DPR Tegaskan Belum Bahas RUU Pemilu
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DPR Tegaskan Belum Bahas RUU Pemilu

Kamis, 28 Januari 2021 | 09:30 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilu sama sekali belum dimulai. Draf RUU Pemilu yang beredar masih dalam tahap harmonisasi di Badan Legislasi (Baleg) DPR. Artinya, terlalu dini untuk mengupas RUU yang merevisi Undang-Undang (UU) 7/2017, termasuk beberapa ketentuan terkait pemilihan kepala daerah (pilkada).

Demikian disampaikan Wakil Ketua Baleg, Achmad Baidowi, Kamis (28/1/2021). Baidowi menjelaskan RUU Pemilu merupakan usul inisiatif DPR. Komisi II DPR telah menyerahkan draf kepada Baleg. Dia menegaskan proses harmonisasi di Baleg masih belum rampung.

“Draf RUU Pemilu yang beredar di publik masih diharmonisasi di Baleg. Kalau disepakati baru diserahkan lagi ke Komisi II. Selanjutnya, Komisi II menyampaikan ke paripurna untuk menjadi usul inisiatif. Jadi belum ada pembahasan sama sekali,” tegasnya.

Dia menuturkan Badan Keahlian DPR turut mengupas draf RUU Pemilu. Saat penyerahan draf ke Baleg, lanjutnya, ada sejumlah pasal yang tidak disepakati fraksi-fraksi di Komisi II. Namun, draf tetap diajukan ke Baleg untuk diharmonisasi. Harapannya agar kesepakatan fraksi bisa terjadi Baleg.

“Sampai sejauh ini, sama sekali belum ada kesepakatan di Baleg. Kita tunggu saja. Jangan ada polemik di luar seolah-olah DPR mengusulkan hal tertentu. Kenapa? Karena sama sekali belum ada pembahasan,” ucapnya.

Dia menambahkan setelah nantinya sidang paripurna menyetujui dimulainya pembahasan, maka draf disampaikan kepada pemerintah. Pemerintah akan memberi tanggapan dalam bentuk daftar inventarisasi masalah (DIM). Berikutnya, DPR akan menantikan surat presiden (supres) berisi perintah pembahasan RUU dengan DPR, serta penunjukkan kementerian yang mewakili pemerintah.

Setelah surpres terbit, Baidowi mengatakan, Badan Musyawarah (Bamus) DPR akan bersidang untuk memutuskan alat kelengkapan dewan (AKD) yang membahas RUU Pemilu. AKD itu dapat berupa Baleg, Komisi II, dan Panitia Khusus (pansus).

“Sejauh ini, prosesnya masih di awal, bahkan kesepakatan harmonisasi di Baleg pun belum terjadi. Pembahasan substansi pasal RUU Pemilu masih sangat jauh. Istilahnya 'Belanda masih jauh bos',” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, kelanjutan nasib pembahasan RUU Pemilu bergantung pada hasil komunikasi antar partai politik yang masih berlangsung.

“Apakah (revisi UU Pemilu) perlu atau tidak perlu, ini masih menyangkut pendapat partai-partai yang sementara masih dikomunikasikan antara parpol-parpol yang ada. Karena itu, Partai Gerindra menunggu hasil komunikasi dan koordinasi antarparpol di DPR,” kata ketua harian Partai Gerindra tersebut.

Untuk diketahui, RUU Pemilu sebenarnya masuk dalam Program Legislasi Nasional Prioritas 2021. Namun, belakangan ini Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta agar pembahasan dihentikan. Padahal, jika RUU Pemilu dilanjutkan dan disepakati, maka akan ada perubahan terkait pilkada.

“Kami juga sedang menghitung dan kami kaji dan kami minta pendapat parpol lain mengenai perlu tidaknya Pilkada 2022 dan 2023,” ucap Dasco.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapolri Listyo Sigit Berikan Harapan Baru Bagi Masyarakat Papua

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dianggap mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat Papua.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Bertemu KSP, Forum Guru Honorer Perjuangkan Status Sebagai PNS

Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usia tigapuluh lima tahun ke atas berupaya agar mendapatkan Keppres sebagai PNS.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Gerindra Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir Terparah di Kalimantan Selatan

Partai Gerindra menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Pemuda Pancasila Gelar Doa Untuk Negeri

Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila bersama tokoh lintas agama menggelar acara Doa Untuk Negeri.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Pemerintah Butuh Dukungan Polri untuk Pulihkan Ekonomi

Pemerintah saat ini membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa untuk memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 28 Januari 2021

DPN Indonesia Perpanjang Pendaftaran Ujian Profesi Advokat

Ujian Profesi Advokat yang akan digelar Dewan Pengacara Nasional Indonesia menarik perhatian banyak calon peserta.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Wismoyo Meninggal di Usia 80 Tahun karena Sakit

Jenazah Wismoyo Arismunandar akan disemayamkan di kediamannya Jl Gempol no 10 Raya Bambu Apus, Jakarta Timur.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Mantan Kasad Wismoyo Arismunandar Meninggal Dunia

Jenazah lulusan Akademi Militer Nasional tahun 1963 ini akan diberangkatkan ke Solo sekitar pukul 11.00 WIB.

NASIONAL | 28 Januari 2021

KPK Dalami Peran dan Arahan Khusus Juliari soal Bansos Covid-19

Hal itu didalami penyidik saat memeriksa Eko Budi Santoso, mantan ajudan pribadi Juliari.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Petugas Lapas Lowokwaru Ungkap Penyelundupan 50 Paket Diduga Tembakau Gorilla dan Ganja

Petugas Lapas Lowokwaru, Malang, Jawa Timur mengungkap upaya penyelundupan 50 paket tembakau diduga jenis gorila dan ganja yang akan dikirim ke tiga narapidana.

NASIONAL | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS