Logo BeritaSatu

PAN Minta Pemerintah Anulir Keputusan Pemotongan 50% Insentif Tenaga Kesehatan

Kamis, 4 Februari 2021 | 17:26 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komisi IX DPR Intan Fauzi meminta pemerintah menganulir keputusan pengurangan atau pemotongan 50% insentif bagi tenaga kesehatan. Demikian halnya santunan kematian bagi tenaga kesehatan dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang menangani langsung pasien Covid-19 sebagaimana tertuang dalam Surat Menteri Keuangan.

“Saya meminta pemerintah menganulir keputusan mengurangi pembayaran insentif tersebut. Mereka harus dikecualikan dari segala bentuk pemotongan atau refocussing atau realokasi anggaran,” ujar Intan di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Menurut politikus Partai Amanat Nasional tersebut, keputusan yang dibuat tidak elok di tengah para tenaga kesehatan berjuang dan berkorban untuk merawat para pasien Covid-19. Intan menegaskan, para tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam melawan Covid-19.

“Bahkan jika dibandingkan dengan pengorbanan yang mereka lakukan, insentif yang diterima tidak sebanding. Jadi, pemotongan tunjangan kepada tenaga medis dan dokter di seluruh fasilitas kesehatan yang menangani pasien Covid-19 baik di puskesmas, rumah sakit, hingga petugas laboratorium tidak boleh dilakukan,” ujar Intan.

Intan berharap pembayaran insentif bulanan dan santunan kematian tenaga kesehatan dapat tepat sasaran. Mereka yang mendapat insentif dan santunan, kata Intan, harus benar-benar berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19.

“Jadi, pembayaran insentif bulanan dan santunan kematian tenaga kesehatan harus tepat sasaran yaitu dokter dan tenaga kesehatan yang berinteraksi langsung dan merawat pasien Covid-19, dengan kata lain bukan seluruh dokter yang praktek atau dokter yang tidak menerima pasien Covid-19, tetapi menerima insentif,” ucap Intan.

Diketahui, pemerintah memutuskan untuk mengurangi insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani pandemi Covid-19 pada 2021. Melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan No. S-65/MK.02/2021, ditetapkan insentif dokter spesialis Rp 7,5 juta, peserta PPDS Rp 6,25 juta, dokter umum dan gigi Rp 5 juta, perawat Rp 3,75 juta, dan tenaga kesehatan lainnya Rp 2,5 juta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Tetapkan Mantan Anggota DPR sebagai Tersangka Suap Kasus Garuda

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus korupsi di PT Garuda Indonesia yang menjerat Emirsyah Satar dan pihak lainnya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Garuda, KPK Usut Aliran Suap ke Mantan Anggota DPR

KPK menggelar penyidikan baru terkait dugaan suap pada pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia Tbk periode 2010-2015.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anies Capres Nasdem, KPK Pastikan Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyelidikan terkait kasus Formula E Jakarta tetap berlanjut.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Formula E, KPK Tegaskan Tak Incar Pihak Tertentu

KPK menegaskan bahwa terkait kasus Formula E, pihaknya tidak mengincar pihak tertentu. 

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK: Tak Sulit Kerahkan Kekuatan Jemput Paksa Lukas Enembe

Bagi KPK, tidak ada kesulitan untuk menjemput paksa tersangka Lukas Enembe yang mangkir dari panggilan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Jakarta, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir Hari ini

BMKG memperingatkan warga Jakarta untuk waspada akan potensi hujan lebat yang akan terjadi di Ibu Kota dan beberapa daerah lain.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ukraina Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama di Piala Dunia 2030

Ukraina akan bergabung dengan Spanyol dan Portugal dalam upaya mereka untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

NEWS | 4 Oktober 2022

Uji Rudal Korut ke Wilayah Jepang,Warga Sempat Diminta Berlindung

Korut menembakkan rudal balistik menuju ke wilayah Jepang pada Selasa (4/10/2022), memicu peringatan bagi penduduk untuk berlindung.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pencuri Brankas Kafe Menyamar dengan Pakai Daster Tetangga

Seorang pencuri melakukan aksinya dengan menyamar sebagai perempuan dengan menggunakan daster milik tetangga.

NEWS | 4 Oktober 2022

Sepanjang 2022, 1.153 Orang Tewas Kecelakaan di Sumut

Polda Sumut mencatat, sebanyak 1.153 orang meninggal dunia dari 4.306 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Utara.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings