung air hujan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Tuna Wisma Bakar Gedung Asrama Putra USU

Penyebab kebakaran di Gedung Asrama Putra USU, akibat ulah tuna wisma.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Akademisi: 2021, Saatnya Menghentikan Eksploitasi Agama untuk Komoditas Politik

Sejumlah tokoh memiliki kepentingannya sendiri tetapi menggunakan dalih agama.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Presiden Perintahkan Menpupera Perbaiki Infrastruktur Akibat Banjir Kalsel

Menurut Presiden Jokowi, kunjungannya ke lokasi terdampak banjir di Kalsel untuk memastikan bahwa langkah-langkah konkret telah dilakukan di lapangan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Tetap Waspada, Aktivitas Gunung Sinabung Masih Tinggi

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran sungai dan masih mengelola lahan pertanian maka sebaiknya mengantisipasi lahar panas dan banjir lahar dingin.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Tinjau Banjir Kalsel, Jokowi Serahkan Sejumlah Bantuan

Di sela peninjauan, Presiden turut menyerahkan sejumlah bantuan sembako, makanan siap saji, dan masker ke beberapa warga di lokasi terdampak.

NASIONAL | 18 Januari 2021

BMKG: Jangan Panik, Banjir Pesisir Manado Bukan Tsunami

BMKG menyebut banjir pesisir Manado itu merupakan kejadian cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Indonesia.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Mukti Fajar Nur Dewata Terpilih Menjadi Ketua KY

Mukti Fajar Nur Dewata dan M. Taufiq HZ terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Paruh Waktu I Periode Januari 2021 sampai Juni 2023.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Vaksinasi di Jateng Lancar, Hanya 8 Orang Alami KIPI

Pelaksanaan vaksinasi terhadap sejumlah tenaga kesehatan di Jawa Tengah berjalan lancar.

NASIONAL | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS