KPPU Menangkan Laporan Andre Rosiade Terkait Predatory Pricing
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

KPPU Menangkan Laporan Andre Rosiade Terkait Predatory Pricing

Selasa, 19 Januari 2021 | 19:39 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memenangkan laporan politikus Gerindra, Andre Rosiade dan Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP-ISI) terkait dengan dugaan praktik predatory pricing (jual rugi) di industri semen nasional.

KPPU keluarkan putusan terkait dengan pelanggaran Pasal 20 Undang-Undang (UU) 5/1999 yang dilakukan PT Conch South Kalimantan Cement (CONCH) dalam kasus penjualan semen jenis Portland Composite Cement (PCC) di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam perkara KPPU No. 03/KPPU-L/2020, CONCH terbukti melanggar Pasal 20 UU 5/1999 sebagaimana dinyatakan dalam sidang pembacaan putusan oleh Majelis Komisi pada Jumat (15/1/2021). Oleh sebab itu, KPPU pun menjatuhkan denda sebesar Rp 22,35 Miliar.

Sebagaimana diketahui kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan publik yang masuk ke KPPU. Laporan bermula sejak 8 Agustus 2019. Andre Rosiade dan FSP-ISI melaporkan dugaan praktik jual rugi secara langsung ke kantor KPPU.

Menurut Andre, putusan KPPU merupakan kemenangan bersama seluruh rakyat Indonesia. Sejak 2018, Andre memang konsisten membela industri semen Indonesia dalam melawan hegemoni asing di Industri semen nasional.

“KPPU telah memutuskan bahwa PT Conch South Kalimantan Cement (CONCH) terbukti secara meyakinkan melanggar pasal 20 UU No 5/1999 sebagaimana dinyatakan dalam sidang pembacaan putusan oleh majelis Komisi. Dalam putusan tersebut KPPU menjatuhkan denda sebesar Rp 22,35 Miliar,” kata Andre, di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Gerindra itu pun mengapresiasi keputusan KPPU karena putusan tersebut diyakini akan menyelamatkan industri semen domestik. Andre menganggap putusan yang dikeluarkan adalah sinyal kepada pelaku pasar, bahwa negara tidak akan pernah kalah oleh cara-cara curang dalam usaha menguasai pasar.

Selain soal praktik jual rugi yang terjadi di industri semen nasional, Andre juga mengaku telah memperjuangkan dilakukannya moratorium pembangunan pabrik semen baru. Menurutnya, moratorium pembangunan pabrik semen baru penting untuk dilakukan mengingat kondisi saat ini semen nasional dalam kondisi oversupply.

Alhamdulillah pada Februari 2020, BKPM, Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian sepakat untuk melakukan moratorium pembangunan pabrik semen baru di Indonesia. Ini artinya, perjuangan untuk melindungi industri strategis nasional mulai menunjukkan hasil,” ungkapnya.

Andre meyakini, dengan dijatuhkannya sanksi kepada pelaku praktik predatory pricing dan terkait dengan moratorium pabrik semen baru, maka akan dapat menyelamatkan industri strategis nasional.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

VidyCoin Community Indonesia Peduli Gempa Sulbar

Komunitas VidyCoin untuk turut melakukan kegiatan sosial dalam rangka membantu warga Sulbar yang terdampak bencana gempa bumi.

NASIONAL | 19 Januari 2021

2.240 Tenaga Kesehatan di Medan Jalani Vaksinasi Covid-19

Kota Medan memprioritaskan 10.000 orang tenaga kesehatan yang tersebar di 56 rumah sakit dan puskesmas untuk divaksinasi.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Gaya Hidup Hijau Jadi Kunci Ketersediaan Pangan Berkelanjutan

Sistem pangan berkelanjutan adalah sistem pangan yang memberikan ketahanan pangan dan gizi bagi semua tanpa mengganggu ketahanan pangan dan gizi.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Setahun Buron, Harun Masiku Diminta Kerabat Serahkan Diri ke KPK

Daniel mengaku tidak pernah lagi berkomunikasi dengan Harun selama menjadi buron.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Jokowi Teken Inpres Percepatan Pembangunan Ekonomi di 3 Kawasan Perbatasan Negara

Jokowi telah menandatangani Inpres Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain dan Skouw.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Pemkab Bengkulu Selatan Kembali Perpanjang Belajar Daring

Pemkab Bengkulu Selatan, Bengkulu, kembali memperpajang kegiatan belajar daring di semua jenjang pendidikan.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Jaksa KPK Limpahkan Surat Dakwaan Petinggi Garuda ke Pengadilan Tipikor Jakarta

Saat ini, tim JPU sedang menunggu penetapan jadwal persidangan.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Gubernur Banten Perpanjang Kembali PSBB Kelima Kali

Gubernur Wahidin Halim memperpanjang kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk kelima kalinya di Provinsi Banten.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Gubernur Minta Kabupaten/Kota di Sumut Siapkan Mitigasi Bencana

Pemerintah daerah diminta berkoordinasi jika membutuhkan bantuan.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Polda Sumut Panggil Rektor USU

Pemanggilan ini terkait spesifikasi proyek pembangunan embung utara Kwala Bekala Kampus II USU, yang pengerjaannya menggunakan anggaran tahun 2017.

NASIONAL | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS