Petugas Lapas Lowokwaru Ungkap Penyelundupan 50 Paket Diduga Tembakau Gorilla dan Ganja
Logo BeritaSatu

Petugas Lapas Lowokwaru Ungkap Penyelundupan 50 Paket Diduga Tembakau Gorilla dan Ganja

Rabu, 27 Januari 2021 | 23:46 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / JAS

Malang, BeritaSatu.com - Petugas Lapas Kelas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lowokwaru, Malang, Jawa Timur mengungkap upaya penyelundupan 50 paket tembakau diduga jenis gorila dan ganja yang akan dikirim ke tiga orang narapidana (napi). Untuk mengelabuhi petugas, 50 paket diduga narkoba tersebut dicampur dengan mendol (makanan tradisional khas Malang).

"Tiga Paket bungkus makanan itu dikirim secara drive thru sekitar pukul 11.50 WIB siang tadi. Paket ini gagal diselundupkan karena tertangkap Sinar X," kata Kepala Keamanan Lapas Kelas I Lowokwaru Malang, I Wayan Nurasta Wibawa kepada Wartawan, Rabu (27/1/2021) di Malang.

Menurut Wayan, setelah terdeteksi sinar X petugas langsung membuka isi paketan tersebut. Hasilnya, ditemukan 50 paket yang dicurigai berisi tembakau gorila dan ganja di campur mendol yang dibalut dengan lakban.

"Barang ini tadi dikemas dalam bentuk makanan tradisional (mendol). Kita buka ternyata tembakau. Kami mencurigai tembakau ini, dan menduga ini tembakau gorila atau ganja. Karena kalau tembakau biasa kenapa harus disembunyikan?" ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, kata Wayan, 50 paket tembakau gorila dan ganja itu dikirim oleh tiga orang yang berbeda dengan nomor antrean 143, 150, dan 157 serta ditujukan kepada tiga orang napi berinisial AS, RW, dan YDP yang saat ini mendekam di dalam Lapas karena masalah peredaran narkotika. "Latar belakang ketiga warga binaan itu masalah narkotika, dan mendapatkan hukuman 7 tahun penjara dan baru menjalani selama 2 tahun," tandasnya.

Wayan mengaku saat ini kasus temuan dugaan tembakau gorila dan ganja itu dilaporkan ke petugas kepolisian agar dilakukan penyelidikan. "Sekarang temuan ini kita serahkan ke Polres Malang Kota," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Anria Rosa Piliang menyatakan akan menyelidiki temuan paket yang diduga tembakau gorila dan ganja tersebut. Untuk memastikan paket tersebut jenis narkoba atau bukan, pihaknya akan membawanya ke laboratorium forensik (labfor).

"Kita tunggu hasil Labfor, jika terbukti narkoba, nanti langsung akan kita proses," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemristek Dorong Pengembangan Ventilator ICU Pertama di Indonesia

Jika anak bangsa bisa mengembangkan ventilator untuk kebutuhan dalam negeri, maka itu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Ubah Kurikulum Pendidikan Tinggi, Kemdikbud Akan Fokus pada Potensi Mahasiswa

Kebanyakan kurikulum yang dirancang selama ini mengacu pada kemampuan dosen, bukan pada kemampuan mahasiswa.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Anggota DPRD PSI Kota Manado Sumbangkan Gaji untuk Korban Banjir

Banjir ini mengakibatkan ribuan keluarga terdampak, tiga warga meninggal dunia, dan satu orang hilang.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Sekjen MUI: Ulama Dapat Dilibatkan dalam Mendeteksi Dini Radikalisme

Peran ulama diperlukan dalam kehidupan beragama dan untuk melindungi umat dari paham-paham tersebut.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Edhy Prabowo Diduga Gunakan Uang Suap Ekspor Benur untuk Beli dan Minum Wine

Edhy Prabowo yang menjadi tersangka kasus ini diduga menggunakan uang yang diterima dari para eksportir benur untuk membeli dan meminum wine.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Istri Edhy Prabowo Diduga Kecipratan Aliran Dana Suap

Aliran uang itu diterima Iis Rosita Dewi dari Edhy Prabowo dan sekretaris pribadinya Amiril Mukminin.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Papua Baru Mencapai 3,36%

625 nakes telah menerima vaksin, 84 nakes tunda vaksin, dan 198 nakes batal vaksin.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Masyarakat Harus Dukung Vaksinasi untuk Keluar dari Krisis Akibat Pandemi

Dengan vaksinasi Covid-19 ini diharapkan akan bisa membawa bangsa Indonesia keluar dari krisis yang dampak multidimensi-nya kini dirasakan masyarakat.

NASIONAL | 27 Januari 2021

PT Agro Jabar Kerja Sama Penggemukan Sapi dengan NTB

Setiap tahunnya, kebutuhan daging sapi di Jabar 193.255 ton atau setara dengan 1.017.138 ekor sapi.

NASIONAL | 27 Januari 2021

Kasus Edhy Prabowo, KPK Kumpulkan Bukti Dugaan Korupsi Lainnya

KPK tengah mengumpulkan bukti terkait adanya tindak pidana korupsi lain yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

NASIONAL | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS