KPAI: Kasus Siswa Nonmuslim Dipaksa Berjilbab Langgar HAM dan UU Anak
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

KPAI: Kasus Siswa Nonmuslim Dipaksa Berjilbab Langgar HAM dan UU Anak

Minggu, 24 Januari 2021 | 19:16 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin dengan berbagai kasus di beberapa sekolah negeri yang terkait dengan intoleransi dan kecenderungan tidak menghargai keberagaman. Ini sangat berpotensi kuat melanggar hak-hak anak. Seharusnya sekolah negeri sebagai sekolah pemerintah dengan siswa majemuk harus menerima perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia (HAM).

Demikian diungkapkan Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, terkait kasus siswi nonmuslim yang dipaksa menggunakan jilbab di SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Retno mengatakan, berdasarkan kasus tersebut, pihak sekolah diduga kuat melanggar UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Ketentuan dalam ketiga peraturan perundangan tersebut dapat dipergunakan karena pihak sekolah telah membuat aturan yang bersifat diskriminatif terhadap suku, agama, ras, dan/atau antar golongan (SARA). Ini mengakibatkan adanya peserta didik yang berpotensi mengalami intimidasi karena dipaksa menggunakan jilbab, padahal ia tidak beragama Islam

“KPAI mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar untuk memeriksa Kepala SMKN 2 Kota Padang dan jajarannya dengan Permendikbud 82/2015 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan dan mengacu pada peraturan perundangan apa saja yang dilanggar pihak sekolah,” kata Retno dalam keterangannya yang diterima Suara Pembaruan, Minggu (24/1/2021).

Mantan kepala sekolah SMAN 3 Jakarta ini menambahkan, pemberian sanksi walaupun hanya surat peringatan menjadi penting, agar ada efek jera. KPAI juga mendorong dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk mengingatkan kepada stakeholder pendidikan di wilayahnya, terutama kepala sekolah dan guru, untuk menjadikan kasus SMKN 2 Padang ini sebagai pembelajaran bersama sehingga tidak terulang lagi.

Sementara kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), KPAI mendorong untuk meningkatkan sosialisasi Permendikbud 82/2015 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan secara masif kepada dinas pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan begitu, para kepala dinas akan turut melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah di berbagai jenjang pendidikan di seluruh wilayahnya.

Selain itu, KPAI juga mendorong adanya edukasi dan pelatihan-pelatihan kepada para guru dan kepala sekolah untuk memiliki perspektif HAM, terutama pemenuhan dan perlindungan terhadap hak-hak peserta didik.

“Karena ketika sekolah memiliki kebijakan memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai persatuan serta menghargai perbedaan, maka peserta didik akan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Retno menuturkan, KPAI mengapresiasi para orang tua peserta didik yang berani bersuara dan mendidik anak-anaknya juga untuk berani bersuara ketika mengalami kekerasan di sekolah, baik kekerasan fisik, kekerasan seksual maupun kekerasan fisik. Sebab, salah satu cara menghentikan kekerasan adalah dengan bersuara.



Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rakernas 2021, AMSI Rumuskan Strategi Dorong Ekosistem Digital yang Adil bagi Media Online

AMSI perlu mengubah cara berpikir dari wartawan menjadi cara berpikir pebisnis untuk kesejahteraan pers

NASIONAL | 24 Januari 2021

Harga Daging Sapi di Cirebon Naik

Harga daging sapi baik impor maupun lokal di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengalami kenaikan sebesar Rp 10.000 per kilogram selama hampir dua bulan terakhir.

NASIONAL | 24 Januari 2021

P2G Minta Bantuan Subsidi Kuota Internet Dievaluasi

P2G menilai, bantuan subsidi kuota tahap pertama yang berlangsung selama empat bulan kurang optimal.

NASIONAL | 24 Januari 2021

Rizieq Minta Didoakan Umat Islam Seluruh Dunia Agar Lekas Sembuh

Rizieq Syihab saat ini masih mendekam di sel tahanan Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 24 Januari 2021

Satpol PP DIY Akan Sita KTP Pelanggar Protokol Kesehatan

Sanksi sosial yang selama diterapkan seperti menyapu jalan, dinilai tidak efektif.

NASIONAL | 24 Januari 2021

31 Kabupaten dan Kota di Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak

Pencanangan vaksinasi serentak akan diikuti 31 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah, Senin (25/1/2021).

NASIONAL | 24 Januari 2021

Wartawan Harus Dorong Persatuan untuk Atasi Covid-19

Dunia termasuk Indonesia tengah menghadapi cobaan yang sangat berat yakni, pandemi Covid-19 yang memukul seluruh sendi-sendi kehidupan.

NASIONAL | 24 Januari 2021

Situasi Belum Kondusif, DIY Masih Berlakukan Belajar di Rumah

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 harian di DIY masih tinggi, bahkan cenderung meningkat.

NASIONAL | 24 Januari 2021

Dentuman di Bali Terekam Sensor Gempa BMKG, Beberapa Warga Lihat Meteor

Sensor BMKG merekam sinyal seismik tersebut dalam durasi sekitar 20 detik.

NASIONAL | 24 Januari 2021

Mengabdi Tanpa Pamrih, Alumni IPB Bantu Rumah untuk Keluarga Kasim Arifin

Menjalani masa KKN di Waimital dan tinggal bersama rakyat di Pulau Seram itu selama 15 tahun.

NASIONAL | 24 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS