Sinergi BPKP dan APIP Kawal Program Vaksinasi Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Sinergi BPKP dan APIP Kawal Program Vaksinasi Covid-19

Senin, 25 Januari 2021 | 17:22 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengawal akuntabilitas pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan bersinergi, berkolaborasi bersama seluruh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) baik Kementerian/Lembaga/Pemda (K/L/D). Hal ini penting dilakukan agar pengawasan program vaksinasi lebih efektif dan efisien mengingat lingkupnya yang sangat luas.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, pelaksanaan program vaksinasi memiliki tantangan diantaranya, akses dan kapasitas fasilitas kesehatan, proses pendataan dan validitas data, kapasitas distribusi dan penyimpanan, kesiapan anggaran dan fasilitas pendukung, serta risiko kecurangan.

“Ketersediaan anggaran dapat diibaratkan sebagai darah, jika tubuh kehabisan darah, maka seluruh aktivitas organ lain sudah pasti akan terganggu", hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Pengawasan Akuntabilitas Pelaksanaan Vaksinasi di Jakarta, Senin (25/1/2021).

Ateh mengungkapkan, pengawasan pelaksanaan vaksinasi mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 di mana BPKP ditugaskan untuk mengkoordinasikan Pengawasan Barang Jasa (PBJ) vaksin Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan melibatkan APIP Kementerian, Lembaga dan Daerah.

Oleh karena itu, sasaran pengawasan, kata Ateh, utamanya memastikan lima tepat (sasaran, jumlah, waktu, kualitas dan administrasi) dan efisiensi, efektifitas pelaksanaan vaksin serta kecukupan pengendalian fraud.

“Titik kritisnya adalah proses distribusi dan penyimpanan vaksin, karena sekali vaksin rusak, maka pelaksanaan vaksinasi tidak akan efektif", imbuhnya.

Sementara itu Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polhukam PMK, Iwan Taufiq Purwanto menyebut kunci keberhasilan atau critical success factor dalam mengawal akuntabilitas pelaksanaan vaksinasi yang pertama, mendorong tindak lanjut manajemen atas saran perbaikan APIP, memastikan saran perbaikan tidak mengganggu kecepatan pelaksanaan vaksinasi, pelaporan yang tepat waktu, penjagaan mutu pelakanaan dan hasil pengawasan, serta eskalasi penyelesaian permasalahan jika diperlukan.

Menurutnya, keberhasilan pengawasan vaksinasi Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu BPKP dan APIP siap mengawal efektivitas dan akuntabilitas pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Selain itu kata dia, BPKP baik di pusat maupun perwakilan menyediakan helpdesk sebagai wadah koordinasi dan konsultasi bagi seluruh APIP.

Ide itu disambut baik oleh pembicara lain dalam Rakor tersebut, diaantaranya Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kesehatan, Irtama BPOM, Irjen Kementerian Dalam Negeri serta Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Keuangan Daerah Kemendagri, dan Direktur Pengawasan Sosial dan Penaganan Bencana BPKP.

Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, Murti Utami menginformasikan kebutuhan vaksin untuk 181,5 juta jiwa, dimana tahap 1 (Januari sampai April), dialokasikan untuk 1,4 juta petugas Kesehatan, 17,4 juta petugas publik, dan 21,5 juta Lansia. Kemudian, tahap 2 (April -Mei) untuk 63,8 Juta masyarakat rentan, dan 77,2 juta masyarakat lainnya.

"Pemberian vaksin akan diberikan secara gratis, dan vaksinasi ini bukanlah ending dari upaya melawan Covid-19, sehingga protokol Kesehatan dan meningkatkan imun tubuh tetap harus kita jaga," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KY: MA dan PT Dapat Mengoreksi Putusan Janggal yang Dialami PT Antam

PT Antam mengajukan banding di PT Jawa Timur terkait keputusan di PN Surabaya yang mengharuskan perusahaan membayar kerugian sebesar Rp 817,4 miliar.

NASIONAL | 25 Januari 2021

MWA Tolak Permintaan Kemdikbud Lantik Rektor USU

Meski ada permintaan dari, MWA USU memastikan menolak untuk melantik Muryanto Amin sebagai Rektor USU menggantikan Runtung Sitepu di Jakarta, 28 Januari 2021.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Danone Aqua Turut Bantu Korban Bencana Alam di Jawa Barat

Danone Aqua memberikan bantuan air minum untuk para korban bencana banjir bandang yang terjadi di Gunung Mas, Puncak, Bogor.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Eks Petinggi Garuda Didakwa Terima Suap Lebih dari Rp 80 Miliar

Hadinoto Soedigno didakwa telah menerima suap dari 4 produsen pesawat dan mesin pesawat sejumlah lebih dari Rp 80 miliar.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Sumut Tetap Ikuti Petunjuk Pusat untuk Penanganan Covid-19

Pemprov Sumut masih menunggu surat edaran resmi dari kementerian kesehatan. Petunjuk dari pusat itu wajib untuk dilaksanakan.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Tenaga Kesehaan di 8 Kabupaten Jambi Belum Lakukan Vaksinasi

Jumlah nakes yang belum divaksinasi di delapan kabupaten dan satu kota itu mencapai 8.411 orang.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Jajaran ASN Kanwil Kemkumham Kalbar Diminta Jaga Integritas dan Disiplin

Hal ini disampaikan Fery Monang saat menggelar apel pagi bersama seluruh unit pelaksana uTeknis secara serentak via daring Senin (25/01/2021).

NASIONAL | 25 Januari 2021

Sumut Kembali Menerima 40.000 Vial Vaksin Sinovac

Vaksin yang diterima itu akan disimpan sementara di gudang penyimpanan khusus milik Dinas Kesehatan Sumut.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Jateng Targetkan Vaksinasi Tenaga Kesehatan Tuntas Pertengahan Februari

Untuk vaksinasi tahap satu termin kedua ini, Jateng sudah mendapat jatah vaksin sebanyak 248.600 vial,

NASIONAL | 25 Januari 2021

Ganjar: PPKM Tahap I, Jateng Memiliki Skor Bagus

Angka keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan, Jateng itu di angka 66,67% dan Bali 60,32%.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS