Logo BeritaSatu

Dirjen PPKL, KLHK Karliansyah Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel

Rabu, 27 Januari 2021 | 07:20 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) MR Karliansyah mengatakan dari 51% total tutupan hutan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, seluas 46% berada di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan hanya 5% yang berada di DAS Barito wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Perubahan areal berhutan di DAS Barito wilayah Kalsel terluas menjadi pertanian lahan kering campur, semak belukar rawa dan semak belukar. Perubahan areal berhutan menjadi pertambangan dan perkebunan juga telah terjadi sejak tahun 1990an baik untuk perkebunan sawit maupun karet.

Paparan Dirjen Karliansyah tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi langkah tindak lanjut ke depan dalam penanganan musibah banjir dan upaya pemulihan lingkungan di Kalimantan Selatan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Rapat yang dipimpin Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Alue Dohong, Selasa (26/1/2021), juga dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Oleh karena itu, lanjut Karliansyah , tata kelola air perlu ditingkatkan, khususnya pengelolaan dan pengawasan air limpasan yang terjadi di daerah hulu melalui pembangunan prasarana penampungan dan pengaliran air, karena rekayasa vegetasi saja dinilai tidak cukup.

Dalam rangka penanganan dan upaya pemulihan lingkungan ke depan, Karliansyah menawarkan beberapa pendekatan:

Pertama, pendekatan vegetatif antara lain melakukan rehabilitasi hutan dan lahan pada lahan kritis dengan mempertimbangkan lokasi banjir dan longsor serta proposional tutupan vegetasi pada segmen-segmen sungai yang kritis.
Penanaman atau penggantian tanaman pada daerah sempadan sungai yang berada di perkebunan (perkebunan sawit), pengaturan dan pembatasan pembukaan lahan dan rasio penanaman yang diwajibkan (pertambangan, perkebunan, kehutanan), percepatan pemulihan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan, dan peningkatan kualitas tutupan lahan pada pertanian lahan kering dengan pembangunan agroforestri.

Kedua pendekatan sipil teknis antara lain pembangunan bangunan konservasi tanah dan air pada daerah dengan tingkat erosi tinggi, pengurangan pasokan limpasan air dari hulu/pembangunan waduk, dam dan bendungan pada tipe daerah tangkapan air yang luas, normalisasi alur sungai/pengerukan sungai, pelaksanaan pembangunan embung-embung pada perkebunan dan hutan tanaman, dan pemanfaatan lubang-lubang tambang untuk pengendalian banjir.

Ketiga, pendekatan sosial berupa kegiatan ekoriparian, transformasi budaya melalui perubahan profesi dari masyarakat ke Perhutanan Sosial, dan mengdukasi publik tentang pentingnya DAS dan lingkungan.

Keempat, pendekatan hukum berupa penerapan Undang Undang Cipta Kerja serta penyelesaian Rancangan Peraturan Presiden tentang Percepatan Pemulihan Lingkungan Akibat Aktivitas Pertambangan

Curah Hujan Ekstrem

Sementara itu, Wakil Menteri LHK Aloe Dohong mengungkapkan, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa antara tanggal 1-18 Januari 2021 tercatat 121 bencana banjir dan 23 kejadian longsor di 21 provinsi dan 91 kabupaten/kota. Salah satu di antaranya adalah bencana banjir di Kalimantan Selatan.

Ia mengatakan, banjir di Kalsel dipacu oleh curah hujan yang sangat ekstrem atau 300 mm dalam dua hari menimpa 11 dari 13 kabupaten/jota se-Kalsel. Ribuan rumah terendam dalam beberapa hari, jalur transportasi darat antar kota sempat terputus dan ratusan ribu masyarakat harus diungsikan.

Menurtnya, data dan fakta lapangan atas berbagai bencana banjir dan longsor di berbagai tempat tersebut dari tahun ke tahun, terutama tahun 2020 dan awal 2021, sangat jelas menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan merupakan salah satu faktor penyebab utama bencana alam tersebut.

"Kerusakan lingkungan merupakan masalah kronis dan akumulatif dari banyak persoalan dalam kurun waktu yang sangat panjang (ukuran puluhan tahun) dan dari akumulasi banyak aktivitas manusia yang kurang bersahabat dan ramah terhadap keberlanjutan nilai dan fungsi lingkungan hidup," katanya.

Dijelaskan, data menunjukkan bahwa luas Kawasan Hutan di DAS Barito Kalsel hanya 39,9% dan sisanya 60,7% berupa Areal Penggunaan Lain (APL) atau di luar Kawasan Hutan. Dengan kata lain, sebetulnya DAS Barito Kalsel memang lebih banyak dipergunakan untuk kebutuhan masyarakat.

Menanggapai arahan Wamen LHK Alue Dohong, Gubernur Syahbirin Noor menyatakan apresiasi dan penghargaan rakyat dan Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Presien Joko Widodo (Jokowi) atas perhatian, aksi tanggap darurat, serta respon cepat pemerintah pusat, TNI dan Polri Polri berupa bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Syahbirin juga menyatakan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian LHK atas prakarsa rapat koordinasi dalam rangka membantu penanganan banjir dan upaya pemulihan lingkungan di Kalsel.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sejak tahun 2017 telah mencabut 645 Izin Usaha Pertambangan (IUP) dari 9545 IUP yang diserahkan oleh kabupaten/kota.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tidak pernah mengeluarkan lagi izin tambang maupun perkebunan dan kehutanan, sesuai dengan moratorium hutan primer dan lahan gambut semua dilakukan untuk melindungi fungsi lingkungan di Provinsi Kalimantan Selatan agar tetap lestari,” ujar Gubernur Kalsel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 17 ruas jalan tergenang dan 41 RT terdampak banjir Jakarta

NEWS | 6 Oktober 2022

Dana Desa Bisa untuk Atasi Susah Sinyal di Pelosok Kaltim

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyarankan agar dana desa digunakan untuk memudahkan masyarakat desa mengakses internet di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolres Belum Terima Laporan Korban Hilang di MTsN 19

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima adanya laporan orang hilang di lokasi tembok MTSn 19 Pondok Labu, Cilandak yang ambruk akibat banjir.

NEWS | 6 Oktober 2022

Besok, Polisi Periksa Baim Wong dan Paula Verhoeven Terkait Prank KDRT

Penyidik Polres Jakarta Selatan akan memeriksa Baim Wong dan Paula Verhoeven pada Jumat (7/10/2022) terkait prank KDRT

NEWS | 6 Oktober 2022

Banjir di Pulogadung, Gulkarmat Jaktim Kerahkan Personel dan Perahu Karet

Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan personel dan perahu karet untuk mengatasi banjir di Pulogadung.

NEWS | 6 Oktober 2022

Presiden Jokowi Tak Salami Kapolri, Ini Penjelasan Istana

Pihak Istana Kepresidenan memberikan penjelasan terkait Presiden Jokowi yang tidak menyalami Kapolri pada, Rabu (5/10/2022).

NEWS | 6 Oktober 2022

Saat KPK Enggan Berpolemik Terkait Penyelidikan Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat menyatakan enggan berpolemik terkait penyelidikan kasus Formula E.

NEWS | 6 Oktober 2022

Gerindra: Prabowo Siap Hadapi Anies di Pilpres 2024

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto siap fight melawan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024.

NEWS | 6 Oktober 2022

Banjir Jakarta, Hindari Titik-titik Genangan di Daerah Ini

Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya membuat genangan alias banjir Jakarta pada Kamis (6/10/2022).

NEWS | 6 Oktober 2022

Diguyur Hujan Deras, 4 Pintu Air di Jakarta Status Waspada Banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya mengakibatkan 4 pintu air di wilayah Jakarta dalam status waspada atau Siaga 3 banjir.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings