Mantan Mensos Juliari Bungkam Soal Suap Bansos, Ini Pandangan KPK
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Mantan Mensos Juliari Bungkam Soal Suap Bansos, Ini Pandangan KPK

Rabu, 20 Januari 2021 | 22:43 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ambil pusing dengan sikap bungkamnya mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengenai dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjeratnya sebagai tersangka. Bungkamnya Juliari terkait kasus ini tersirat dengan jarangnya tim penyidik KPK memeriksa mantan Wakil Bendahara PDIP tersebut.

Deputi Penindakan KPK Karyoto menegaskan bahwa pihaknya bakal terus mengusut dan mengembangkan kasus ini, meskipun Juliari maupun tersangka lainnya bungkam atau tidak mengaku mengenai tindak pidana yang diduga dilakukan mereka. Ditegaskan, bukti-bukti untuk memperkuat penyidikan kasus ini tidak bergantung pada keterangan tersangka.

"Sekarang kalau ada seseorang yang mempunyai informasi, tapi dia tidak mampu membuka sama sekali, kan, kita cari. Biar saja mereka enggak mau mengaku, tapi kita cari pendukung yang ke arah sana, gitu lho," kata Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Proses penyidikan kasus ini dibatasi masa penahanan para tersangka. Untuk itu hanya membuang waktu jika terus menerus memeriksa Juliari maupun tersangka lain yang bersikukuh untuk bungkam. Dikatakan, untuk mencari sebuah informasi bisa dilakukan dengan memeriksa pihak lain yang mengetahui suatu kontruksi perkara.

"Sehingga kesannya kalau berita acara ditutup tanpa hasil ya percuma saja. Kalau seminggu sekali bolak-balik (diperiksa), kalau hasilnya begitu saja," kata Karyoto.

Tim penyidik, kata Karyoto bakal terus merampungkan penyidikan kasus ini. Dikatakan, tim penyidik akan terus mencari alat bukti dan petunjuk lain yang untuk membongkar kasus suap yang melibatkan Juliari.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Ini Penjelasan BMKG

Menurut BMKG puting beliung yang terjadi di waduk Gajah Mungkur terbentuk dari awan cumolonimbus.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Marwan Jafar Minta Prioritaskan Pesantren Vaksinasi Covid-19

Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar meminta pemerintah untuk memprioritaskan pesantren dalam vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Moeldoko Jelaskan Alasan Diterbitkannya Perpres Penanggulangan Ekstremisme

Perpres Rencana Aksi Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024 ditandatangani presiden 7 Januari lalu

NASIONAL | 20 Januari 2021

Kerugian Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel Masih Dihitung

Tim mulai bekerja mendata kerugian aset pemerintah dan kerusakan lainnya.

NASIONAL | 20 Januari 2021

RSUD Mukomuko Tambah Ruangan Rawat Pasien Covid-19

RSUD Mukomuko selain menambah ruang untuk pasien Covid-19 juga meningkatkan jumlah tempat tidur baik di ruang isolasi mauupun ruang ICU.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Integrasi Data Kasus Covid-19 Terkendala SDM yang Terbatas

Ada 49 variabel yang harus disertakan saat petugas memasukkan data seorang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Jabar Bagian Tengah ke Selatan Rawan Longsor dan Banjir Bandang

Bencana hidrometeorologi, ungkap Budi, paling potensial terjadi pada rentang Januari-Februari 2021 ini.

NASIONAL | 20 Januari 2021

DPR Setujui 3 Nama Dewas Lembaga Pengelola Investasi

Nama calon anggota Dewas LPI tersebut sebelumnya dikirimkan Presiden Joko Widodo untuk dikonsultasikan dengan DPR.

NASIONAL | 20 Januari 2021

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Program Bansos Lain

KPK juga bakal menelusuri informasi mengenai dugaan korupsi dalam program-program bantuan sosial lainnya.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Korupsi Pengadaan CSRT Ditaksir Rugikan Negara Rp 179 Miliar

Korupsi terkait proyek ini telah merugikan keuangan negara yang ditaksir mencapai Rp 179,1 miliar.

NASIONAL | 20 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS