Kejaksaan Agung Bentuk Tim Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Kejaksaan Agung Bentuk Tim Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

Selasa, 26 Januari 2021 | 16:17 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI sedang melaksanakan sejumlah langkah menyangkut beberapa kasus seperti terkait penuntasan dugaan pelanggaran HAM berat, kasus dugaan korupsi, hingga terkait Rizieq Syihab.

Berbicara dalam rapat dengan Komisi III DPR, Selasa (26/1/2021), Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan salah satu yang dikerjakan pihaknya adalah tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo menyangkut penuntasan dugaan pelanggaran HAM berat.

Diceritakannya, Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar lembaganya melaksanakan langkah strategis dalam penuntasan dugaan pelanggaran HAM yang berat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Untuk itu, pada 29 Desember 2020, pihaknya membentuk tim khusus penuntasan dugaan pelanggaran HAM berat.

"Yang diketuai oleh Wakil Jaksa Agung (Setia Untung Arimuladi)," kata Burhanuddin.

Kejagung ingin tim ini bekerja mempercepat penuntasan kasus-kasus terkait. "Output yang diharapkan adalah percepatan penuntasan sekaligus merumuskan rekomendasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran HAM berat tersebut," kata Burhanuddin.

Kasus lainnya yang mendapat perhatian Komisi III adalah dugaan korupsi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, dimana setidaknya 20 orang saksi sudah diperiksa. Kata Burhanuddin, Kejagung juga sudah menggeledah kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan pada 18 Januari 2021. Penyidik menyita data dan dokumen dari penggeledahan itu. Tujuannya, untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum dalam investasi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dana investasi PT Asabri (Persero) periode 2012-2019, Jaksa Agung Burhanuddin menyampaikan telah dilaksanakan pemeriksaan terhadap 18 orang saksi. Dan sejauh ini, sudah ada 7 orang calon tersangka, yang namanya belum bisa dipublikasikan ke publik.

"Masih dapat berkembang lagi karena masih dilakukan pendalaman. Belum dapat kami sampaikan nama-nama tersangkanya," kata Burhanuddin.

Sementara terkait persidangan Muhammad Rizieq Syihab, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana melaporkan bahwa Kejagung membentuk tim jaksa. Ada 16 jaksa yang masuk ke dalam tim itu.

“Kami akan melihat perkara ini secara jernih dan objektif," kata Fadil.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPKP Dukung Penuh Akuntabilitas BUMN Sebagai Agen Pembangunan

BPKP dan Kementerian BUMN bekerja sama guna meningkatkan akuntabilitas serta mencegah praktik korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

NASIONAL | 26 Januari 2021

Bupati Madina Siapkan Lokasi Pengungsian

Madina Dahlan Hasan Nasution memerintahkan jajarannya membantu fasilitas dan kebutuhan masyarakat yang meninggalkan Desa Sibanggor Julu karena gas beracun.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Polisi Usut Kematian 5 Warga Akibat Gas Beracun di Mandailing Natal

Polda Sumut menurunkan 34 personel untuk menyelidiki penyebab tewasnya lima warga diduga akibat menghirup gas beracun di Kabupaten Madailing Natal.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Ahli Epidemiologi Minta Masyarakat Tak Percayai Hoax soal Cip dalam Vaksin Corona

Hariadi Wibisono meminta masyarakat tetap waspada terhadap berita bohong mengenai vaksin Covid-19 yang menyesatkan dan tidak ragu untuk menjalani vaksinasi.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Tekan Penyebaran Covid-19, Gubernur Sumut: Kita Tingkatkan Razia

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menegaskan, pihaknya akan meningkatkan razia protokol kesehatan.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Ibas Instruksikan Anggota FPD Sisihkan Gaji Bantu Korban Bencana

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono menginstruksikan kepada anggota FPD agar menyisihkan sebagian gaji untuk membantu korban bencana.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Takut Keracunan Gas, 143 Warga Madina Mengungsi

Sebanyak 143 orang warga yang terdiri dari 23 kepala keluarga (KK) mengungsi dari lokasi kebocoran pipa gas.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Kasus Suap Banprov Indramayu, KPK Jadwalkan Periksa 7 Anggota DPRD Jabar

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ARM (Abdul Rozak Muslim)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Pemprov Sumut Segera Distribusikan Vaksin untuk 30 Kabupaten/Kota

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera mendistribusikan 74.840 vial vaksin Sinovac untuk 30 kabupaten/kota di Sumut.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Disebut Lembaga Paling Transparan, KPK: Cerminan Ekspektasi Publik

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadikan hasil survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik.

NASIONAL | 26 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS