Eks Kepala BIG dan Eks Pejabat Lapan Ditetapkan Tersangka Korupsi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Eks Kepala BIG dan Eks Pejabat Lapan Ditetapkan Tersangka Korupsi

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:46 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) periode 2014-2016, Priyadi Kardono sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) pada BIG bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Tahun Anggaran 2015. Selain Priyadi Kardono, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara (Kapusfatekgan) Lapan periode 2013-2015 Muchamad Muchlis sebagai tersangka.

"KPK telah menyelesaikan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan data hingga terpenuhinya bukti permulaan yang cukup, dan KPK meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan dua orang sebagai tersangka," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Lili mengatakan, penanganan perkara ini ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak September 2020. Kedua tersangka, kata Lili, diduga telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dalam pengadaan CSRT pada BIG bekerja sama dengan Lapan Tahun 2015.

"Diduga dalam proyek ini telah terjadi kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sekitar sejumlah Rp 179,1 miliar," kata Lili.

Dipaparkan, kasus ini bermula pada 2015, saat BIG bekerjasama dengan Lapan dalam pengadaan CSRT. Sejak awal proses perencanaan dan penganggaran pengadaan tersebut, Priyadi dan Muchlis diduga telah bersepakat untuk merekayasa proyek yang bertentangan dengan aturan pengadaan barang dan jasa yang di tentukan oleh Pemerintah.

Keduanya telah menggelar pertemuan beberapa kali dengan pihak tertentu dan perusahaan calon rekanan yang telah ditentukan menerima proyek, yakni PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja, sebelum untuk membahas persiapan pengadaan CSRT. Atas perintah kedua tersangka, penyusunan berbagai dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai dasar pelaksanaan CSRT langsung melibatkan PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja agar "mengunci" spesifikasi dari peralatan CSRT tersebut.

"Untuk proses pembayaran kepada pihak rekanan, para tersangka juga diduga memerintahkan para stafnya untuk melakukan pembayaran setiap termin tanpa dilengkapi dokumen administrasi serah terima dan proses Quality Control (QC)," ungkap Lili.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

20 Hari Terakhir Terjadi 52 Kali Gempa, BMKG: Ini Tidak Lazim

BMKG menilai hal ini tidak lazim, karena dalam 20 hari saja sudah terjadi aktivitas gempa dirasakan sebanyak lebih dari 50 kali.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Erupsi Merapi Terus Menuju Sektor Selatan-Barat Daya

Luncuran awan panas terpantau menuju ke arah barat daya dengan jarak 700 hingga 1.200 meter.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Polisi Amankan 18 Imigran Rohingya di Batubara

Belasan imigran ini masuk ke perairan Batubara melalui pelabuhan kecil, yang dikenal dengan sebutan pelabuhan jalur tikus di Pantai Kuala Tanjung.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Penemuan Benda Mirip Rudal Hebohkan Warga Kepulauan Anambas

Benda mirip rudal berwarna biru dengan beberapa aksara Tiongkok itu pertama kali ditemukan di kawasan pantai setempat.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Andi Samsan Nganro Terpilih Sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial

Berdasarkan rekapitulasi suara hasil pemilihan, Andi Samsan Nganro terpilih sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial dengan meraih 20 suara.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Mufakat, Komisi III DPR Setuju Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

Komisi III DPR akhirnya sepakat untuk menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo diangkat sebagai Kapolri sesuai usulan dari Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Dugaan Kecurangan Pilkada Nabire Diharapkan Segera Diproses

Proses hukum kasus OTT Pilkada Nabire diharapkan bisa segera dilakukan dan tuntas.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Gubernur Maluku Utara Lantik 5 Anggota Komisi Informasi Periode 2021-2025

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasubah melantik dan memimpin pengambilan sumpah jabatan lima anggota Komisi Informasi Maluku Utara periode 2021-2025.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Menko PMK Sebut Bencana Banjir Bandang Puncak Efek Badai La Lina

Tingginya kejadian bencana alam yang terjadi di Indonesia akibat dampak badai La Nina.

NASIONAL | 20 Januari 2021

4.415 Nakes di Jateng Sudah Disuntik Vaksin

Dari total 4.000-an nakes yang menerima vaksinasi tersebut, ada yang mengalami efek samping seperti pingsan, mata memerah dan bengkak, gatal pada area suntik.

NASIONAL | 20 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS