Teroris Aceh Ada yang Berprofesi Aparatur Sipil Negara
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Teroris Aceh Ada yang Berprofesi Aparatur Sipil Negara

Senin, 25 Januari 2021 | 12:46 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Aceh mengungkap profesi lima terduga teroris pendukung ISIS yang ditangkap di wilayah hukum Polda Aceh karena terkait dengan rentetan teror sebelumnya.

Profesi mereka beragam mulai dari nelayan hingga aparatur sipil negara (ASN). Hal ini dikatakan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (25/1/2021).

Winardy juga menjelaskan, ke lima terduga teroris yang ditangkap di di Kota Langsa, Banda Aceh, dan di Aceh Besar itu masih diperiksa di Polda Aceh sebelum diboyong ke Jakarta.

Terduga teroris beinisial UM alias AA alias TA berprofesi sebaga pedagang buah-buahan. Terduga berinisial RA dan SA alias S serta RA memiliki profesi buruh atau tukang, MY berprofesi wiraswasta. Ia memiliki usaha perikanan dan kafe.

"Sedangkan SJ alias AF berprofesi sebagai pegawai negeri atau aparatur sipil negara di Pemkab Aceh Timur,” kata Winardy.

Seperti diberitakan, mereka adalah pendukung khilafah ISIS yang terkait dengan pengeboman bunuh diri Polrestabes Medan dan juga jaringan teroris Riau. Kelima terduga teroris itu ditangkap sejak Rabu (20/1/2021) dan Kamis (21/1/2021) di sejumlah tempat.

Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan adalah Rabbial Muslim Nasution pada 13 November 2021. Bom ini diotaki oleh Salman Alfarizih yang merupakan ketua Jamaah Ansharu Daulah (JAD) Belawan, Medan.

Salman sempat melarikan diri dan bersembunyi di sebuah rumah di Desa Brandang, Tanjung Gunteng, Ranto Peureulak, Aceh Timur. Ia ditangkap pada 26 November 2019. Kelompok teroris Aceh inilah yang punya kaitan dengan Salman.

Bersama mereka juga disita beberapa barang bukti seperti bom rakitan dan bahan-bahan pembuat bom. Mereka diduga hendak melakukan aksi teror di Provinsi Serambi Mekkah itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Edy Rahmayadi: Belajar Tatap Muka di Sumut Bisa Persulit Penanganan Pandemi Covid-19

"Kita tidak mau anak - anak ini terpapar," kata Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Covid-19 Belum Reda, Belajar Daring SMA/SMK di Bengkulu Masih Berlanjut

Sampai saat ini belum ada rencana siswa SMA/SMK di Bengkulu untuk melaksanakan KBM tatap muka karena kasus covid-19 di daerah ini masih tinggi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Gubernur Jambi yang Baru Bertekad Lepaskan Daerahnya dari Himpitan Ekonomi di Tengah Pandemi

Lumpuhnya perekonomian akibat pandemi di daerah tersebut berimbas besar terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat Jambi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Presiden Apresiasi PGI Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi dan Bencana

Mari kita bersama-sama merawat Indonesia.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Jokowi: Indonesia Harus Jadi Contoh Praktik Pengelolaan Wakaf yang Transparan

Ekonomi syariah masih memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Imigrasi Klaim 153 WN Tiongkok yang Masuk Lewat Bandara Soetta Tertib Aturan

Warga asing itu sudah diizinkan masuk ke Indonesia lantaran sudah mengantongi dokumen yang diwajibkan Satgas Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Wakil Bupati Bantul Positif Covid-19

Dia lantas menuju ke dapur untuk mengecek kondisi indra perasanya dengan mencicipi gula dan garam serta mendapati dirinya tidak merasakan rasa gula dan garam.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Jokowi: Potensi Wakaf di Indonesia Mencapai Rp 2.188 T Setahun

Cakupan pemanfaatan wakaf perlu lebih diperluas lagi tidak terbatas untuk tujuan ibadah.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Presiden Jokowi Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang

Indonesia berpotensi mendapatkan wakaf uang sebesar Rp 180 triliun per tahun.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Semen Gresik Tanamkan Nilai AKHLAK untuk Karyawan

“Ada rahmat di balik perbedaan kita, yang membuat kita menjadi lebih dewasa dan mampu meningkatkan kemampuan sendiri,” kata Supriyadi.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS