KPK Dalami Arahan Eks Bupati Kampar Menangkan WIKA di Proyek Waterfront City
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

KPK Dalami Arahan Eks Bupati Kampar Menangkan WIKA di Proyek Waterfront City

Jumat, 22 Januari 2021 | 21:27 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan pembangunan jembatan‎ Waterfront City di Kampar, Provinsi Riau tahun anggaran 2015-2016. Salah satu yang didalami soal arahan Bupati Kampar saat itu, Jefry Noer untuk memenangkan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sebagai pelaksana proyek senilai Rp 117,68 miliar. Materi itu didalami penyidik saat memeriksa mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemkab Kampar, Indra Pomi Nasution di Mapolda Riau pada Kamis (21/1/2021) kemarin.

"Didalami pengetahuannya terkait dugaan adanya permintaan khusus oleh Jefry Noer untuk memenangkan PT WIKA (Wijaya Karya)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021).

Selain Indra Pomi, untuk mengusut kasus ini, tim penyidik pada hari dan tempat yang sama juga memeriksa Jefry Noer. Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Jefry mengenai pengembalian uang yang diduga terkait proyek tersebut. "Didalami pengetahuannya terkait adanya pengembalian sejumlah uang oleh yang bersangkutan yang diduga berasal dari proyek pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016," kata Ali.

Saksi lainnya yang diperiksa penyidik yakni mantan Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri. Ali menyatakan, dalam pemeriksaan itu, tim penyidik menyita sejumlah uang yang diduga terkait perkara ini. "Penyitaan sejumlah uang yang telah dilakukan penyetoran ke rekening penampungan KPK," katanya.

Diketahui, KPK menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Waterfront Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, Riau, Adnan dan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau tahun anggaran 2015-2016.

Adnan dan Ketut Suarbawa diduga berkolusi dalam proyek Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang di Kabupaten Kampar tahun 2015-2016 yang menelan anggaran Rp 117,68 miliar. KPK menduga telah terjadi kerjasama antara Adnan dan I Ketut Suarbawa terkait penetapan harga perkiraan pelaksanaan pembangunan Jembatan Waterfront City tahun jamak yang dibiayai APBD Tahun 2015, APBD Perubahan Tahun 2015 dan APBD Tahun 2016. Akibat kongkalikong ini, keuangan negara menderita kerugian yang ditaksir lebih dari Rp 50 miliar dari total nilai kontrak Rp 117,68 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lingkungan Pascabanjir Kalsel akan Dipulihkan

KLHK memastikan lokasi pascabencana banjir di Kalimantan Selatan akan dipulihkan.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Hadir di Pontianak, Electronic City Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Electronic City yang baru hadir di Pontianak menjalankan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah secara ketat.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Kemampuan Pelacakan Covid-19 di Jabar Baru Mencapai 4 Orang

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan, kemampuan tracing itu secara rata-rata di Indonesia baru mencapai dua orang dari satu yang terkonfirmasi.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Densus 88 Amankan Dua Terduga Teroris di Langsa

Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap dan mengamankan dua terduga teroris di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Langsa.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Jabar Tunggu Kiriman Vaksin Tahap II untuk Tenaga Kesehatan

Vaksin-vaksin itu rencananya bakal didistribusikan ke 20 kabupaten, dan kota di luar tujuh daerah yang melaksanakan penyuntikan tahap I.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Kemhub Beri Sanksi Maskapai Langgar Tarif Batas Bawah

Kemhub membekukan izin rute penerbangan beberapa maskapai yang telah melakukan pelanggaran penerapan tarif batas bawah.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, mi instant dan makanan siap saji, tikar serta beberapa bantuan lainnya.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Bareskrim Sebut Banjir Kalsel karena Faktor Hujan dan Gelombang Laut

Kesimpulan Bareskrim didukung analisis Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG).

NASIONAL | 22 Januari 2021

Kemdagri: 2.849 Instansi Gunakan Data Dukcapil

Menurut Zudan, kerja sama yang dilakukan dalam rangka untuk mewujudkan integrasi data nasional menuju penyelenggaraan single identity number.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Pendiri PT Dua Putra Perkasa Segera Diadili Atas Dugaan Suap Kepada Edhy Prabowo

Pendiri PT Dua Putra Perkasa, Suharjito bakal segera duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor Jakarta.

NASIONAL | 22 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS