KPK Dalami Komunikasi Harun Masiku dengan Kerabatnya
Logo BeritaSatu

KPK Dalami Komunikasi Harun Masiku dengan Kerabatnya

Rabu, 20 Januari 2021 | 13:09 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami adanya komunikasi mantan Caleg PDIP, Harun Masiku dengan kerabatnya. Diketahui, Harun yang merupakan tersangka pemberi suap kepada Komisioner KPU, Wahyu Setiawan terkait proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dinyatakan buronan sejak awal tahun lalu.

Pendalaman mengenai komunikasi Harun Masiku itu dilakukan penyidikan dengan memeriksa kerabatnya, Daniel Tonapa Masiku, Selasa (19/1/2021). Diduga terdapat komunikasi antara Harun dengan Daniel yang berprofesi sebagai advokat tersebut. Selain soal komunikasi, tim penyidik juga mencecar Daniel mengenai keberadaan Harun.

"Didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan adanya jalinan komunikasi saksi yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan HAR (Harun Masiku), juga dikonfirmasi seputar keberadaan tersangka HAR yang saat ini masih berstatus DPO (daftar pencarian orang) KPK," kata Ali dalam keterangannya, Rabu (20/1/2021).

Ali menyatakan, KPK berkomitmen terus memburu Harun yang setahun terakhir seolah menghilang. Perburuan terhadap Harun, kata Ali merupakan kewajiban KPK untuk merampungkan perkara suap yang menjeratnya hingga tuntas.

Selain Harun, KPK masih tetap memiliki kewajiban untuk mencari keberadaan dari tujuh orang buronan lainnya. Lima orang tersangka merupakan DPO dari tahun 2017 sampai dengan 2019 dan dua orang DPO tahun 2020 yaitu atas nama Harun Masiku dan Samintan.

"Pencairan keberadaan para DPO tersebut, tentunya bekerjasama dengan aparat Kepolisian. Oleh karena itu KPK partisipasi aktif dari masyarakat apabila menemukan keberadaan para tersangka DPO tersebut untuk segera menghubungi kepolisian terdekat atau langsung hubungi call center KPK di nomor 198," kata Ali.

Diketahui, Harun Masiku yang menjadi tersangka pemberi suap kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan terkait pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI, masih buron sejak awal tahun lalu hingga saat ini.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada 8 Januari lalu. Saat itu, tim Satgas KPK membekuk sejumlah orang, termasuk Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya yang merupakan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina. Sementara, Harun Masiku yang diduga menyuap Wahyu Setiawan seolah hilang ditelan bumi. Ditjen Imigrasi sempat menyebut calon anggota DPR dari PDIP pada Pileg 2019 melalui daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I dengan nomor urut 6 itu terbang ke Singapura pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT dan belum kembali.

Pada 16 Januari Menkumham yang juga politikus PDIP, Yasonna H Laoly menyatakan Harun belum kembali ke Indonesia. Padahal, pemberitaan media nasional menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020 yang dilengkapi dengan rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah ramai pemberitaan mengenai kembalinya Harun ke Indonesia, belakangan Imigrasi meralat informasi dan menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia.

Meski dipastikan telah berada di Indonesia, KPK dan kepolisian hingga kini belum berhasil menangkap Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai buronan atau daftar pencarian orang (DPO).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BCA Salurkan Bantuan pada Korban Gempa Sulbar

BCA turut prihatin dan berbelangsungkawa atas bencana alam gempa Sulbar.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Dirjen PPKL KLHK RM Karliansyah: Banjir Kalsel karena Faktor Anomali Cuaca

Air yang masuk ke sungai Barito sebanyak 2,08 miliar m3, sementara kapasitas sungai kondisi normal hanya 238 juta m3,'' ungkap Karliansyah.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Komisi III DPR Pasti Dukung Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri

PMPHI memastikan calon Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo pengganti Idham Azis, akan berhasil menjalani fit and proper test di Komisi III DPR.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Komjen Sigit Akan Ubah Citra Negatif Polri dan Kedepankan Soft Approach

Polri harus bekerja bagaimana ke depan mewujudkan program yang menciptakan keadilan bagi semua lapisan dan golongan masyarakat.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Afirmasi Pesantren, Kemag Siapkan Beasiswa, BOS, PIP hingga Bantuan Sarpras

Menteri Agama(Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan afirmasi terhadap pendidikan pesantren.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Tegakkan Disiplin ASN, Tjahjo: Jangan Sampai Terjadi Pembiaran

Penegakan disiplin bagi ASN di lingkungan instansi pemerintah dilakukan secara terus-menerus, termasuk saat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Waspadai Erupsi Susulan Gunung Sinabung

Meski akvivitasnya meningkat, Gunung Sinabung masih berada pada status siaga atau Level III.

NASIONAL | 20 Januari 2021

TNI AL Berangkatkan 150 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Bantuan tersebut akan didistribusikan di area bencana sekitar Mamuju dan Majene.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Suap di Banggai Laut, KPK Konfrontir Bupati Wenny dengan Orang Kepercayaannya

Penyidik mencecar Wenny mengenai aliran dana dari para kontraktor yang diduga digunakannya untuk kepentingan Pilbup Banggai Laut 2020.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Staf Legislator Gerindra Diduga Tampung Suap Eksportir Benur untuk Edhy Prabowo

Rekening Ainul Faqih menerima Rp 3,4 miliar dari Ahmad Bahtiar, pemegang saham PT Aero Citra Kargo (ACK) yang diduga nominee Edhy Prabowo.

NASIONAL | 20 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS