Pengamat Minta Guru Maksimalkan Modul Pembelajaran Selama PJJ
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengamat Minta Guru Maksimalkan Modul Pembelajaran Selama PJJ

Senin, 25 Januari 2021 | 16:13 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mendorong pemerintah daerah (pemda) daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) untuk segera kembali melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Pasalnya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilakukan selama pandemi berpotensi membuat siswa kehilangan kesempatan belajar atau loss of learning.

Hal itu diakui oleh Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim. Ia mengatakan, berdasarkan pantauan jaringan P2G di daerah, memang daerah 3T sangat sulit menjalankan PJJ. Ia pun meminta agar Kemdikbud mendorong guru untuk memaksimalkan modul pembelajaran yang disusun oleh Kemdikbud atau Dinas Pendidikan di daerah masing-masing.

“Saya rasa optimalisasi modul merupakan salah satu solusi agar pembelajaran tetap terjadi di daerah 3T agar tidak terjadi loss of learning,” ujarnya kepada Suara Pembaruan, Senin (25/1/2021).

Satriwan menyebutkan, saat ini ada kenaikan tren sekolah melakukan PJJ. Bahkan, berdasarkan data survei dilakukan oleh Kemdikbud, hanya 15% sekolah yang melakukan PTM. P2G memberi apresiasi kepada kepala daerah yang mengutamakan keselamatan siswa dan guru sehingga memutuskan untuk menunda PTM.

Menurutnya, meskipun sekolah siap untuk PTM, tetapi sebaiknya itu tidak dilakukan. Pasalnya, tujuan Kemdikbud mendorong pemda membuka sekolah adalah untuk mengantisipasi ancaman loss of learning. Padahal ada ancaman lebih berat ketika sekolah dipaksa melakukan PTM, yakni akan terjadi hilangnya kesehatan bahkan kesempatan hidup karena terpapar Covid-19.

“Saya rasa hilangnya kesehatan dan hilangnya hidup itu lebih berharga serta lebih tinggi maknanya ketimbang loss of learning yang bisa dikejar meskipun itu di daerah 3T,” ucapnya.

Ia melanjutkan, seharusnya Kemdikbud saat ini fokus pada berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain untuk memberi akses jaringan internet kepada daerah 3T serta akses transportasi. Selain itu, wacana PTM dibuka di daerah 3T tidak dapat dilakukan serta-merta, tetapi harus didata terlebih dahulu.

Daerah yang boleh kembali melakukan PTM, menurut Satriwan, hanya daerah berada di zona hijau dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, memenuhi check list sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Sedangkan untuk daerah zona oranye dan merah harus tetap melakukan PJJ, baik itu berbasis luring maupun daring.

“Jadi mereka bisa melaksanakan PTM, tentu dengan persyaratan yang ketat, protokol kesehatan, adaptasi kebiasaan baru, dan kemudian izin dari orang tua sesuai dengan SKB 4 Menteri,” kata Satriwan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PMKRI Minta Pelaku Rasisme terhadap Natalius Pigai Segera Ditindak

Tindakan rasisme tidak dibenarkan dengan alasan apapun. Apalagi, Indonesia, negara yang berdasarkan Pancasila dan sangat menghargai keberagaman dan kebinekaan.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Patahan Lembang, Bahaya dari Utara Bandung

Rekaman data pada 2010-2012 mencatat ada 14 kali pergerakan tanah yang diakibatkan gempa pada patahan Lembang.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Sahroni: Pam Swakarsa Ide Komjen Sigit, Beda dengan Zaman Orba

Sahroni mengusulkan namanya diganti jangan Pam Swakarsa agar rakyat tidak bingung.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Komisaris RSU Kasih Bunda Segera Diadili Atas Suap kepada Wali Kota Cimahi

Hutama Yonathan yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Wali Kota nonaktif Cimahi Ajay Muhammad Priatna bakal segera duduk di kursi terdakwa.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Vaksinasi Covid-19, Cakupan Tahap I di Jabar hanya Capai 25%

Belum memuaskan. Hanya bisa selesaikan 25%, kita evaluasi. Ada yang tidak datang, ada yang datang ternyata tidak layak suntik.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Kembangkan Fakultas Farmasi Militer, Unhan Kerja Sama dengan Bio Farma

Fakultas Farmasi Militer Unhan bertekad untuk berperan aktif menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian produksi vaksin.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Indodax Gandeng Ayobantu Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Donasi di platform Ayobantu bisa dibayarkan dengan aset kripto, seperti bitcoin dan lain-lain.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Bayi Jadi Korban Tewas Akibat Gas Beracun di Mandailing Natal

Dari enam orang korban tewas diduga keracunan gas beracun di di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, seorang di antaranya masih bayi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Lusa, Presiden Jokowi Kembali Jalani Vaksinasi Covid-19

Presiden Jokowi akan kembali menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (27/1/2021).

NASIONAL | 25 Januari 2021

Polisi Tutup Proyek Pembangkit Listrik di Mandailing Natal

Aparat menghentikan proses pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Mandailing Natal yang diduga jadi penyebab timbulnya gas beracun.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS