Organda Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksin bagi Pengemudi Angkutan Umum
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Organda Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksin bagi Pengemudi Angkutan Umum

Senin, 18 Januari 2021 | 17:11 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) meminta pemerintah memprioritaskan vaksinasi Covid-19 kepada pengemudi angkutan umum sebagai penyedia jasa yang kerap kontak dengan banyak orang di lingkungan relatif tertutup.

Sekretaris Dewan Pengurus Pusat (DPP) Organda Ateng Aryono mengimbau, pemerintah segera memprioritaskan pemberikan vaksin kepada pengemudi angkutan umum. Menurut dia, pentingnya pengemudi angkutan umum mendapatkan vaksinasi dalam masa pandemi bertujuan agar terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok, khususnya yang bersentuhan langsung dengan layanan publik.

"Meskipun vaksinasi memberikan kekebalan secara individu, namun terciptanya herd immunity akan melindungi masyarakat pengguna jasa angkutan umum yang tidak memperoleh vaksinasi karena alasan tertentu dapat terlindungi dari paparan penyakit," jelas dia dalam keterangan resmi, Senin (18/1/2021).

Dia menambahkan, angkutan umum sebagai penggerak ekonomi nasional sudah selayaknya mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena banyak perusahaan sektor transportasi umum yang mengalami kerugian saat pandemi. Hal itu diperparah dengan kepadatan lalu lintas jalan raya yang semakin luar biasa dan mengakibatkan banyak masyarakat beralih untuk menggunakan transportasi pribadi.

"Sudah waktunya pemerintah dan penyedia angkutan berupaya semaksimal mungkin mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum dengan menyediakan fasilitas yang memadai baik dari aspek kesehatan maupun keamanan," tegas Ateng.

Ateng menyebutkan, perlunya kekebalan kelompok atau komunitas pengemudi angkutan umum merupakan bentuk partisipasi aktif asosiasi yang perlu mendapatkan respons positif dari pemerintah di masa pandemi. Kekebalan dapat dicapai apabila kelompok pengemudi angkutan umum yang sehat dan memenuhi kriteria melakukan vaksinasi.

Selebihnya, jelas Ateng, langkah vaksinasi tingkat nasional harus tetap diikuti kedisiplinan dalam menjalankan kesehatan di setiap kegiatan, khususnya pelayanan angkutan umum. Vaksinasi akan berjalan efektif apabila semua pihak secara disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Menurut Ateng, terkait dengan sosialisasi vaksinasi, bukan tanpa kendala. Ada beberapa kelompok pengemudi menolak divaksinasi. Namun DPP Organda selalu melakukan sosialisasi perihal pentingnya vaksinasi.

"Jadi vaksinasi itu bukan masalah kesehatan pribadi tapi mencegah penularan dan membentuk herd immunity. Dengan pemberian vaksin kepada pengemudi angkutan umum secara langsung dapat," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sri Sultan HB X: Belum Ada Laporan Efek Vaksin Covid-19 di DIY

Para tokoh dan tenaga kesehatan di DIY yang telah disuntik vaksin Covid-19, belum ada yang melaporkan adanya efek samping bagi kesehatan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pakar: Penggunaan Masker Dibutuhkan Hingga Empat Tahun Mendatang

Kendati vaksinasi Covid-19 telah dijalankan, pemakaian masker dibutuhkan hingga empat tahun mendatang.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Basarnas: Temuan Bagian Tubuh Manusia dan Badan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Kian Minim

Basarnas menyebutkan temuan objek bagian tubuh serta bagian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berukuran besar semakin sulit ditemukan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Ganjar Optimistis Target Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Tercapai

Ganjar Pranowo menargetkan awal Februari atau paling lambat pertengahan Februari vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Jateng sudah selesai.

NASIONAL | 18 Januari 2021

KPU: 41 Petugas Meninggal Selama Pilkada 2020

KPU mengungkapkan hingga 15 Januari 2021, ada 41 petugas yang meninggal selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Longsor Terjadi di Kabupaten Langkat, Tidak Ada Korban Jiwa

Longsor yang terjadi sempat menutup akses jalan menuju Desa Harapan Baru karena tertimbun material tanah dan bebatuan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Tito Karnavian Puji dan Doakan Komjen Sigit

Komjen Listyo Sigit Prabowo akan mampu merangkul semua pihak di internal Polri, sebagai calon Kapolri yang baru.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pegadaian Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumedang

Pegadaian memberikan bantuan sembako dan perlengkapan ibadah kepada korban banjir dan tanah longsor di kabupaten Sumedang.

NASIONAL | 18 Januari 2021

KPK Ingatkan Anak Rhoma Irama Kooperatif Terkait Kasus Suap Proyek di Banjar

Lembaga antikorupsi mengingatkan Rommy untuk kooperatif dengan memenuhi panggilan pemeriksaan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pemprov Sumut Sudah Siapkan Tambahan Ruang Isolasi

Penanganan pandemi Covid-19 di kabupaten/kota se-Sumatera Utara masih terkendali.

NASIONAL | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS