Moeldoko Isyaratkan Perpanjangan PPKM
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Moeldoko Isyaratkan Perpanjangan PPKM

Rabu, 20 Januari 2021 | 20:09 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengisyarakatkan bahwa kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan diperpanjang kembali selama dua pekan. Sementara, kebijakan PPKM sudah diberlakukan mulai 11 hingga 25 Januari 2021.

“Itu bukan berarti dua minggu selesai. Ya itu poinnya bukan di situ,” kata Moeldoko saat memberikan keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Justru, lanjut Moeldoko, selama dua pekan tersebut, seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah hingga Satgas Penanganan Covid-19 serta masyarakat harus berupaya keras untuk menurunkan kasus positif Covid-19.

“Kalau nanti dalam dua minggu itu ternyata tingkat kesadaran masyarakat belum tinggi, disiplinnya semakin hari semakin menurun dan seterusnya, pasti akan ada langkah-langkah berikutnya yang ya sifatnya sama bagaimana pembatasan itu,” terang Moeldoko.

Menurutnya, penerapan kebijakan PPKM selama dua minggu, agar dapat dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) secepatnya. Setelah itu, dari hasil monev, baru akan ditentukan untuk mengambil kebijakan baru lagi.

“Case-case yang selama ini berjalan seperti PSBB kan itu menggunakan pertimbangan dua minggu. Setelah itu baru dievaluasi kembali selama dua minggu, diikuti dengan bagus dengan baik, dimonev ya, dimonitor dan dievaluasi. Setelah itu akan ada kebijakan baru lagi,” jelas Moeldoko.

Seperti diketahui, kebijakan PPKM berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebelumnya. Pada PPKM sektor esensial tetap beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan.

Pusat perbelanjaan akan dibatasi operasinya dan boleh buka hingga jam 7 malam. Sementara makan di restoran akan dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas.

Tempat ibadah juga akan dibatasi dengan hanya mengisi 50 persen kapasitas. Perkantoran diminta untuk menerapkan 75 persen aktivitas bekerja di rumah atau Work From Home (WFH).

PPKM dilakukan untuk daerah yang terdapat salah satu dari empat parameter yang ditetapkan. Antara lain kasus aktif di atas rata-rata nasional, kasus kematian di atas rata-rata nasional, kasus sembuh di bawah rata-rata nasional, dan rasio ketersediaan tempat tidur perawatan di atas 70 persen.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dekopin Siapkan Beasiswa untuk 500 Anggota Koperasi

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) berkomitmen memberikan beasiswa kepada anggota koperasi yang ingin mengikuti kuliah secara daring di Universitas Siber Asia (Unsia). Beasiswa yang diberikan berupa subsidi senilai Rp 1 juta kepada 500 anggota koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia

NASIONAL | 20 Januari 2021

Aliran Dana Suap Bansos, KPK Cecar Komisaris PT RPI

KPK mencecar Komisaris PT Rajawali Parama Indonesia Daning Saraswati mengenai aliran dana suap proyek Bansos Covid-19 kepada PPK Kemsos Matheus Joko Santoso.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Moeldoko Ungkap Alasan Jokowi Pilih Listyo Sigit Jadi Kapolri

"Kapasitas dia dalam mengadopsi berbagai persoalan, dia sudah terbukti," ujar Moeldoko.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Ini Penjelasan Istana soal Video Protes Pengungsi Gempa Sulbar

Warga dipindahkan ke Stadion Manakarra karena di stadion tersebut sudah dibangun dapur umum, tenda yang layak dan tim medis.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Polda Banten Gelar Apel Pasukan dan Peralatan Antisipasi Bencana

Apel gelar pasukan dan peralatan dilakukan untuk mengecek dan memastikan personel, kendaraan dan perlangkapan SAR.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Terkait Berkas Rizieq, Polisi Tunggu Jawaban Jaksa

Mabes Polri masih menunggu jawaban dari jaksa terkait nasib dua berkas kasus Rizieq Syihab (RS) dalam kasus kerumunan Megamendung dan Petamburan.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Kompolnas Optimis Listyo Sigit Mampu Lanjutkan Reformasi Polri

Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan segera dilantik menjadi Kapolri diharapkan mampu mewujudkan janjinya untuk melanjutkan reformasi kepolisian.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Banjir Meluas, Ratusan Warga Pedalaman Aceh Timur Mengungsi

Ratusan warga pedalaman dari sejumlah gampong atau desa di dua kecamatan di Kabupaten Aceh Timur mengungsi setelah rumah mereka terendam banjir.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Jadi Tersangka KPK Tahan Eks Kepala Badan Informasi Geospasial

KPK menahan mantan Kepala BIG Priyadi Kardono dan Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara pada Lapan Muchamad Muchlis.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Eks Kepala BIG dan Eks Pejabat Lapan Ditetapkan Tersangka Korupsi

KPK menetapkan Kepala BIG Priyadi Kardono serta Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara Muchamad Muchlis sebagai tersangka.

NASIONAL | 20 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS