2.000 Hektare Lahan Kritis di DAS Bengkulu Direhabilitasi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 519.025 (-3.92)   |   COMPOSITE 6272.81 (-21.75)   |   DBX 1330.29 (-0.42)   |   I-GRADE 182.472 (-1.68)   |   IDX30 510.293 (-3.9)   |   IDX80 137.737 (-1.03)   |   IDXBUMN20 404.067 (-0.98)   |   IDXESGL 141.069 (-0.73)   |   IDXG30 145.194 (-2.06)   |   IDXHIDIV20 448.644 (-2.61)   |   IDXQ30 146.152 (-0.92)   |   IDXSMC-COM 292.826 (0.9)   |   IDXSMC-LIQ 361.358 (-1.22)   |   IDXV30 136.548 (-0.99)   |   INFOBANK15 1048.43 (-4.87)   |   Investor33 438.363 (-2.95)   |   ISSI 184.542 (-1.51)   |   JII 638 (-8.27)   |   JII70 224.272 (-2.33)   |   KOMPAS100 1230.76 (-10.05)   |   LQ45 959.21 (-8.49)   |   MBX 1703.46 (-6.83)   |   MNC36 324.477 (-2.15)   |   PEFINDO25 329.449 (-3.58)   |   SMInfra18 310.851 (-3.95)   |   SRI-KEHATI 373.532 (-2.89)   |  

2.000 Hektare Lahan Kritis di DAS Bengkulu Direhabilitasi

Rabu, 20 Januari 2021 | 09:37 WIB
Oleh : Usmin / LES

Bengkulu, Beritasatu.com – Lahan kritis seluas 2.000 hektare (ha) yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Lemau, Lebong, Bengkulu, akan dilakukan rebilitasi guna mengantisipasi ancaman banjir dan longsor di kawasan tersebut pada musim hujan.

"Pada tahun 2021, kita telah memprogramkan untuk rehabilitasi lahan kritis seluas 2.000 hektare di kawasan DAS Lemau, Kabupaten Lebong guna mengatasi ancaman banjir di daerah tersebut," kata Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BPDASHL) Ketahun, Bengkulu, Irpana Nur, di Bengkulu, Rabu (20/1/2021).

Ia mengatakan, lahan kritis tersebut akan direhabilitasi dengan menanam berbagai jenis tanaman kayu, dan buah-buahan untuk menahan laju erosi di kawasan hutan tersebut pada saat datang musim penghujan, seperti sekarang ini.

Selain itu, rehabilitasi lahan kritis di kawasan DAS Lemau juga dimaksudkan untuk mengantisipasi ancaman banjir dan longsor pada musim hujan, dan kekeringan pada musim kemarau.

"Jika tidak ada aral melintang pelaksanaan rehabilitasi hutan kritis di kawasan DAS Lemau akan kita hijaukan dengan tanaman kayu dan buah-buahan agar serapan air di kawasan tersebut dapat berjalan baik, sehingga dapat mencegah terjadi longsor dan banjir pada musi, hujan," ujarnya.

Sebaliknya, jika musim kemarau debit air Sungai Lemau, Lebong, tidak kekeringan seperti yang terjadi selama ini. Dengan demikian, kedepan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih pada musim kemarau.

Irpana menambahkan, kritisnya lahan di sekitar DAS Lemau, akibat kegiatan perambahan hutan dan pembalakan kayu liar atau Ilegal Logging oleh masyarakat tidak bertanggungjawab masih terjadi. Hal ini menyebabkan luas lahan kritis di DAS Lemau terus bertambah setiap tahunnya.

Namun, Irpana tidak menyebutkan secara pasti luas lahan kritis di sekitar DAS Lemau, Lebong tersebut. "Yang pasti, pada tahun ini, BPDASHL Ketahun Bengkulu, akan merehabilitasi lahan kristis seluas 2.000 hektare di sekitar DAS tersebut, guna mengamankan daerah tangkapan air di kawasan tersebut," ujarnya.

Kepala BPDASHL Ketahun, Bengkulu, menambahkan, pada tahun 2020 lalu, pihaknya juga melakukan rehabilitasi hutan lindung di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah seluas 3.000 hektare. Lahan gundul seluas itu ditanami berbagai jenis tanaman kayu dan buah-buahan.

Tujuan rehabilitasi hutan lindung di wilayah Bengkulu Tengah tersebut, untuk mencegah terjadi banjir dan longsor di daerah ini pada musim hujan. Pasalnya, Bengkulu Tengah merupakan daerah rawan banjir di Bengkulu.

Bengkulu Tengah pada tahun 2019 lalu, pernah landa banjir bandang dan longsor, yang menyebabkan lebih dari 25 orang meninggal dunia dan puluhan rumah warga hancur tertimbun longsor dan lumpur saat banjir bandang.

Untuk mengantisipasi hal ini kembali terjadi BPDASHL Ketahun, Bengkulu telah melakukan rehabilitasi lahan gundul di daerah ini seluas 3.000 hektare, tersebar di berapa desa dan kecamatan di daerah tersebut.

"Kita berharap dengan dilakukan rehabilitasi hutan dan lahan gundul di wilayah Bengkulu Tengah, tidak kembali terjadi banjir dan tanah longsor di daerah ini di masa mendatang. Demikian juga kekeringan tidak melanda daerah ini lagi pada musim kemarau," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Elnusa Petrofin Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Kalsel

BPBD Kalsel mencatat, banjir kali ini berdampak pada kehidupan 70.000 warga. Rumah mereka pun digenangi air dengan ketinggian bervariasi.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Kunjungi Pengungsi Banjir Halmahera Utara, Mensos Serahkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai

Mensos akan segera berkordinasi dengan Kementerian PUPR agar jembatan yang ambruk segera dibangun kembali.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Gubernur Banten Beri Bantuan ke Ponpes Rp 161 M

Tahun ini setiap ponpes di Banten, mendapat bantuan Rp 40 juta, dan pengelolaannya diserahkan ke masing-masing ponpes.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Gunung Merapi Keluarkan Tiga Kali Awan Panas Sejauh 1,2 Km

Berdasarkan pengamatan visual, asap kawah tidak teramati keluar dari puncak Gunung Merapi.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Banyak Pejabat Tidak Benar Pakai Masker

Para pejabat membuka masker saat berkomunikasi dengan orang lain.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Bantu Masyarakat Terdampak Bencana, Gaji Anggota DPR Fraksi Gerindra Dipotong

Sebab, korban bencana pasti sangat membutuhkan bantuan.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Alissa Wahid: Tangkal Hoax, Masyarakat Harus Dibiasakan Berpikir Kritis

Vaksin ketiga menurut dia adalah menguji apakah informasi ini selaras dengan apa yang digariskan oleh pemerintah.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Tim SAR Gabungan Dapatkan 14 Bagian Tubuh dan 3 Serpihan Kecil Sriwijaya Air SJ-182

SAR gabungan pada operasi pencarian kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada hari ke-11sebanyak 14 bagian tubuh penumpang dan 3 serpihan kecil pesawat.

NASIONAL | 19 Januari 2021

260 Rumah di Kota Malang Terendam Banjir

Hujan dengan intensitas tinggi disertai struktur tanah yang labil pada Senin (18/1/2021), pukul 17.00 WIB, menyebabkan banjir di Kota Malang.

NASIONAL | 19 Januari 2021

6.619 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Pekalongan

Sebanyak 6.619 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas tinggi.

NASIONAL | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS