Kemampuan Pelacakan Covid-19 di Jabar Baru Mencapai 4 Orang
Logo BeritaSatu

Kemampuan Pelacakan Covid-19 di Jabar Baru Mencapai 4 Orang

Jumat, 22 Januari 2021 | 21:11 WIB
Oleh : Adi Marsiela / LES

Bandung, Beritasatu.com - Cakupan tracing atau pelacakan kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) baru mencapai rata-rata empat orang dari satu kasus yang terkonfirmasi positif. Sejak Mei 2020 hingga 17 Januari 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar baru bisa mencapai standar satu tes per 1.000 orang pekan pada satu pekan saja di September 2020.

Ketua Harian Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jabar, Daud Achmad menyatakan, pihaknya terus berupaya menambah cakupan pelacakan tersebut. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan petugas surveillance di lapangan. “Kurangnya tenaga yang bisa mengetes,” ungkap Daud, Jumat (22/1/2021).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, kemampuan tracing itu secara rata-rata di Indonesia baru mencapai dua orang dari satu yang terkonfirmasi. “Jabar bagus bisa sampai empat, paling biasa cuma dua. Jadi strategi tracing harus diperbaiki,” ujar Budi dalam diskusi daring “Dialog Warga Vaksin dan Kita” yang digelar Komite Pemulihan Ekonomi dan Transformasi Jabar pada Rabu, 20 Januari 2021 lalu.

Guna mengatasi kekurangan tenaga surveillance itu, Budi memiliki beberapa opsi. Mulai dari perekrutan tenaga pemeriksaan baru serta memanfaatkan 36.000 Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) serta 16.000 Bintara Pembina Desa (Babinsa).

“Total ada 52.000 orang yang sudah dibayar pemerintah supaya kita bisa gunakan. Bisa untuk kebutuhan 10.000 puskesmas, deployment dan komando lebih mudah. Opsi ketiga, ada Kementerian Dalam Negeri dengan petugas linmas dan aparat satuan polisi pamong praja, saya mau lihat penetrasi sampai desa bagaimana?” kata Budi.

Menurut Daud, rencana Menkes menambah petugas surveillance itu bisa membantu proses pelacakan kasus Covid-19 di masyarakat. “Tentunya beliau juga akan mendengarkan masukan dari para ahli pelacakan termasuk epidemiolog,” terang Daud.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO membuat standar ideal pelacakan itu dari seseorang terkonfirmasi harus mendapatkan 30 kontak eratnya.

“Rata-rata (pelacakan) di wilayah Jabar masih sangat rendah, di angka 3 (dari satu kasus terkonfirmasi),” tutur Daud.

Secara ideal, sambung Daud, ada 15 petugas surveillance per 100.000 penduduk. “Saat ini masih satu atau dua orang ,” tukas Daud.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Densus 88 Amankan Dua Terduga Teroris di Langsa

Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap dan mengamankan dua terduga teroris di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Langsa.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Jabar Tunggu Kiriman Vaksin Tahap II untuk Tenaga Kesehatan

Vaksin-vaksin itu rencananya bakal didistribusikan ke 20 kabupaten, dan kota di luar tujuh daerah yang melaksanakan penyuntikan tahap I.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Kemhub Beri Sanksi Maskapai Langgar Tarif Batas Bawah

Kemhub membekukan izin rute penerbangan beberapa maskapai yang telah melakukan pelanggaran penerapan tarif batas bawah.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, mi instant dan makanan siap saji, tikar serta beberapa bantuan lainnya.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Bareskrim Sebut Banjir Kalsel karena Faktor Hujan dan Gelombang Laut

Kesimpulan Bareskrim didukung analisis Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG).

NASIONAL | 22 Januari 2021

Kemdagri: 2.849 Instansi Gunakan Data Dukcapil

Menurut Zudan, kerja sama yang dilakukan dalam rangka untuk mewujudkan integrasi data nasional menuju penyelenggaraan single identity number.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Pendiri PT Dua Putra Perkasa Segera Diadili Atas Dugaan Suap Kepada Edhy Prabowo

Pendiri PT Dua Putra Perkasa, Suharjito bakal segera duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor Jakarta.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Kadinsos Kabupaten Serdang Bedagai Terjaring OTT

Penyidik masih melakukan pendalaman perkara.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Per 21 Januari, Sebanyak 132 ribu Tenaga Kesehatan Telah Divaksin

Hingga saat ini, ada sebanyak 132 ribu tenaga kesehatan telah divaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Penetapan Paslon Terpilih Pilkada Pandeglang dan Kota Tangsel Ditunda

Penetapan paslon terpilih hasil Pilkada serentak di Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang Selatan.

NASIONAL | 22 Januari 2021


TAG POPULER

# Spesimen Covid-19


# Eucalyptus


# Chelsea


# Soho Global Health


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI

Hari Pertama Penyekatan, 14 Travel Gelap Ditilang Polrestro Bekasi

MEGAPOLITAN | 12 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS