Anggota DPR Firman Subagyo Tegaskan di Era Presiden Jokowi Tak Ada Obral Izin
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Anggota DPR Firman Subagyo Tegaskan di Era Presiden Jokowi Tak Ada Obral Izin

Rabu, 27 Januari 2021 | 15:58 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Era Pemerntahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baik ada masa pemerintahan pertama (2014-2019) dan masa pemerintahan kedua (mulai Oktober 2019 hingga saat ini) terus melakukan berbagai terobosan termasuk dalam hal perizinan. Izin-izin diperketat dan diawasi penggunaannya agar sesuai dengan peruntukan. Dalam kaitan ini terobosan perizinan dilakukan demi mempermudah investasi dan juga memotong birokrasi yang berbelit seperti dalam UU Cipta Kerja yang belum lama disetujui dan diundangkan.

“Jadi saya menilai, tidak ada namanya obral ijin di masa pemerintahan Presiden Jokowi. Pak Jokowi sejak awal konsisten bagaimana memajukan ekonomi dengan memangkas birokrasi berbelit, tetapi mengawasi secara ketat berbagai izin. Termasuk ijin pada sektor kehutanan,” ujar anggota Komisi IV DPR Firman Subagyo, Rabu (27/1/2021).

Firman Subagyo mengatakan, ketatnya perizinan bidang kehutanan di masa Presiden Jokowi, karena ada mekanisme pengawasan teknis dan administratif. Tugas pengawasan itu kini dipegang oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar yang sangat berat, mengingat banyak permasalahan kehutanan di masa lalu, seolah-olah hasil dari kerja Pemerintahan Jokowi.

“Saya kebetulan sudah empat periode di Komisi IV DPR yang bermitra dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, juga Kementerian Pertanian. Dari pengawasan Komisi IV, kami tidak mendapati adanya obral perijinan. Jika hal itu terjadi, pasti, sejak awal kita cegah, buktinya tidak ada. Tudingan adanya obral ijin itu sangat tendensius dan tak berdasar,” tegas Firman Subagyo.

Politisi senior Partai Golkar ini mengakui terobosan yang dilakukan Presiden Jokowi ketika menggabungkan bidang lingkungan hidup dan kehutanan menjadi satu kementerian yakni Kementerian LHK dan itu sangat berat,mengingat banyak orang kerap melihat kerusakan lingkungan dan mengaitkannya dengan persoalan kehutanan.

“Karena persoalan itu terjadi sudah puluhan tahun sejak era Orde Baru, maka Menteri LHK yang sekarang ini yaitu Menteri Siti Nurbaya kebagian ‘cuci piring’ atau ‘bersih-bersih’. Ironisnya lagi banyak orang yang tidak mengetahui persoalan dengan baik dan didukung data akurat, melempar isu atau pernyataan tak berdasar, seolah pada masa Jokowi ini banyak obral ijin dan lingkungan rusak,” papar Firman Subagyo.

Selama bermitra dengan KLHK di bawah Menteri Menteri Siti Nurbaya, Komisi IV malah mendapat banyak masukan dan perubahan-perubahan yang dilakukan telah menuai hasil, misalanya kurangnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), perbaikan lingkungan, tata kelola birokrasi yang semakin baik, dan pujian dunia internasional karena pengelolaan hutan yang baik.

Selanjutnya kata Firman Subagyo, kita bisa melihat bagaimana keterlanjuran kebun sawit, baru sekarang di era Jokowi ini ada terobosan dengan dibuat dasar hukumnya dulu, lalu diakomodir di dalam UU Cipta Kerja. “Sebelum era Jokowi, tidak ada terobosan persoalan kehutanan yang menahun.Mema berat dan butuh waktu,” katanya.

Penambangan dan Banjir

Firman Subagyo juga menyinggung adanya banjir di Kalimantan Selatan dalam kaitan penambangan di sana. Menurutnya, dalam konteks banjir, persoalannya bukan 1-2 tahun ini, tapi puluhan tahun silam, di masa Pemerintahan Orde Baru, di mana investor mengelola hutan.karena pemerintah tidka punya uang untuk memanfaatkan harta kekayaan hutan itu.

Dampak dari penambangan yang puluhan tahun, reklamasi dan reboisasi terhambat, bahkan tidak bisa mencapai target karena KLHK tidak punya uang, dan kewajiban dari investor atau retribusinya malah jatuh ke Kementerian Pertambangan dan Energi.

“Saat ini meski dana reboisasi dan reklamasi masuk APBN tapi tidak fokus dan jumlahnya kecil, makanya dalam UU Cita Kerja diatur soal ini agar ke depan lingkungan tidak rusak dan usaha bisa terus berjalan,” tambah Firman.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hadiah Satu Juta untuk Pembuat Video Buang Sampah Sembarangan di Bengkulu

Sehmi mengatakan, jika ada video warga membuang sampah sembarangan akan diviralkan untuk memberikan pelajaran kepada yang bersangkutan.

NASIONAL | 27 Januari 2021

2 Pekan Sungai Batanghari Meluap, 3 Warga Jambi Tewas Tenggelam

Kemungkinan korban sudah tewas karena sudah sepekan tidak ditemukan.

NASIONAL | 27 Januari 2021

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Eks Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus

Penjadwalan ulang dilakukan karena Ihsan Maulana belum menerima surat pemanggilan dari KPK.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Petugas Labfor Teliti Kondisi Udara di Madina

Labfor Polda Sumut masih melakukan pengecekan atas kondisi udara di Desa Sibanggor Julu terkait tewasnya lima warga karena menghirup gas beracun.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Rektor USU Muryanto Amin Dilantik 28 Januari

MWA USU menggelar rapat dalam membahas pelantikan Dr Muryanto Amin sebagai Rektor USU periode 2021-2026 pada Kamis (28/1/2021) siang.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Ketua Umum DPP N4J: Pelantikan Kapolri Membawa Pesan Kebangsaan yang Kuat

RE Nainggolan menambahkan, dirinya mengikuti perkembangan karier dan sepak terjang Listyo Sigit.

NASIONAL | 27 Januari 2021

14.754 Tenaga Kesehatan di Jambi Belum Divaksinasi

Tenaga kesehatan yang belum divaksinasi itu tersebar di dua kota, dan sembilan kabupaten.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Polres Madina Gagalkan Pengiriman 576 Ganja Tujuan Jakarta

Ketiga pelaku ditangkap dari dalam sebuah truk bemuatan ganja yang dikemas dalam 26 karung ukuran besar.

NASIONAL | 27 Januari 2021

PT DI Kirimkan Pesawat Pertama Atas Kontrak dengan Kemhan

Pesawat pertama itu merupakan realisasi dari kontrak pengadaan sembilan unit pesawat NC212i dengan Kementerian Pertahanan pada 29 Desember 2017.

NASIONAL | 26 Januari 2021

Dirjen PPKL, KLHK Karliansyah Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel

Oleh karena itu, lanjut Karliansyah , tata kelola air perlu ditingkatkan, khususnya pengelolaan dan pengawasan air limpasan yang terjadi di daerah hulu.

NASIONAL | 27 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS