Edy Rahmayadi: Belajar Tatap Muka di Sumut Bisa Persulit Penanganan Pandemi Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Edy Rahmayadi: Belajar Tatap Muka di Sumut Bisa Persulit Penanganan Pandemi Covid-19

Senin, 25 Januari 2021 | 12:45 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi belum mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka antara guru dengan murid di sekolah. Pasalnya, jika belajar tatap muka dibuka akan mempersulit penanganan pandemi Covid-19 di Sumut.

"Untuk menggelar belajar tatap muka itu, kita melakukan kajian secara komperehensif dengan pakar ahli yang melibatkan dokter anak, psikolog anak, tokoh masyarakat dan pemuka agama," ujar Edy Rahmayadi di Medan, Senin (25/1/2021).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, Pemprov Sumut sebelumnya sudah melakukan pengkajian bersama dokter anak, psikolog anak, tokoh masyarakat dan pemuka agama dalam rencana melakukan KBM secara tatap muka tersebut.

"Saran ahli dokter anak, psikolog anak, tokoh masyarakat dan pemuka agama, kegiatan belajar tatap muka ini supaya ditunda dulu. Sebab, ada risiko yang bakal dihadapi dalam KBM tatap muka di sekolah ini. Kita tidak mau anak - anak ini terpapar," kata Edy Rahmayadi.

Menurutnya, belajar tatap muka dapat dilaksanakan dengan melihat kondisi pamdemi Covid-19 di daerah itu. Sebab, tidak ada yang bisa menjamin kalau belajar tatap muka di sekokah dilakukan di sekolah tidak akan menularkan virus corona ke pelajar.

"Kalau sekolah dibuka dan anak - anak kita ini terpapar, kemudian dia pulang menularkan kepada orang tua, neneknya, kepada keluarga, maka semua terpapar. Bisa kita lihat sendiri, orang tua saja masih sulit untuk sosialisasi menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan, apalagi anak-anak kita," sebutnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Covid-19 Belum Reda, Belajar Daring SMA/SMK di Bengkulu Masih Berlanjut

Sampai saat ini belum ada rencana siswa SMA/SMK di Bengkulu untuk melaksanakan KBM tatap muka karena kasus covid-19 di daerah ini masih tinggi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Gubernur Jambi yang Baru Bertekad Lepaskan Daerahnya dari Himpitan Ekonomi di Tengah Pandemi

Lumpuhnya perekonomian akibat pandemi di daerah tersebut berimbas besar terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat Jambi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Presiden Apresiasi PGI Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi dan Bencana

Mari kita bersama-sama merawat Indonesia.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Jokowi: Indonesia Harus Jadi Contoh Praktik Pengelolaan Wakaf yang Transparan

Ekonomi syariah masih memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Imigrasi Klaim 153 WN Tiongkok yang Masuk Lewat Bandara Soetta Tertib Aturan

Warga asing itu sudah diizinkan masuk ke Indonesia lantaran sudah mengantongi dokumen yang diwajibkan Satgas Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Wakil Bupati Bantul Positif Covid-19

Dia lantas menuju ke dapur untuk mengecek kondisi indra perasanya dengan mencicipi gula dan garam serta mendapati dirinya tidak merasakan rasa gula dan garam.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Jokowi: Potensi Wakaf di Indonesia Mencapai Rp 2.188 T Setahun

Cakupan pemanfaatan wakaf perlu lebih diperluas lagi tidak terbatas untuk tujuan ibadah.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Presiden Jokowi Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang

Indonesia berpotensi mendapatkan wakaf uang sebesar Rp 180 triliun per tahun.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Semen Gresik Tanamkan Nilai AKHLAK untuk Karyawan

“Ada rahmat di balik perbedaan kita, yang membuat kita menjadi lebih dewasa dan mampu meningkatkan kemampuan sendiri,” kata Supriyadi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Isu Taliban di KPK Berembus, Novel Duga Ada Kepentingan yang Terganggu

Isu radikal-taliban sudah sering digunakan oleh para pendukung koruptor.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS