Ganjar: Banyak Persoalan Harus Diselesaikan jika Lockdown
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Ganjar: Banyak Persoalan Harus Diselesaikan jika Lockdown

Rabu, 27 Januari 2021 | 16:25 WIB
Oleh : Stefi Thenu / LES

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengakui, sudah banyak negara yang menggunakan teori lockdown, namun belakangan kasus Covid-19 kembali muncul.

Terbaru, seorang epidemolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mendesak pemerintah melakukan mekanisme lockdown. Jika tidak bisa secara keseluruhan, Dicky meminta lockdown dilakukan di seluruh pulau Jawa.

"Sebenarnya kalau pakai teori itu sudah banyak juga. Ada yang sudah pernah lockdown, gitu kan, tapi (kasus Covid-19) muncul lagi. Sekarang ada banyak pertimbangan, yang dibutuhkan itu sebenarnya dukungan masyarakat," kata Ganjar, Rabu (27/1/2021).

Ganjar menegaskan, lockdown itu bukan tanpa masalah. Pernyataan soal lockdown itu gampang, akan tetapi banyak persoalan yang harus diselesaikan dengan adanya kebijakan itu.

"Statemen lockdown itu gampang. Harus lockdown. Oke. Tapi kan turunanya kan banyak yang harus diselesaikan," ucapnya.

Memang banyak diskusi yang digelar soal lockdown ini, mereka yang mendukung teori ini menilai, persoalan turunan dari kebijakan lockdown menjadi urusan pemerintah. Mereka menilai, seharusnya pemerintah bisa mengatur persoalan itu.

"Oh tidak. Tidak semudah itu. Benturan-benturan mesti kita eliminasi. Idealnya begitu (lockdown), tapi kalau enggak bisa, ya kita ambil grade yang kedua," tegasnya.

Hari ini lanjut Ganjar, yang dibutuhkan adalah edukasi dan sosialisasi. Dukungan masyarakat juga harus ditingkatkan. Untuk itu, dirinya sudah meminta Disporapar, Disperindag dan lainnya yang menangani soal bisnis, agar terus mengedukasi adaptasi baru dan tertib. Ia mencontohkan, restoran, mal, pasar, rumah makan semuanya ditata dengan protokol kesehatan yang ketat, maka itu bisa berdampak positif.

"Sebenarnya semuanya bisa untuk tertib. Kalau sebelumnya di restoran itu ada 50 kursi, dipangkas jadi 20, dan ditata dengan jarak dan diberikan partisi. Kalau semua sadar dan mendukung, sebenarnya bisa. Sambil pemerintah mengedukasi dan mengontrol," imbuhnya.

Setelah itu lanjut dia adalah ketegasan. Makin tegas protokol kesehatan, menurutnya akan semakin baik.

"Mudah-mudahan, Kapolri baru kan sudah dilantik. Maka kalau aturan sudah dipertegas, maka diharapkan bisa meningkatkan efek jera. Maka menurut saya saat ini, sanksi denda penting," katanya.

Pemerintah lanjut Ganjar sudah melakukan banyak cara untuk menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah penerapan PPKM Jawa-Bali yang saat ini sedang berlangsung.

Akan tetapi, PPKM saja lanjut Ganjar masih kurang. Harus ada dukungan masyarakat dan pemerintah juga harus memberikan alternatif agar mereka semua tetap bisa bekerja.

"Meski begitu, PPKM di Jawa Tengah ini memiliki dampak positif, saya berterimakasih pada seluruh Bupati/Wali Kota yang serentak melakukan PPKM ini. Itu wujud kesadaran yang luar biasa dari seluruh Bupati/Wali Kota," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapolri Baru, Ganjar Berharap Ada Reformasi Besar

“Saya menyampaikan selamat kepada Pak Kapolri yang baru, Pak Sigit Listyo, mudah-mudahan bisa membawa amanah ini dengan sangat baik,” ujar Ganjar.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Akhyar Bakal Dilantik Sebagai Wali Kota dengan Masa Jabatan Tercepat di Indonesia

Gubernur Sumut tidak mempersoalkan pelantikan Akhyar Nasution sebagai Wali Kota Medan meski sisa jabatan yang diemban hanya tinggal tiga pekan.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Mendagri: Tata Kelola Jadi Sumber Masalah Dana Otsus Papua

Persoalan tata kelola dana Otsus Papua dimulai sejak perencanaan, eksekusi hingga pengawasan keuangan.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Penangkapan 2 Tanker Asing, Aksi Bakamla Diapresiasi

Bakamla adalah institusi strategis yang handal menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Anggota DPR Firman Subagyo Tegaskan di Era Presiden Jokowi Tak Ada Obral Izin

Politisi senior Partai Golkar ini mengakui terobosan Presiden Jokowi ketika menggabungkan bidang lingkungan hidup dan kehutanan menjadi satu kementerian.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Hadiah Satu Juta untuk Pembuat Video Buang Sampah Sembarangan di Bengkulu

Sehmi mengatakan, jika ada video warga membuang sampah sembarangan akan diviralkan untuk memberikan pelajaran kepada yang bersangkutan.

NASIONAL | 27 Januari 2021

2 Pekan Sungai Batanghari Meluap, 3 Warga Jambi Tewas Tenggelam

Kemungkinan korban sudah tewas karena sudah sepekan tidak ditemukan.

NASIONAL | 27 Januari 2021

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Eks Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus

Penjadwalan ulang dilakukan karena Ihsan Maulana belum menerima surat pemanggilan dari KPK.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Petugas Labfor Teliti Kondisi Udara di Madina

Labfor Polda Sumut masih melakukan pengecekan atas kondisi udara di Desa Sibanggor Julu terkait tewasnya lima warga karena menghirup gas beracun.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Rektor USU Muryanto Amin Dilantik 28 Januari

MWA USU menggelar rapat dalam membahas pelantikan Dr Muryanto Amin sebagai Rektor USU periode 2021-2026 pada Kamis (28/1/2021) siang.

NASIONAL | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS