Komisi X DPR Dorong Kemparekraf Serius Mengembangkan Desa Wisata
Logo BeritaSatu

Komisi X DPR Dorong Kemparekraf Serius Mengembangkan Desa Wisata

Selasa, 26 Januari 2021 | 21:23 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti mengingatkan agar setiap pengambilan kebijakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf), harus berdasarkan pada kajian komprehensif. Agustina menyayangkan perkembangan program pariwisata, terutama program desa wisata belum berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah dan negara.

“Sampai saat ini, Kemparekraf belum menunjukan dampak program desa wisata terhadap daerah dan juga negara terutama dari sektor perekonomiannya. Kemparekraf perlu menjawab keraguan masyarakat soal pengembangan desa wisata ini,” kata Agustina saat rapat kerja Komisi X dengan Menteri Parekraf Sandiaga Uno beserta jajaran yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (26/1/2021).

Ada dua fokus paparan program kerja Kemparekraf yang menjadi perhatian Agustina. Pertama, soal simulasi dampak pertumbuhan ekonomi antara program desa wisata dengan program lima destinasi super prioritas. Kedua, kepastian rincian data jumlah desa wisata yang berkategori rintisan, berkembang, maju, dan mandiri.

Politikus PDI Perjuangan tersebut menegaskan, Kemparekraf sepatutnya tetap fokus mendampingi pengembangan program desa wisata.

“Jangan sampai program desa wisata ini tidak ada pendampingan dan bimbingan akibat kurangnya kajian. Pemerintah perlu memperhatikan keunikan potensi masing-masing desa, tidak bisa dipukul rata. Diharapkan, dengan optimal pelaksanaan program ini, desa-desa bisa mandiri secara ekonomi dan ke depannya, dukungan pariwisata lokal semakin menguat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sandiaga mengakui saat ini sektor pariwisata Indonesia sedang mengalami masa sulit akibat pandemi Covid-19. Ia berharap di bawah kepemimpinannya nanti, sektor pariwisata bisa segera pulih. Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) tahun 2020-2024, rencananya Kemparekraf menargetkan pada 2024 sebanyak 244 desa menjadi desa wisata mandiri.

Sandiaga menjelaskan, pembangunan desa wisata akan menggunakan benchmark (patokan) global. Salah satunya, desa di Kroasia yang mengedepankan rural tourism. Dalam paparan tersebut, konsep desa wisata Kroasia dilakukan pada 2011 di Istria, yang melibatkan 20 kotamadya.

Melalui program ini, Kroasia mampu menghasilkan pendapatan rata-rata lebih dari Rp 1,9 miliar. Dengan nilai tambah sebesar Rp 798,2 miliar atau sekitar 40,13%.

Untuk mewujudkan hal ini, Sandiaga menyampaikan bahwa Kemparekraf menggandeng perguruan tinggi untuk memperkuat kajian dan mengembangkan sumber daya manusia di desa wisata.

“Dalam pengembangan desa wisata di Indonesia, Kemparekraf bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi dan lembaga penelitian lainnya,” kata Sandiaga.

Kerja sama itu menghasilkan kajian sementara yang memuat perkiraan komponen kebutuhan dalam membangun desa wisata. Komponen itu meliputi proses design thinking yakni menyusun konsep dan pemetaan lokasi serta merumuskan potensi.

Kemudian, pelatihan sumber daya manusia, penggunaan media sosial dalam pembuatan dan penyebaran konten, pembangunan infrastruktur, dan kolaborasi dengan komunitas untuk penelitian serta pengembangan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapolri Baru, Sahabat Polisi: Kita Berharap Ada Paradigma Baru

Sahabat Polisi Indonesia menyambut baik dan berharap Kapolri baru mampu membawa institusi kepolisian sesuai slogan Polri Presisi.

NASIONAL | 26 Januari 2021

BMKG: 7 Wilayah Ini Berpotensi Terdampak Banjir Rob Dua Hari ke Depan

Aktivitas bulan purnama berpengaruh terhadap pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan rob di beberapa wilayah pesisir Utara pulau Jawa.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Kerja KPK Setahun Terakhir Dinilai Layak Diapresiasi

Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi setahun terakhir layak untuk mendapat apresiasi.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Kader Muda Gerindra Bantu Korban Bencana

Kader Korps Gerindra Masa Depan terus bergerak membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam.

NASIONAL | 26 Januari 2021

55 Penumpang Sriwijaya Air Telah Teridentifikasi

Tim DVI kembali mengidentifikasi dua jenazah penumpang Sriwijaya Air SJ-183 yang mengalami kecelakaan di Kepulauan Seribu. Total 55 penumpang teridentifikasi.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Besok, Presiden Jokowi Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menjalani vaksinasi Covid-19 untuk dosis kedua pada Rabu (27/1/2021).

NASIONAL | 26 Januari 2021

Penyidik Susun Berkas Perkara Video Syur Gisel

Penyidik Polda Metro Jaya masih menyusun berkas perkara video Gisel dan Michael Yukinobu.

NASIONAL | 26 Januari 2021

BNN Gagalkan Peredaran 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Kapsul NPS

BNN menangkap tiga pemilik dan pengedar narkotika, serta menyita 171 kg sabu-sabu, puluhan ribu butir pil ekstasi dan puluhan ribu kapsul NPS.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Aliran Dana Suap Banprov Indramayu, 7 Anggota DPRD Jabar Dicecar KPK

Mereka yang diperiksa adalah Eryani Sulam, Al Maida Rosa Putra, Dadang Kurniawan, Lina Ruslinawati, Hasbullah Rahmad, Ganiwati dan Siti Aisyah Tuti Handayani.

NASIONAL | 26 Januari 2021

KPK Dalami Aliran Dana Korupsi PT DI ke Setneg

KPK mendalami adanya aliran dana terkait kasus dugaan korupsi di PT Dirgantara Indonesia (PT DI) ke sejumlah pihak di Kementerian Sekretariat Negara.

NASIONAL | 26 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS