Periksa Staf Ahli Mensos, KPK Dalami Tahapan Bansos Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Periksa Staf Ahli Mensos, KPK Dalami Tahapan Bansos Covid-19

Rabu, 27 Januari 2021 | 13:26 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal tahapan perencanaan dan pengadaan paket bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Materi itu didalami penyidik saat memeriksa staf ahli Menteri Sosial (Mensos) yang juga kader PDIP, Restu Hapsari, Selasa (26/1/2021). Restu diperiksa sebagai saksi kasus suap pengadaan Bansos Covid-19 yang menjerat mantan Mensos Juliari Peter Batubara.

"Dikonfirmasi terkait dengan tahapan perencanaan dan penganggaran proyek pengadaan Bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemensos RI," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (27/1/2021).

KPK juga mendalami perolehan jumlah paket bansos yang disuplai dari PT Pertani untuk didistribusikan di Jabodetabek. Hal ini didalami penyidik saat memeriksa Lalan Sukmaya selaku Direkur Operasional PT Pertani.

"Dikonfirmasi terkait perolehan jumlah paket bansos yang disuplai dari produk PT Pertani untuk distribusikan dalam paket Bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemsos," kata Ali.

Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik juga memeriksa sejumlah saksi lainnya. Terhadap Rangga Derana Niode, selaku Direktur Utama PT Mandala Hamonangan Sude, tim penyidik mencecarnya mengenai dengan paket pekerjaan yang diperoleh perusahaannya sebagai salah satu dari penyedia produk paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemsos.

Sementara terhadap Achmad Gamaludin Moeksin Alias Agam selaku Direktur PT. Bumi Pangan Digdaya, tim penyidik mendalami mengenai perusahaan saksi yang mendapatkan pekerjaan sebagai salah satu dari penyuplai produk untuk paket bansos di Wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemsos. Sementara itu, dari Kabag Sekretariat Komisi VIII KPK Sigit Bawono Prasetyo, KPK mengonfirmasi soal tugas pokok dan fungsi Komisi VIII selaku mitra kerja Kemsos.

Diberitakan, KPK menetapkan Juliari P. Batubara selaku Mensos bersama Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemsos serta dua pihak swasta bernama Ardian I M dan Harry Sidabuke sebagai tersangka kasus dugaan suap bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Juliari dan dua anak buahnya diduga menerima suap senilai sekitar Rp 17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemsos dalam pengadaan paket bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Kasus ini bermula dari pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode. Juliari selaku Menteri Sosial menujuk Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukkan langsung para rekanan. Diduga disepakati adanya fee dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kementerian Sosial melalui Matheus Joko Santoso. Fee untuk setiap paket bansos disepakati oleh Matheus dan Adi Wahyono sebesar Rp 10 ribu per paket sembako dari nilai Rp 300 ribu per paket bansos.

Selanjutnya Matheus dan Adi pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa supplier sebagai rekanan yang diantaranya Ardian IM, Harry Sidabuke dan juga PT Rajawali Parama Indonesia (RPI) yang diduga milik Matheus. Penunjukan PT RPI sebagai salah satu rekanan tersebut diduga diketahui Juliari dan disetujui oleh Adi Wahyono.

Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima fee Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus kepada Juliari Batubara melalui Adi dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar. Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh Eko dan Shelvy N, selaku orang kepercayaan Juliari untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.
Untuk periode kedua pelaksanaan paket Bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan Juliari.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kepala BKKBN Ungkap Penyebab Stunting di Indonesia

Saat ini total angka kelahiran per tahun sebanyak 5 juta dan sekitar 1,2 juta bayi di antaranya dalam kondisi kurang gizi kronis atau stunting.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Tolok Ukur Pemulihan Ekonomi

“Bagaimana menampilkan Polri yang tegas namun manis. Tentunya, bagaimana menampilkan Polri yang mampu memberikan pelayanan publik yang baik,” kata Jend. Sigit.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Sidang Vonis Jaksa Pinangki Digelar 8 Februari 2021

Setelah mendengar waktu pembacaan vonisnya sudah ditetapkan, Pinangki kembali meminta belas kasih dari para hakim.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Tersangka Rasisme, Ambroncius Nababan Resmi Ditahan

Ketua Umum DPP Projamin atau Pro Jokowi-Ma'ruf Amin itu terancam hukuman lima tahun penjara atas kasus rasisme terhadap Natalius Pigai.

NASIONAL | 27 Januari 2021

PT SMGP Akui Ada Kebocoran Pipa Gas Diduga Menyebabkan 5 Orang Tewas di Madina

Menurut Krishna, peristiwa kebocoran gas terjadi saat PT SMGP melakukan uji untuk pengoperasian di salah satu sumur uap panas bumi.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Empat Teroris Aceh Berniat Hijrah ke Suriah

Empat dari lima terduga teroris pendukung ISIS yang ditangkap di wilayah hukum Polda Aceh karena terkait dengan rentetan teror, berencana hijrah ke Suriah.

NASIONAL | 27 Januari 2021

LPSK Beberkan Pekerjaan Rumah Jenderal Sigit

Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Empat Teroris Aceh Berniat Hijrah ke Suriah

Empat orang itu juga merupakan buron Densus 88/Antiteror.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Ketua Fraksi PKS: Selamat Bertugas Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR, Jazuli Juwaini mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai sebagai Kapolri.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Salah Paham Terkait Fungsi Vaksin Jadi Pemicu Meningkatnya Kasus Covid-19

Vaksin dianggap sebagai obat untuk mematikan Covid-19.

NASIONAL | 27 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS