Pemkab Rejang Lebong Izinkan SD dan SMP Belajar Tetap Muka
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.81)   |   COMPOSITE 6359.21 (21.29)   |   DBX 1342.2 (23.71)   |   I-GRADE 184.288 (0.27)   |   IDX30 516.126 (0.57)   |   IDX80 138.807 (-0.07)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.42)   |   IDXESGL 142.044 (0.32)   |   IDXG30 145.076 (0.67)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.74)   |   IDXQ30 147.857 (0.54)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.99)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.32)   |   IDXV30 136.649 (-0.67)   |   INFOBANK15 1071.96 (5.7)   |   Investor33 444.599 (0.95)   |   ISSI 184.85 (-0.52)   |   JII 633.797 (-1.74)   |   JII70 223.435 (-0.67)   |   KOMPAS100 1241.07 (-0.22)   |   LQ45 967.658 (0.77)   |   MBX 1728.33 (1.56)   |   MNC36 329.04 (1.05)   |   PEFINDO25 326.697 (1.39)   |   SMInfra18 315.108 (-1.79)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.6)   |  

Pemkab Rejang Lebong Izinkan SD dan SMP Belajar Tetap Muka

Selasa, 26 Januari 2021 | 11:06 WIB
Oleh : Usmin / JEM

Bengkulu, Beritasatu.com - Meski kasus virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, masih tinggi, tapi pemkab setempat tetap mengizinkan siswa SD dan SMP sederajat belajar tatap muka Januari 2021 ini dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Sekolah SD dan SMP di Rejang Lebong awal Januari lalu, sudah kita izinkan menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka meski kasus Covid-19 di daerah masih tinggi. Ini kita lakukan agar siswa SD dan SMP di Rejang Lebong tetap belajar meski pandemi Covid-19," kata Bupati Ahmad Hijazi, di Bengkulu, Selasa (26/1).

Ia mengatakan, pelaksanaan belajar daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Rejang Lebong tidak berjalan secara optimal. Pasalnya, sebagian wilayah daerah ini belum terjangkau pelayanan internet.

Akibatnya, siswa yang tinggal di daerah tidak memiliki akses internet, tidak bisa menerima pelajaran yang diberikan guru melalui daring dengan baik. Karena itu, Pemkab Rejang Lebong pada Januari lalu, mulai melaksanakan belajar tatap muka tingkat SD dan SMP sederajat.

Sedangkan untuk tingkat SMA/SMK sederajat di Kabupaten Rejang Lebong, samapi sekarang tetap belajar daring alias internet. Sebab, kewenangan untuk memutuskan siswa SMA/SMK belajar tetap muka ada ditangan Gubernur Bengkulu.

Bupati Hijazi menambahkan, jika dalam pelaksanaan belajar tatap muka ada siswa terpapar Covid-19, maka sekolah bersangkutan ditutup selama 14 hari untuk isolasi. Demikian siswa yang terpapar Covid-19 menjalani isolasi mandiri selama dua minggu.

Sedangkan sekolah lainnya tetap belajar seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik melalui rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak dan memakai masker serta menghindari kerumunan.

"Insya allah sejak kembali dilaksanakan belajar tetap muka di Rejang Lebong pada Januari lalu, sampai kini belum ada siswa SD dan SMP yang terpapar Covid-19. Kita terus berdoa agar siswa SD dan SMP yang melaksanakan belajar tatap muka terhindar dari terpapar virus corona," ujarnya.

Mantan Ketua DPD Golkar Rejang Lebong ini mengaku optimistis siswa SD dan SMP yang belajar tatap muka akan aman dari ancaman terpapar virus corona. Pasalnya, sekolah sangat ketat menerapkan protokol kesehatan.

"Siswa wajib mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan memakai masker sebelum masuk ke areal sekolah dan saat berada di kelas tempat duduk diatur sesuai jaga jarak serta setiap kelas hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitas yang tersedia," ujarnya.

Selain itu, jam belajar di kelas dibatasi dan tidak ada istirahat. Jika jam sekolah habis para siswa diminta langsung pulang ke rumah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai siswa SD dan SMP pulang sekolah berkerumun.

Dengan cara ini, kata Bupati Hijazi pelaksanaan pelajar tatap muka tingkat SD dan SMP di Kabupaten Rejang Lebong berjalan lancar dan suskes.

"Saya bersyukur sampai kini pelaksanaan belajar tatap muka di Rejang Lebong terus berjalan sesuai harapan dan sampai kini belum ada siswa terpapar virus mematikan tersebut," ujar Hijazi yang akan mengakhiri masa jabatan keduanya sebagai Bupati Rejang Lebong pada 17 Februari mendatang.

Sesuai data di Kabupaten Rejang Lebong terdapat SD negeri dan swasta sebanyak 202 unit dengan jumlah siswa sebanyak 29.308 orang dan SMP negeri dan swasta sebanyak 63 unit dengan jumlah murid sebanyak 12.864 orang. Siswa SD dan SMP sebanyak ini tersebar di 15 kecamatan yang ada di Rejang Lebong.

Data kasus Covid-19 di Rejang Lebong, saat ini tercatat sebanyak 611 orang. Dari jumlah tersebut, pasien dinyatakan sehat alias sembuh sebanyak 534 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 11 orang, serta sisanya masih menjalani perawaran di RSU setempat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Ajak Negara di Dunia Kerja Bersama Atasi Perubahan Iklim dan Covid-19

Presiden mengajak negara-negara di dunia untuk bekerja keras bersama-sama atasi perubahan iklim sekaligus pandemi Covid-19.

NASIONAL | 26 Januari 2021

5 Orang Tewas Diduga Hirup Gas Beracun, Bupati Madina: PT SMGP Tidak Kooperatif

Saat mendatangi PT SMGP itu, sambung Dahlan Hasan, pihak perusahaan tidak pernah memperlihatkan pelayanan yang baik.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Covid-19 Mengkhawatirkan, Gubernur Sumut: Kabupaten/Kota Harus Perkuat Protokol Kesehatan

"Saya yakin, bila bersama kita bisa melewati ini,” kata Edy.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Australia Sita Alat Tangkap Nelayan Indonesia di Laut Timor

Biasanya kapal Australia menggiring perahu nelayan Indonesia kemudian dibakar.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Polisi Ralat Jumlah Korban Gas Beracun Mandailing Natal

Aipda Lestari SinagaAipda Lestari Sinaga tidak meninggal, hanya pingsan.

NASIONAL | 26 Januari 2021

PPKM di Tangerang Raya Diperpanjang Hingga 8 Februari

Perpanjangan berlaku mulai tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Presiden Akan Resmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang

Peninjauan rencananya dilakukan sepanjang 9 kilometer di mana Presiden juga akan menyempatkan meninjau keunikan Jembatan Ogan di KM 364.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Jokowi Serukan Sejumlah Langkah Global Tangani Dampak Perubahan Iklim

Pandemi Covid-19 yang melanda setidaknya 215 negara di dunia, termasuk Indonesia, membuat tantangan tersebut menjadi makin kompleks dan berat.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Air Masih Jadi Motor Energi Terbarukan Indonesia

Energi air masih menjadi motor utama energi terbarukan Indonesia yang memiliki banyak air dan sungai.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Majene dan Mamuju Cerah Hingga Hujan Sedang Tiga Hari ke Depan

Saat ini, wilayah tersebut mulai memasuki masa transisi menuju pemulihan.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS