Aktif Sejak 1963, Sesar Lembang Berpotensi Sebabkan Gempa Kuat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aktif Sejak 1963, Sesar Lembang Berpotensi Sebabkan Gempa Kuat

Kamis, 28 Januari 2021 | 21:29 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Gempa yang menguncang Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat beberapa pekan lalu, mengingatkan publik akan potensi gempa yang dipicu sesar aktif. Saat itu gempa magnitudo (M) 6,2 kedalaman 10 km menimbulkan guncangan kuat akibat aktivitas sesar naik Mamuju.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sesar Mamuju tergolong satu dari sekian banyak sesar aktif di Indonesia. Tahun ini, gempa masih aktif terjadi di wilayah Indonesia. Dari data yang dihimpun, BMKG mencatat rata-rata kegempaan dalam setahun terjadi sebanyak 6.000 kali. Hal ini wajar karena sumber gempa di tanah air sangat banyak, yaitu 13 segmen megathrust dan lebih dari 295 segmen sesar aktif.

Zona sesar aktif yang perlu diwaspadai yakni sesar Lembang (Jawa Barat), sesar Matano (Sulawesi Tengah), sesar Sorong (Papua Barat), dan sesar segmen Aceh.

Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, sesar Lembang masih aktif dimonitor BMKG sejak 1963.

Sesar Lembang lanjutnya, merupakan salah satu sesar aktif di Jawa Barat. Lokasi jalur sesar ini terletak sekitar 10 km arah utara Kota Bandung dengan panjang sesar sekitar 25-30 km, berarah barat-timur. Hasil kajian para ahli menunjukkan bahwa sesar aktif ini memiliki magnitudo tertarget 6,8.

"Kapan gempa kuat akan terjadi, tidak seorang pun ada yang tahu. Agar selamat dari gempa, kita dapat melakukan upaya mitigasi konkret dengan membangun rumah tahan gempa dan belajar cara selamat saat terjadi gempa," kata Daryono kepada Suara Pembaruan, Kamis (28/1/2021).

Keaktifan sesar ini diindikasikan dengan adanya aktivitas gempa-gempa kecil yang masih terjadi di sepanjang jalur sesar Lembang.

Daryono mengungkapkan, pada 28 Agustus 2011 terjadi gempa dengan magnitudo 3,3 dengan kedalaman yang sangat dangkal hingga mengakibatkan dampak signifikan, merusak 384 rumah warga di Kampung Muril, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Gempa dirasakan juga pernah terjadi pada 14 dan 18 Mei 2017 dengan magnitudo 2,8 and 2,9 yang dampaknya dirasakan dalam skala intensitas II-III MMI, tetapi tidak menimbulkan kerusakan.

Upaya monitoring sesar Lembang oleh BMKG sudah dilakukan sejak lama. Pada 1 Januari 1963 BMKG mulai memasang dan mengoperasikan Seismograph WWSSN (World Wide Standardized Seismograph Network) pertama kali di Lembang. Jenis seismograf ini adalah Benioff Short Period 3 Komponen dan Sprengneter Long Period 3 Komponen.

Selain untuk memonitor gempa di wilayah Indonesia tambahnya, seismograf ini juga dapat memonitor aktivitas sesar Lembang. Para pegawai BMKG sejak lama sudah mengamati adanya catatan gempa-gempa lokal pada seismogram analog di sekitar Lembang.

"Aktivitas gempa di jalur sesar Lembang sejak 2008 mulai dapat dimonitor secara lebih baik," ucapnya.

Hal ini disebabkan karena BMKG mulai mengoperasikan jaringan monitoring gempa digital (digital seismic network) menggunakan sensor gempa dengan kawasan frekuensi lebar (broadband).

Sebelum 2008, bukan berarti di sesar Lembang tidak terdapat aktivitas gempa. Jarangnya aktivitas gempa saat itu disebabkan karena sensor gempa belum sebanyak seperti sekarang, sehingga beberapa aktivitas gempa lokal dengan magnitudo kecil tidak terekam dengan baik.

Perkembangan monitoring dan kajian gempa di sesar Lembang kini sudah semakin maju. Berdasarkan penelitian Supendi dan kawan-kawan (dkk) 2018 yang dipublikasikan di jurnal Geoscience Letters, dengan menggunakan jaringan sensor gempa regional milik BMKG, selama periode 2009-2015, telah teridentifikasi 4 kejadian gempa di sepanjang jalur sesar Lembang. Hasil mekanisme sumbernya menunjukkan sesar geser mengiri (left-lateral faulting).

Selain itu, penelitian Nugraha dan Supendi (2018) yang dipublikasikan di Journal of Physics menunjukkan adanya 2 kejadian gempa pada 14 dan 18 Mei 2017 yang terjadi di sesar Lembang. Keduanya juga memiliki mekanisme sesar geser mengiri.

Sensor
Pada 2019, BMKG kembali memasang sebanyak 16 sensor seismik periode pendek (short period seismograph) secara lebih rapat untuk melengkapi 19 seismograf broadband yang sudah terpasang sebelumnya di Jawa Barat dan Banten.

Sensor gempa yang baru dipasang pada 2019 ini sengaja dipasang mengepung jalur Sesar Lembang, Cimandiri, dan Baribis. Instalasi sensor baru ini bukan saja untuk tujuan operasional tetapi untuk tujuan kajian sesar aktif.

"Keberadaan sensor gempa yang makin rapat ini diharapkan dapat memonitor aktivitas sesar aktif di Jawa Barat secara lebih akurat," imbuhnya.

Data hasil monitoring gempa di sesar Lembang, kata dia, sangat penting untuk mengetahui tingkat keaktifan gempa, distribusi zona aktif gempa, mekanisme sumber gempa, studi struktur bawah permukaan bumi melalui teknik tomografi dan lain-lain.

Upaya ini dalam arti luas merupakan bagian dari meningkatkan pelayanan mitigasi gempa bumi di wilayah jalur sesar Lembang khususnya dan di Jawa Barat pada umumnya.

Ia menegaskan, prediksi bahwa Sesar Lembang akan memicu gempa pada 2021 adalah berita bohong atau hoax.

"Kita harus mewaspadai sesar aktif agar selamat dari gempa. Kita dapat melakukan upaya mitigasi konkret dengan membangun rumah tahan gempa dan belajar cara selamat saat terjadi gempa," ungkapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Perkembangan Covid-19 Jadi Pertimbangan Penetapan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Penetapan libur nasional dan cuti bersama tetap memperhatikan perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 22 September 2021

Bertemu Presiden Jokowi, Peternak Ayam Adukan Berbagai Masalah

Para peternak ayam mengadukan beberapa masalah mulai dari persaingan dengan korporasi perusahaan hingga tingginya bahan pakan ayam kepada Presiden Jokowi.

NASIONAL | 22 September 2021

Pembangunan PLBN Jagoi Babang Rampung Juli 2022

Pemerintah menargetkan pembangunan PLBN Jagoi Babang di Kalimantan Barat rampung pada Juli 2022.

NASIONAL | 22 September 2021

Grobogan Siap Suplai Kebutuhan Jagung Peternak

Pada bulan September dan Oktober ini, produksi jagung di Kabupaten Grobogan mencapai 170 ribu ton.

NASIONAL | 22 September 2021

Program Pemberdayaan SAD dari Unja Harus Diserap Forum Multipihak

Pemberdayaan suku anak dalam (SAD) sangat kompleks, sehingga perlu melibatkan banyak pihak (multipihak) dalam penanganannya.

NASIONAL | 22 September 2021

Penggunaan PeduliLindungi di Bandara AP II Tembus 1 Juta

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II telah menembus 1 juta.

NASIONAL | 22 September 2021


Komisi II DPR Setujui Pagu Anggaran Kemdagri 2022 Rp 3,03 T

Dalam rapat kerja dengan Mendagri, Komisi II DPR menyetujui pagu anggaran Kemdagri tahun 2022 sebesar Rp 3,03 triliun.

NASIONAL | 22 September 2021

Bupati Kolaka Timur Bersama 5 Staf Diperiksa KPK

upati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Merya Nur, diperiksa KPK di gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra bersama lima anak buah.

NASIONAL | 22 September 2021

Pantau Vaksinasi di Jambi, Nadiem Makarim: Penuntasan Vaksinasi PTK Jadi Fokus Kemdibudristek

Mendikbudristek mengatakan, penuntasan vaksinasi bagi PTK menjadi fokus Kemdikbudristek dan Kemkes dalam menghadirkan sekolah yang aman dan nyaman.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Perkembangan Covid-19 Jadi Pertimbangan Penetapan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Perkembangan Covid-19 Jadi Pertimbangan Penetapan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings