Periksa Ade Barkah, KPK Dalami Aliran Dana Suap Banprov Indramayu
Logo BeritaSatu

Periksa Ade Barkah, KPK Dalami Aliran Dana Suap Banprov Indramayu

Senin, 1 Februari 2021 | 20:52 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat (Jabar), Ade Barkah sebagai saksi kasus dugaan suap dana bantuan provinsi (banprov) untuk Pemerintah Kabupaten (pemkab) Indramayu tahun 2019, Senin (1/2/2021). Ade Barkah diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar.

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Ade Barkah mengenai aliran dana yang diterima mantan anggota DPRD Jabar, Abdul Rozaq Muslim yang berstatus tersangka kasus ini. Diduga uang tersebut mengalir kepada sejumlah pihak lain.

“Didalami adanya dugaan aliran sejumlah uang yang diterima oleh tersangka ARM (Abdul Rozaq Muslim) serta mengalir juga ke beberapa pihak yang terkait dengan perkara ini,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021).

Selain soal aliran dana, tim penyidik juga mencecar Ade Barkah mengenai proses pengganggaran bantuan provinsi yang berasal dari aspirasi anggota DPRD Jabar. Anggaran banprov Jabar ini diduga menjadi bancakan Rozaq untuk menerima suap dari kontraktor Carsa ES yang menggarap sejumlah proyek di Indramayu.

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dengan proses pengajuan aspirasi dari anggota DPRD mengenai anggaran banprov,” kata Ali.

Kasus yang menjerat Abdul Rozaq merupakan pengembangan perkara yang menjerat Supendi selaku Bupati Indramayu; Omarsyah selaku Kepala Dinas PUPR Indramayu; Wempy Triyono selaku Kabid Jalan Dinas PUPR Pemkab Indramayu; dan pengusaha Carsa ES. Keempat orang itu telah divonis bersalah dan sedang menjalani hukuman pidana.

Dalam perkara ini, Abdul Rozaq diduga menerima suap sekitar Rp 8,5 miliar dari Carsa. Suap itu diberikan lantaran Abdul Rozaq telah membantu mengurus sejumlah proyek dari dana bantuan provinsi untuk Pemkab Indramayu untuk dikerjakan Carsa.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPS: Jumlah Kunjungan Wisman Selama 2020 Hanya 4,02 Juta

BPS menyatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia selama tahun 2020 mencapai 4,02 juta kunjungan.

NASIONAL | 1 Februari 2021

Moeldoko Akui Pernah Temui Sejumlah Kader Demokrat

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui pernah bertemu dengan sejumlah kader Partai Demokrat (PD) di rumahnya.

NASIONAL | 1 Februari 2021

Kejagung Tetapkan 8 Tersangka Dugaan Korupsi Asabri

Kejaksaan Agung (Kejagung) mentersangkakan delapan orang dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri.

NASIONAL | 1 Februari 2021

Kemdagri Minta Pemda Tidak Rotasi Kepsek dan Guru di Sekolah Penggerak

Menurut Kemdagri, pemda diminta tidak melakukan rotasi kepala sekolah dan guru yang mengikuti program Sekolah Penggerak.

NASIONAL | 1 Februari 2021

Viral Jagal Kucing di Medan, Komunitas Rumah Difabel Meong Solo Lakukan Aksi Prihatin

Aksi ini juga sekaligus menjadi penanda perlawanan kekerasan yang dilakukan kepada kucing di Medan.

NASIONAL | 1 Februari 2021

Politikus Golkar Dorong Titik Temu Pemerintah dan DPR soal RUU PDP

Anggota Komisi I DPR Christina Aryani mendorong tercapai-nya titik temu antara pemerintah dan DPR mengenai RUU Perlindungan Data Pribadi.

NASIONAL | 1 Februari 2021

KPK Dalami Aliran Uang dan 2 Brompton ke Ihsan Yunus

KPK memastikan bakal mendalami aliran uang dan sepeda mewah merk Brompton dari tersangka kasus suap bantuan sosial (bansos) Covid-19

NASIONAL | 1 Februari 2021

Terjebak di Selokan, Buaya 2 Meter Ditangkap Warga di Halmahera Selatan

Warga menangkap seekor buaya dengan panjang sekitar dua meter yang terjebak di selokan Pasar Moderen Desa Labuhan, Kota Labuha, Halmahera Selatan.

NASIONAL | 1 Februari 2021

PLN NTB Kembali Luncurkan Outage Management System, Inovasi Berbasis IT 4.0

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram mengimplementasikan Outage Management System.

NASIONAL | 1 Februari 2021

Terungkap, Tersangka Suap Bansos Serahkan Uang Rp 1,5 Miliar ke Operator Ihsan Yunus

Harry Sidabuke yang merupakan tersangka kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 diduga tak hanya menyuap Juliari P Batubara

NASIONAL | 1 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS