Sidang Vonis Jaksa Pinangki Digelar 8 Februari 2021
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Sidang Vonis Jaksa Pinangki Digelar 8 Februari 2021

Rabu, 27 Januari 2021 | 13:03 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menetapkan sidang putusan atau vonis perkara dugaan suap, pencucian uang dan pemufakatan jahat dengan terdakwa mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung), Pinangki Sirna Malasari pada Senin (8/2/2021). Agenda sidang vonis ini ditetapkan Majelis Hakim setelah mendengar duplik atau jawaban atas replik Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan tim kuasa hukum Pinangki.

"Sidang perkara ini ditetapkan akan ditunda sampai dengan Senin, 8 Februari 2021. Penuntut Umum kembali menghadapkan terdakwa dalam sidang tersebut dengan agenda putusan, diagendakan pagi ya," kata Hakim Ketua Ignatius Eko Purwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Setelah mendengar waktu pembacaan vonisnya sudah ditetapkan, Pinangki kembali meminta belas kasih dari para hakim. Pinangki mengakui bersalah telah menerima suap dan membantu Djoko Tjandra yang saat itu menjadi buronan Kejagung atas perkara korupsi cessie Bank Bali.

"Mohon izin yang mulia, ini kesempatan terakhir saya menyampaikan, besar atau kecil kesalahan saya nanti, saya tetap merasa bersalah yang mulia, dan merasa tidak pantas melakukan semua ini yang mulia. Saya hanya mohon belas kasihan dan keringanan yang mulia, terima kasih," kata Pinangki.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Pinangki Sirna Malasari. Jaksa meyakini Pinangki terbukti telah menerima suap dari buronan dan terpidana perkara korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra sebesar USD 500.000, melakukan pencucian uang atas uang suap yang diterima serta bermufakat jahat untuk mengurus permintaan fatwa ke MA melalui Kejagung agar Joko Tjandra tidak dieksekusi saat kembali ke Indonesia.

Dalam menjatuhkan tuntutan ini, Jaksa mempertimbangkan sejumlah hal. Untuk hal yang memberatkan, Jaksa hanya mempertimbangkan status Pinangki sebagai aparat penegak hukum yang tak mendukung program pemerintah dalam rangka memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Di sisi lain, Jaksa mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan, yakni Pinangki belum pernah dihukum, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya serta mempunyai anak berusia 4 tahun.

Dalam surat dakwaan, jaksa mendakwa Pinangki telah menerima uang sebesar USD 500.000 dari USD 1 juta yang dijanjikan Djoko Tjandra melalui pengusaha yang juga mantan politikus Partai Nasdem, Andi Irfan Jaya.

Uang itu dimaksudkan untuk membantu pengurusan fatwa MA melalui Kejaksaan Agung agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi selama 2 tahun penjara atas perkara perkara korupsi cessie Bank Bali sebagaimana putusan Peninjauan Kembali (PK) MA pada 2009.

Selain itu, Jaksa juga mendakwa Pinangki telah melakukan pencucian uang hasil suap yang diterimanya. Pinangki disebut Jaksa membelanjakan uang tersebut untuk membeli satu unit mobil BMW X5 warna biru seharga Rp 1.753.836.050; pembayaran apartemen di Amerika Serikat Rp 412.705.554; dan pembayaran dokter kecantikan di Amerika Serikat Rp 419.430.000. Secara total, jumlah uang yang telah dipergunakan Pinangki untuk kepentingan pribadinya sekitar USD 444.900 atau setara Rp 6.219.380.900.

Tak hanya itu, Jaksa juga mendakwa Pinangki telah melakukan perbuatan pemufakatan jahat bersama dengan Andi Irfan Jaya dan Joko Tjandra dalam pengurusan fatwa MA. Jaksa menyebut ketiganya bersepakat menyiapkan dana USD10 juta kepada pejabat di Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung untuk memuluskan pengurusan fatwa.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tersangka Rasisme, Ambroncius Nababan Resmi Ditahan

Ketua Umum DPP Projamin atau Pro Jokowi-Ma'ruf Amin itu terancam hukuman lima tahun penjara atas kasus rasisme terhadap Natalius Pigai.

NASIONAL | 27 Januari 2021

PT SMGP Akui Ada Kebocoran Pipa Gas Diduga Menyebabkan 5 Orang Tewas di Madina

Menurut Krishna, peristiwa kebocoran gas terjadi saat PT SMGP melakukan uji untuk pengoperasian di salah satu sumur uap panas bumi.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Empat Teroris Aceh Berniat Hijrah ke Suriah

Empat dari lima terduga teroris pendukung ISIS yang ditangkap di wilayah hukum Polda Aceh karena terkait dengan rentetan teror, berencana hijrah ke Suriah.

NASIONAL | 27 Januari 2021

LPSK Beberkan Pekerjaan Rumah Jenderal Sigit

Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Empat Teroris Aceh Berniat Hijrah ke Suriah

Empat orang itu juga merupakan buron Densus 88/Antiteror.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Ketua Fraksi PKS: Selamat Bertugas Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR, Jazuli Juwaini mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai sebagai Kapolri.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Salah Paham Terkait Fungsi Vaksin Jadi Pemicu Meningkatnya Kasus Covid-19

Vaksin dianggap sebagai obat untuk mematikan Covid-19.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Diyakini Mampu Tingkatkan Kinerja Kepolisian

Presiden Joko Widodo telah melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Kapolri Baru Dilantik, Gubernur Jatim Harapkan Polri Mampu Wujudkan Institusi Presisi

Masyarakat, kata Khofifah, ingin Polri semakin modern dan inovatif menghadapai tantangan zaman yang semakin kompleks.

NASIONAL | 27 Januari 2021

KPK Sita Dokumen Terkait Kasus Korupsi Jalan Lingkar Pulau Bengkalis

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah sejumlah lokasi di Kota Medan, Sumatera Utara.

NASIONAL | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS