Guru Besar USU: Muryanto Amin Tak Masuk Kategori Plagiat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Guru Besar USU: Muryanto Amin Tak Masuk Kategori Plagiat

Senin, 18 Januari 2021 | 17:21 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JAS

Medan, Beritasatu.com - Guru Besar Ilmu Hukum Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU), Bismar Nasution menegaskan, tuduhan plagiarisme terhadap Rektor USU terpilih, Muryanto Amin, tidak dapat dikategorikan sebagai kasus plagiat. Bahkan, tim penelusuran bentukan Rektor USU Runtung Sitepu, dinilai sudah melampui batas kewenangan dalam mengusut kasus ini.

"Muryanto Amin tidak yang bisa dikategorikan plagiat. Karena semua alat bukti yang dipaparkan oleh tim penelusuran itu tidak memenuhi elemen plagiat sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi," ujar Bismar melalui siaran persnya, Senin (18/1/2021).

Dewan Guru Besar USU ini menyebutkan, jika laporan hasil tim penelusuran diteliti didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 17 Tahun 2010, tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi, maka dapat disimpulkan tidak ada satupun dari hasil penelusuran dan telaahnya atas semua karya ilmiah Muryanto Amin, yang dapat dikategorikan plagiat sebagaimana diduga oleh tim penelusuran.

Pasalnya, semua alat bukti yang dipaparkan oleh tim penelusuran itu tidak memenuhi elemen plagiat sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 1 ayat (1) Permendiknas RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang pencegahan dan penanggulangan plagiat di perguruan tinggi. Karena yang dipaparkan sebagai fakta atau alat bukti misalnya adalah publikasi jamak (dulicate publication) dan masalah penambahan penulis yang tak satupun termasuk dalam kategori plagiat.

"Jadi dapat dikatakan bahwa dugaan plagiat tersebut secara konseptual tidak terang atau isinya gelap. Seharusnya dalam pemeriksaan dugaan plagiat tersebut fakta-fakta yang dikumpulkan harus show beyond reasonable doubt," bebernya.

Bismar juga menilai tim penelusuran telah melampaui batas kewenangannya, karena hanya penyidik yang dapat menduga adanya pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta dan dugaan tersebut diperiksa oleh Pengadilan Niaga.

"Oleh karenanya, dugaan Tim Penelusuran bahwa Muryanto Amin melakukan pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta tidak dapat dijustifikasi. Apalagi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta status deliknya adalah delik aduan dan Doktor Muryanto Amin tetap memegang hak ciptanya sebagai hak eksklusif," ungkapnya.

Bismar juga menyoroti banyak terjadi cacat prosedural sesuai dengan perintah Pasal 11 ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang pencegahan dan penanggulangan plagiat di perguruan tinggi, pimpinan perguruan tinggi.

Muryanto Amin belum melakukan pembelaan atas dugaan plagiat atas dirinya dihadapan Rapat Pleno Dewan Guru Besar USU.

"Padahal dalam melaksanakan prinsip due process of law, tidak boleh terdapat cacat prosedur, apabila terdapat cacat prosedur, maka semua yang dihasilkan prosedur tersebut adalah batal," kata Bismar.

Konkretnya tegas Bismar, secara teknis Komisi I Komisi Pembinaan Suasana Akademik dan Etika Keilmuan Dewan Guru Besar Universitas Sumatera Utara harus menghentikan penuntutan dugaan plagiat terhadap Muryanto Amin karena tidak terdapat cukup bukti dan ternyata bukan kategori plagiat.

"Semua pertimbangan ini sudah saya sampaikan secara lisan pada Rapat Dewan Guru Besar USU tanggal 22 Desember 2020," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awan Panas Merapi Terus Menuju Muntilan

Kolom asap teramati 50 meter dari atas puncak dengan angin yang bertiup ke arah tenggara.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Organda Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksin bagi Pengemudi Angkutan Umum

Organda meminta pemerintah memprioritaskan pemberian vaksin kepada pengemudi angkutan umum.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Sri Sultan HB X: Belum Ada Laporan Efek Vaksin Covid-19 di DIY

Para tokoh dan tenaga kesehatan di DIY yang telah disuntik vaksin Covid-19, belum ada yang melaporkan adanya efek samping bagi kesehatan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pakar: Penggunaan Masker Dibutuhkan Hingga Empat Tahun Mendatang

Kendati vaksinasi Covid-19 telah dijalankan, pemakaian masker dibutuhkan hingga empat tahun mendatang.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Basarnas: Temuan Bagian Tubuh Manusia dan Badan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Kian Minim

Basarnas menyebutkan temuan objek bagian tubuh serta bagian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berukuran besar semakin sulit ditemukan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Ganjar Optimistis Target Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Tercapai

Ganjar Pranowo menargetkan awal Februari atau paling lambat pertengahan Februari vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Jateng sudah selesai.

NASIONAL | 18 Januari 2021

KPU: 41 Petugas Meninggal Selama Pilkada 2020

KPU mengungkapkan hingga 15 Januari 2021, ada 41 petugas yang meninggal selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Longsor Terjadi di Kabupaten Langkat, Tidak Ada Korban Jiwa

Longsor yang terjadi sempat menutup akses jalan menuju Desa Harapan Baru karena tertimbun material tanah dan bebatuan.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Tito Karnavian Puji dan Doakan Komjen Sigit

Komjen Listyo Sigit Prabowo akan mampu merangkul semua pihak di internal Polri, sebagai calon Kapolri yang baru.

NASIONAL | 18 Januari 2021

Pegadaian Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumedang

Pegadaian memberikan bantuan sembako dan perlengkapan ibadah kepada korban banjir dan tanah longsor di kabupaten Sumedang.

NASIONAL | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS