Wanita Slovakia di Bali Dibunuh Mantan Pacar
Logo BeritaSatu

Wanita Slovakia di Bali Dibunuh Mantan Pacar

Senin, 25 Januari 2021 | 22:50 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Denpasar, Beritasatu.com - Lorens Parera, pria asal Sorong, Papua, ditetapkan sebagai tersangka. Ia diduga membunuh mantan pacarnya, wanita asal Slovakia, Andriana Simeonova.

"Mereka baru putus sekitar sebulan lalu. Jadi motifnya sakit hati karena diputus sepihak oleh korban," kata Kanit Reskrim Polsek Densel AKP Hadimastika Karsito Putro dalam keterangan rilis ke media, Senin (25/1/2021) di Mapolsek Denpasar Selatan.

Dijelaskan, korban dan pelaku sebelumnya sudah cukup lama berhubungan asmara. Hubungan keduanya bermula saat korban menjabat sebagai manajer di salah satu resort di Raja Ampat, Papua. Pelaku saat itu sebagai kapten boat di resort yang sama.

Dari lokasi kerja itu, keduanya jatuh cinta, lalu menjalin hubungan asmara sejak 2017.

Lalu awal 2020 keduanya pindah ke Bali dan pelaku bekerja sebagai kapten boat sebuah perusahaan pariwisata di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung. Namun di tengah perjalanan, hubungan keduanya mulai renggang. Kemudian sebulan lalu korban memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pelaku.

"Pelaku ini belum iklas sehingga dia sempat dua kali meminta maaf," ujar AKP Hadimastika.

Tak cukup sekali, pelaku kembali menyatakan permintaan maaf yang ketiga pada Senin (18/1/2021) lalu. Polisi menangkap pelaku pada Selasa (19/1/2021) di Jimbaran.

Saat itu pelaku datang ke rumah korban di Jalan Pengiasan III Nomor 88, Sanur, Denpasar Selatan.
Saat itu, pelaku datang sambil membawa sebilah pisau. Setibanya di rumah korban, dia kembali meminta maaf. Namun, korban marah dan kembali mengusir pelaku.

"Nah, pelaku ini diusir oleh korban sehingga pelaku langsung melukai korban di bagian leher sebanyak satu kali. Posisinya di dapur," ungkap AKP Hadimastika.

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku lalu mengambil HP korban, dan merusaknya kemudian membuangnya di lahan kosong samping rumah korban.

Sebelumnya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, pria 31 tahun itu diancam pidana penjara paling lama seumur hidup atau hukuman mati.

"Dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun," kata Kapolresta Jansen Avitus Panjaitan.



Sumber: ANTARA

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Banjir Manado, PLN Telah Normalisasi Seluruh Gardu

PLN telah menormalisasi seluruh sistem kelistrikan di wilayah yang sebelumnya padam akibat banjir di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Seorang Polisi Tewas saat Bantu Evakuasi Korban Keracunan Gas di Mandailing Natal

Saat memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban keracunan, Aipda Lestari Sinaga juga tidak menyadari bahwa dirinya juga menghirup gas beracun tersebut.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Eksklusif, Influencer Cantik Rachel Vennya Berkolaborasi dengan Yellow Fit Kitchen Buat Menu Sehat

Untuk cegah kelebihan berat badan atau bisa disebut obesitas, seseorang harus menjaga aturan makannya agar memiliki berat badan yang ideal.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Pengamat: Loss of Learning Bukan karena PJJ, Tapi Kualitas Guru yang Kurang

Dampak negatif pembelajaran siswa selama ini sebetulnya sudah muncul sebelum pandemi Covid-19.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Enam Daerah di Jawa Barat Masuk Zona Merah Covid-19

Berdasarkan data periode 18 hingga 24 Januari 2021 ada enam daerah zona merah atau berisiko tinggi Covid-19 di daerah itu.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Komnas HAM: Mahkamah Internasional Tidak Gantikan Peradilan Nasional

Komnas HAM menyatakan Mahkamah Internasional atau International Criminal Court (ICC) di Den Haag, Belanda, tidak menggantikan peran peradilan nasional.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Pengamat Minta Guru Maksimalkan Modul Pembelajaran Selama PJJ

Berdasarkan pantauan jaringan P2G di daerah, memang daerah 3T sangat sulit menjalankan PJJ.

NASIONAL | 25 Januari 2021

PMKRI Minta Pelaku Rasisme terhadap Natalius Pigai Segera Ditindak

Tindakan rasisme tidak dibenarkan dengan alasan apapun. Apalagi, Indonesia, negara yang berdasarkan Pancasila dan sangat menghargai keberagaman dan kebinekaan.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Patahan Lembang, Bahaya dari Utara Bandung

Rekaman data pada 2010-2012 mencatat ada 14 kali pergerakan tanah yang diakibatkan gempa pada patahan Lembang.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Sahroni: Pam Swakarsa Ide Komjen Sigit, Beda dengan Zaman Orba

Sahroni mengusulkan namanya diganti jangan Pam Swakarsa agar rakyat tidak bingung.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS