Kemristek Dorong Pengembangan Ventilator ICU Pertama di Indonesia
Logo BeritaSatu

Kemristek Dorong Pengembangan Ventilator ICU Pertama di Indonesia

Rabu, 27 Januari 2021 | 20:38 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pengembangan ventilator ICU pertama pada 2021 di Indonesia. Berbeda dengan pengembangan ventilator sebelumnya, ventilator ICU sangat atau mutlak harus diuji klinis, yang ternyata juga tidak mudah.

“Saat ini, ada lima lembaga yang tengah mengembangkan ventilator ICU,” kata Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro dalam Rapat Koordinasi Riset dan Inovasi Nasional 2021, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (27/1/2021).

Dia berharap pada 2021 akan ada satu ventilator ICU yang berhasil lolos uji dari Balai Pengaman Fasilitas Kesehatan, lolos uji klinis, dan mendapatkan izin untuk bisa dipakai di dalam penanganan pasien.

Menristek melanjutkan, teknologi dalam pengembangan ventilator seharusnya bisa dikuasai untuk berbagai menciptakan berbagai jenis ventilator termasuk yang invasif dan noninvasif. Jika anak bangsa bisa mengembangkan ventilator untuk kebutuhan dalam negeri, maka itu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Lagi pula ventilator sangat dibutuhkan dalam penanganan pasien terutama saat pandemi Covid-19 sekarang ini. Sebelumnya, selama masa pandemi, Indonesia telah mengembangkan sejumlah ventilator di antaranya Vent-I Origin, COVENT-20, dan GERLIP HFNC-01.

Selain ventilator, sejumlah inovasi juga dimunculkan selama pandemi ini seiring dibentuknya konsorsium riset dan inovasi penanganan Covid-19 oleh Kemristek, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian pengembangan.

"Inovasi itu antara lain rapid test, PCR test kit, pembersih ruang dari virus, ventilator, dan mobile lab BSL-2," katanya.

Bambang menambahkan, mobile BSL-2 ini membantu optimalisasi testing dan tracing. Lab berjalan karya inovasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ini mampu memeriksa 1.000 sampel per hari. Satu sampel hasilnya dapat diketahui dalam 4 jam.

Ada pula GeNose pemeriksaan berbasis kecerdasan buatan, yang dapat mengetahui virus Covid-19 sebagai screening awal dengan hembusan napas. Pada Februari 2021, inovasi buatan Universitas Gadjah Mada ini akan diproduksi sebanyak 5.000 unit dan pada Maret bisa mencapai 10.000 unit.

Vaksin
Kemudian, meski Indonesia mengimpor vaksin, upaya pengembangan vaksin dalam negeri terus dilakukan lewat vaksin Merah Putih.

"Vaksin Merah Putih dikembangkan dalam enam platform yakni dari Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Bandung dan UGM," tuturnya.

Inovasi lain yang akan didorong adalah pengembangan tes kit untuk mengukur antibodi sebelum dan sesudah divaksin.

"Apakah antibodi muncul, perlu memiliki tes kit ini untuk mengetahui setelah enam bulan atau setelah setahun apakah antibodi masih ada. Dengan demikian, bisa diputuskan revaksinasi," paparnya.

Selain itu, Kemristek juga mendorong alternatif pemeriksaan swab menggunakan air liur. Sampel ini diharapkan membuat nyaman seseorang yang dites tanpa mengorbankan akurasinya. Alat itu akan membantu dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 terutama terkait testing.

Menurut Bambang, jika bisa menciptakan alat tes yang berbasis air liur, maka bisa mengurangi satu tahapan di dalam pengujian yakni ekstraksi RNA.

Saat ini lanjutnya, LIPI mengembangkan RT Lamp yang diharapkan menjadi pelengkap dari PCR test. Sebab, PCR test membutuhkan mesin PCR yang harganya tidak murah dan tidak tersedia di semua lokasi di Indonesia. Dengan inovasi tersebut, pemeriksaan tetap berpedoman PCR sebagai gold standard.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ubah Kurikulum Pendidikan Tinggi, Kemdikbud Akan Fokus pada Potensi Mahasiswa

Kebanyakan kurikulum yang dirancang selama ini mengacu pada kemampuan dosen, bukan pada kemampuan mahasiswa.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Anggota DPRD PSI Kota Manado Sumbangkan Gaji untuk Korban Banjir

Banjir ini mengakibatkan ribuan keluarga terdampak, tiga warga meninggal dunia, dan satu orang hilang.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Sekjen MUI: Ulama Dapat Dilibatkan dalam Mendeteksi Dini Radikalisme

Peran ulama diperlukan dalam kehidupan beragama dan untuk melindungi umat dari paham-paham tersebut.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Edhy Prabowo Diduga Gunakan Uang Suap Ekspor Benur untuk Beli dan Minum Wine

Edhy Prabowo yang menjadi tersangka kasus ini diduga menggunakan uang yang diterima dari para eksportir benur untuk membeli dan meminum wine.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Istri Edhy Prabowo Diduga Kecipratan Aliran Dana Suap

Aliran uang itu diterima Iis Rosita Dewi dari Edhy Prabowo dan sekretaris pribadinya Amiril Mukminin.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Papua Baru Mencapai 3,36%

625 nakes telah menerima vaksin, 84 nakes tunda vaksin, dan 198 nakes batal vaksin.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Masyarakat Harus Dukung Vaksinasi untuk Keluar dari Krisis Akibat Pandemi

Dengan vaksinasi Covid-19 ini diharapkan akan bisa membawa bangsa Indonesia keluar dari krisis yang dampak multidimensi-nya kini dirasakan masyarakat.

NASIONAL | 27 Januari 2021

PT Agro Jabar Kerja Sama Penggemukan Sapi dengan NTB

Setiap tahunnya, kebutuhan daging sapi di Jabar 193.255 ton atau setara dengan 1.017.138 ekor sapi.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Kasus Edhy Prabowo, KPK Kumpulkan Bukti Dugaan Korupsi Lainnya

KPK tengah mengumpulkan bukti terkait adanya tindak pidana korupsi lain yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Vaksinasi, Wujud Keseriusan Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 gratis yang dilakukan merupakan wujud kesungguhan pemerintah dalam menangani penyebaran pandemi virus corona.

NASIONAL | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS