Ketua Umum DPP N4J: Pelantikan Kapolri Membawa Pesan Kebangsaan yang Kuat
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ketua Umum DPP N4J: Pelantikan Kapolri Membawa Pesan Kebangsaan yang Kuat

Rabu, 27 Januari 2021 | 14:59 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP Nusantara Untuk Jokowi (N4J) RE Nainggolan mengapresiasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melantik Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri yang baru. Tugas Jenderal Sigit sebagai Kapolri dipastikan didukung oleh seluruh komponen bangsa.

"Lebih dari sekadar agenda rutin pergantian pucuk pimpinan Polri, kita melihat ada pesan kebangsaan yang kuat dan indah. Bahwa semua putra terbaik Polri bisa menapak karier hingga ke puncak, tanpa melihat latar belakang. Semata-mata profesionalisme, kemampuan, dan tentu saja loyalitas kepada atasan, dalam hal ini Presiden selaku Kepala Negara," ujar RE Nainggolan melalui keterangan tertulisnya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (27/1/2020).

Tokoh masyarakat yang juga telah menapak karier puncak birokrasi sebagai sekda Provinsi Sumut ini menilai, tidak ada yang harus dipermasalahkan dalam pelantikan tersebut.

"Ini peristiwa yang kita yakini memperteguh tenun dan ikatan kebangsaan kita. Lagi pula, dinamika penunjukan kapolri baru dari kalangan non-muslim bukan hal yang baru," katanya.

Sejarah Polri memang mencatat nama Jenderal Widodo Budidarmo, Kapolri periode 1974-1978. Sebelumnya, Jenderal Budidarmo juga pernah menjadi Kapolda Sumut.

"Tidak pada tempatnya lagi kita senantiasa digelisahkan oleh faktor suku, agama maupun ras seseorang. Publik sudah semakin dewasa untuk menilai seorang pemimpin mestinya dari aspek kompetensi, dedikasi, profesionalisme dan integritas," ujarnya.

RE Nainggolan yang juga dinilai masyarakat cukup sukses dan berhasil saat menjadi Sekretaris Wilayah Daerah Provinsi Sumatera Utara itu mengimbau agar wacana yang mengemuka terkait jabatan publik bukanlah dari sisi identitas atau latar belakang khususnya latar belakang agama seseorang.

"Inilah saatnya kita lebih melihat kemampuan, kompetensi dan kebhinekaan. Wacana yang perlu kita bangun dan diskusikan publik adalah soal kecakapan, kemampuan, profesionalisme dan integritas sesorang. Bapak Presiden dengan semua jajaran yang terlibat dalam proses ini, tentu sudah sampai pada kesimpulan dan penilaian bahwa Pak Sigit layak menjadi Kapolri baru menggantikan Pak Idham Azis," katanya.

RE Nainggolan menambahkan, dirinya mengikuti perkembangan karier dan sepak terjang Listyo Sigit. Saat menjadi Kapolda Banten, beliau dengan cemerlang bisa membangun komunikasi dengan para ulama dan tokoh masyarakat di sana dengan hangat sehingga tercipta hubungan yang harmonis di antara setiap umat beragama.

"Ini catatan penting. Pak Sigit dikenal dekat dengan ulama di Banten. Kemampuan membangun komunikasi dan saling percaya, saya kira tak usah diragukan lagi, sehingga dapat membangun kamtibmas Banten yang harmonis dan kondusif," jelas dia.

Pada bagian lain, RE menilai tantangan Komjen Listyo Sigit ke depan sebagai pimpinan Polri sudah jelas pandemi Covid-19.

"Bersama dengan komponen penegakan hukum yang lain, Polri adalah ujung tombak pelaksanaan ketat protokol kesehatan Covid-19, sekaligus mencegah dan menangani gangguan keamanan terkait sikap gerak radikalisme yang menciptakan instabilitas dan mengancam kedaulatan negara" katanya.

RE mengakui, Kapolri baru dihadang tugas sangat berat. "Tetapi kita yakin, beliau akan berhasil mengemban amanah dan tugas berat ini. Kita doakan dan dukung bersama," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

14.754 Tenaga Kesehatan di Jambi Belum Divaksinasi

Tenaga kesehatan yang belum divaksinasi itu tersebar di dua kota, dan sembilan kabupaten.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Polres Madina Gagalkan Pengiriman 576 Ganja Tujuan Jakarta

Ketiga pelaku ditangkap dari dalam sebuah truk bemuatan ganja yang dikemas dalam 26 karung ukuran besar.

NASIONAL | 27 Januari 2021

PT DI Kirimkan Pesawat Pertama Atas Kontrak dengan Kemhan

Pesawat pertama itu merupakan realisasi dari kontrak pengadaan sembilan unit pesawat NC212i dengan Kementerian Pertahanan pada 29 Desember 2017.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Dirjen PPKL, KLHK Karliansyah Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel

Oleh karena itu, lanjut Karliansyah , tata kelola air perlu ditingkatkan, khususnya pengelolaan dan pengawasan air limpasan yang terjadi di daerah hulu.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Pemprov Sumut Anggarkan Rp 271,303 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Jumlah anggaran itu ditangani langsung oleh 16 organisasi perangkat daerah (OPD) dalam lingkungan kerja Pemprov Sumut.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Bengkulu Distribusikan 11.600 Vaksin Covid-19 ke Tujuh Kabupaten

Diharapkan hasil capaian pelaksanaan vaksinasi nakes di Bengkulu dapat meningkat dari saat ini yang baru mencapai 12 persen.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Kasus Suap Bansos, KPK Periksa Eks Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus

Keterangan Ihsan dibutuhkan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bansos di Kemsos, Adi Wahyono.

NASIONAL | 27 Januari 2021

2.127 Nakes di Banten Gagal Divaksin, Ini Penyebabnya

"Alasannya karena komorbid, pernah terpapar Covid-19, sedang hamil dan sedang menyusui,” ujar Agus.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Periksa Staf Ahli Mensos, KPK Dalami Tahapan Bansos Covid-19

KPK juga mendalami perolehan jumlah paket bansos yang disuplai dari PT Pertani untuk didistribusikan di Jabodetabek.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Kepala BKKBN Ungkap Penyebab Stunting di Indonesia

Saat ini total angka kelahiran per tahun sebanyak 5 juta dan sekitar 1,2 juta bayi di antaranya dalam kondisi kurang gizi kronis atau stunting.

NASIONAL | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS