Merapi Keluarkan Rentetan Awan Panas
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Merapi Keluarkan Rentetan Awan Panas

Rabu, 27 Januari 2021 | 18:06 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JAS

Yogyakarta, Beritasatu.com - Sejak Rabu (27/1/2021) pagi hingga siang, Gunung Merapi 36 kali mengeluarkan awan panas dan sekitar pukul 13.23 WIB terjadi awan panas yang cukup besar, dengan durasi 238,84 detik berkekuatan 50 amplitudo dengan jarak luncur 2.000 meter ke arah Barat Daya atau hulu sungai Krasak dan Boyong.

Kolom abu vulkanik membubung tinggi dan menyebabkan hujan abu yang disertai material pasir halus hingga ke Kota Boyolali, dan Deles, Kemalang, Klaten Jawa Tengah.

Frekuensi guguran dan luncuran awan panas (awan piroklastika) tercatat meningkat cukup tajam

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida dalam keterangan persnya Rabu (27/1/2021) sore mengatakan, aktivitas Gunung Merapi atau erupsi Merapi dimulai sejak tanggal 4 Januari lalu, dengan sifat efusif sesuai dengan karakter Merapi.

Dikakatakan Hanik, tipe Merapi yaitu erupsi dengan aktivitas berupa pertumbuhan kubah lava kemudian disertai dengan guguran lava dan awan panas. Terhitung pada Rabu, sejak pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB, Merapi setelah meluncurkan 36 awan panas guguran dengan jarak luncur antara 500 sampai 3.000 meter ke arah Barat Daya atau ke hulu sungai Krasak dan Boyong.

“Awan panas ini tercatat di seismograf dengan amplitudo antara 15 sampai dengan 60 mm dan durasi 83 sampai 197 detik. Sejumlah lokasi melaporkan kejadian hujan abu dengan intensitas tipis seperti di beberapa desa di Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali dan Boyolali Kota. Jarak luncur awan panas masih dalam radius bahaya yang direkomendasikan,” papar Hanik.

Saat ini, dikatakan Hanik, rekomendasi jarak bahaya erupsi Merapi masih tetap 5 kilometer dari puncak Merapi, pada alur sungao Boyong, dan Putih.

“Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di daerah yang direkomendasikan tersebut dan hujan abu dapat terjadi sebagai akibat kejadian awan panas guguran, untuk itu masyarakat diharapkan untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik seperti menggunakan masker menggunakan kacamata dan penutup sumber air,” ujar Hanik.

Dengan adanya hujan abu ini, maka masyarakat juga perlu mewaspadai bahaya lahar hujan terutama saat terjadi hujan di puncak Gunung.

“Kemudian untuk rekomendasi potensi bahaya yang ada di Gunung Merapi saat ini ini adalah berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Selatan Barat Daya yaitu meliputi kali Boyong, Bedok, Krasak dan Putih dengan jarak maksimal lima kilometer dari puncak. Sedangkan erupsi eksplosif, masih berpeluang terjadi dengan lontaran material vulkanik diperkirakan mencapai radius tiga kilometer dari puncak,” papar Hanik.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto langsung meminta masyarakat Turgo Kalurahan Purwobinangun, Pakem, Sleman terutama yang bermukim diseputaran Kali Boyong, untuk turun dan berkumpul di barak pengungsian SD Sanjaya Tritis.

Dikatakan, total warga Turgo yang wajib turun berjumlah sekitar 150 jiwa.

“ Angkanya masih terus berkembang, saat ini, persiapan terus dilakukan. Karena gedung SD Sanjaya Tritis yang digunakan mengungsi sementara masih belum maksimal, khususnya sistem jaga jarak,” katanya.

"Kita siapkan pengungsian di barak Pandanpuro dan Purwobinangun yang sudah disiapkan," paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNN Sumut Amankan 4 Penyelundup Narkoba di Bandara Kualanamu

BNN Sumut mengamankan empat tersangka penyelundup narkoba jenis sabu-sabu di Bandara Kualanamu.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Waduh, Pembangunan Tol Trans Sumatera Terancam Mandek

Penyertaan Modal Negara yang mengalami defisit dan biaya pengadaan tanah yang luar biasa mahal menyebabkan proyek konstruksi Jalan Tol Trans Sumatera terancam.

NASIONAL | 27 Januari 2021

KSP Siap Perjuangkan Nasib Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer

KSP menyatakan siap memfasilitasi perjuangan guru dan tenaga kependidikan honorer nonkategori (GTKNHK 35+) untuk menjadi menjadi pegawai P3K.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Wajib Lapor, Gisel dan Michael Yukinobu Kooperatif

Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes kooperatif melakukan wajib lapor seminggu dua kali terkait kasus video syur.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Panji Tribrata Resmi Diserahkan Ke Jenderal Sigit

Upacara serah terima jabatan Kapolri ditandai dengan penyerahan Panji Tribrata dari Jenderal Idham Azis kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Vaksinasi di Jateng Capai 52,4 Persen

Sebanyak 86.570 tenaga kesehatan di Jawa Tengah telah disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Science dan PT Bio Farma.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Polisi Masih Buru Penyebar Pertama Video Syur Gisel

Penyidik masih terus menyelidiki dan mencari siapa orang yang pertama kali menyebarkan video syur Gisella Anastasia alias Gisel.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Ganjar Bersiap Terima Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Besok

Ganjar mengaku tidak memiliki persiapan khusus jelang vaksinasi tahap kedua itu. Sebab, vaksinasi bukan hal yang pertama ia lakukan.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Komisi III DPR RI Uji Kelayakan Calon Hakim Hakim Agung

Rapat digelar secara fisik dan virtual Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Demond Junaidi Mahesa.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Ganjar: Banyak Persoalan Harus Diselesaikan jika Lockdown

Ada yang sudah pernah lockdown, gitu kan, tapi (kasus Covid-19) muncul lagi.

NASIONAL | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS