Jokowi: Angka Stunting 14% pada 2024 Bukan Target Enteng
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Jokowi: Angka Stunting 14% pada 2024 Bukan Target Enteng

Kamis, 28 Januari 2021 | 10:37 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Novy Lumanauw / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penurunan angka stunting di Indonesia sebesar 14 persen pada 2024 bukan sebuah target yang enteng atau mudah. Apalagi, dampak dari pandemi Covid-19 diperkirakan akan meningkatkan angka stunting di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Kemitraan Program Bangga Kencana Tahun 2021 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Mantan Wali Kota Solo ini mengungkapkan dua hari lalu, ia sudah memutuskan untuk menunjuk Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi Ketua Pelaksana Program Penanganan Penurunan Stunting.

Lima tahun lalu, angka stunting di Indonesia mencapai 37 persen. Lalu terjadi penurunan pada 2019 yang mencapai 14 persen. Kemudian, Jokowi menargetkan angka stunting bisa turun sebesar 14 persen pada 2024.

“Ini bukan angka yang mudah. Jadi target 2024, 14 persen itu bukan target yang enteng,” kata Jokowi.

Namun, ia meyakini, bila penanganan stunting di Tanah Air dapat dikelola dengan manajemen yang baik serta seluruh kementerian/lembaga yang terkait bekerja sama dengan serius dan menguasai lapangan, maka bukan suatu yang tidak mungkin, target itu akan tercapai pada 2024.

“Kalau kita bekerja dengan serius, lapangannya terkuasai dan bekerja sama, berkolaborasi, saya kira penurunan angka stunting bisa kita lakukan secara signifikan,” terang Jokowi.

Diungkapkan Kepala Negara, dalam rapat terbatas dua hari lalu, sudah didesain strategi penanganan stunting. Mulai dari konsolidasi anggaran, kolaborasi dengan kementerian/lembaga hingga konsolidasi programnya.

“Kemarin sudah didesain, nanti konsolidasi anggarannya seperti apa, konsolidasi program di bawahnya seperti apa, BKKBN akan mendorong dari kementerian/lembaga seperti apa, semuanya akan terdesain dan ini menjadi tugas Bapak, Ibu semuanya,” ujar Jokowi.

Karena, penurunan stunting merupakan persoalan penting yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Apalagi diperkirakan angka stunting meningkat pada 2020 hingga 2021 akibat pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia.

“Saya tegaskan di sini, bahwa sebagai ketua pelaksanaan stunting ini, nanti seluruh kementerian/ lembaga yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan ini akan dikoordinasi oleh Menko PMK dan Ketua pelaksananya ada di Kepala BKKBN,” jelas Jokowi.

Karena pihak yang memiliki infrastruktur organisasi sampai ke bawah ada di BKKBN. Artinya, tegas Jokowi, mulai saat ini, BKKBN memegang kendali pencegahan stunting di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kisah Achmad Wahyudi, Siswa Madrasah di Sampang Berjuang Bisa Ikut Belajar Daring

"Terserah diberi upah berapa, yang penting bisa nabung untuk beli handphone,” ujar Wahyudi.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Lawan Covid-19, PMI Banten Optimalkan Plasma Konvalesen

PMI Banten bersama delapan PMI kabupaten/kota di provinsi ini terus bekerja membantu pemerintah menangani Covid-19.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Wismoyo Guru bagi yang Mencintai Bangsa

Wismoyo mendidik anak buah dan juniornya untuk selalu bersemangat dengan bertepuk tangan, karena itu adalah tanda bahwa kita mempunyai semangat untuk hidup.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Pakar: Pemberitaan Dugaan Tindak Pidana Tak Boleh Langgar Asas Praduga Tidak Bersalah

Berita yang belum dikonfirmasi sebelumnya menjadi akar dan biang penghakiman (trial by the press) dan merupakan pelanggaran terhadap hak tersangka.

NASIONAL | 28 Januari 2021

DPR Tegaskan Belum Bahas RUU Pemilu

Pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pemilu sama sekali belum dimulai.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Kapolri Listyo Sigit Berikan Harapan Baru Bagi Masyarakat Papua

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dianggap mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat Papua.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Bertemu KSP, Forum Guru Honorer Perjuangkan Status Sebagai PNS

Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usia tigapuluh lima tahun ke atas berupaya agar mendapatkan Keppres sebagai PNS.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Gerindra Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir Terparah di Kalimantan Selatan

Partai Gerindra menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Pemuda Pancasila Gelar Doa Untuk Negeri

Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila bersama tokoh lintas agama menggelar acara Doa Untuk Negeri.

NASIONAL | 28 Januari 2021

Pemerintah Butuh Dukungan Polri untuk Pulihkan Ekonomi

Pemerintah saat ini membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa untuk memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 28 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS