Hirup Gas Beracun, 4 Orang Warga Mandailing Natal Tewas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hirup Gas Beracun, 4 Orang Warga Mandailing Natal Tewas

Senin, 25 Januari 2021 | 19:43 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / YUD

Mandailing Natal, Beritasatu.com - Sebanyak 4 orang warga tewas dan 20 orang lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penyabungan karena diduga keracunan akibat menghirup gas beracun di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), Senin (25/1/2021).

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan kejadian 4 orang warga di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, yang meninggal dunia karena diduga keracunan menghirup menghirup hidrogen sulfida (H2S) yang mengandung racun tersebut.

"Sudah ada tim yang dikerahkan untuk menyelisiki penyebab teqasnya 4 orang warga di Desa Sibanggor Julu. Sejumlah warga dan pekerja proyek membangun power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi berupa area sumur panas bumi, masih dimintai keterangan," ujar Hadi Wahyudi.

Hadi menyampaikan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi yang melihat kejadian, penyebab kematian 4 orang warga itu diduga karena menghirup gas beracun. Keterangan warga ini dikuatkan dengan pengakuan pekerja proyek.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi berupa area sumur panas bumi yang berasal dari perut bumi. Pembangunan ini oleh PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP). Di mana saat itu pengerjaan welpet T sudah mencapai 80%.

Fatimah, salah seorang dari keluarga korban keracunan menghirup gas itu menyampaikan, saat kejadian para korban yang tewas sedang berada di tengah sawah, yang lokasinya hanya berjarak sekitar berjarak 100 meter dari pipa gas milik PT SMGP di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

"Beberapa jam sebelum kejadian, ada beberapa orang pekerja perusahaan meminta izin untuk membuka lubang gas bumi. Namun sekitar pukul 12, tiba-tiba gas mulai keluar dan menyebar karena dibawa angin. Mungkin beracun, orang yang ada di situ menghirup kemudian pingsan," ujar Fatimah.

Disebutkan, warga yang meninggal dunia itu berada dalam satu tempat. Dari jumlah 6 orang dalam satu tempat di tengah sawah, 4 orang di antaranya meninggal dunia. Hal yang sama juga terjadi pada 18 orang warga sekitar, langsung pingsan akibat menghirup gas yang mengalami kebocoran dari pipa," sebutnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PTPN VIII Laporkan Rizieq soal Lahan, Polri Siap Tindaklanjuti

PTPN VIII mendasari somasinya bila lahan yang dijadikan pesantren merupakan areal milik perusahaannya berdasarkan sertifikat HGU Nomor 299 tanggal 4 Juli 2008.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Sharp Berbagi Ilmu Kehumasan dengan Universitas Sahid

Untuk menjadi PR profesional di era serba teknologi harus melek dengan perkembangan media sosial.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Soal Isu Taliban, Ini Penegasan Pimpinan KPK

Pimpinan KPK menegaskan bahwa satu-satunya militansi yang dimiliki pegawai KPK adalah untuk memberantas korupsi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Anak Buah Benny Tjokro

Kejaksaan Agung memeriksa empat orang saksi terkait kasus dugaan korupsi di Asabri.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Edy Rahmayadi Minta Pembatasan Kegiatan Dipantau Ketat

Kegiatan masyarakat di kawasan Mebidang dan Tanah Karo dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

NASIONAL | 25 Januari 2021

KPK Tahan Komisaris Utama Ametis Indogeo Prakarsa

Komisaris Utama PT Ametis Indogeo Prakarsa Lissa Rukmi Utari ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Dugaan Korupsi MTQ Nasional, Polda Sumbar Kumpulkan Barang Bukti

Polda Sumbar menindaklanjuti dugaan korupsi pada pelaksanaan MTQ Nasional yang digelar di Kota Padang dan Kabupaten Padang pariaman pada November 2020 lalu.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Korupsi Citra Satelit Berdampak pada Bencana Alam

Foto citra satelit setidaknya dapat menjadi dasar bagi penerbitan izin dan penegakan hukum terkait pelanggaran tata ruang wilayah.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Dikawal Brimob, 28.080 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Kedua Tiba di Jayapura

Pengamanan dan pengawalan kedatangan vaksin Covid-19, dijaga ketat oleh Aparat Kepolisian mulai dari kedatangan hingga sampai ke Gudang Penyimpanan Vaksin.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Kasus Citra Satelit, KPK Jerat Komisaris Utama Ametis Indogeo

KPK menetapkan Lissa Rukmi Utari sebagai tersangka pada kasus pengadaan CSRT di BIG yang bekerja sama dengan Lapan pada tahun 2015.

NASIONAL | 25 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS