Ini Modal Indonesia Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Modal Indonesia Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik

Sabtu, 6 Februari 2021 | 13:21 WIB
Oleh : Herman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Tim Percepatan Pengembangan EV Battery Indonesia, Agus Tjahajana Wirakusumah, optimistis Indonesia mampu menjadi produsen baterai kendaraan listrik yang bisa bersaing di pasar internasional. Apalagi Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia sebagai komponen utama pembuatan baterai selain litium dan kobalt.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, sepanjang tahun 2019, Indonesia menghasilkan sekitar 800.000 ton bijih nikel per tahun.

“Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia yang menguasai 30% produksi nikel dunia,” kata Agus Tjahajana dalam Seminar Baterai Nasional secara virtual, Sabtu (6/2/2021).

Agus menyampaikan, posisi Indonesia yang berdekatan dengan Australia juga menguntungkan bagi Indonesia dalam mengembangkan baterai untuk kendaraan listrik. Pasalnya Australia menguasai sekitar 60% litium di dunia.

“Di Australia ada litium yang paling besar. Jadi kalau kita buat baterai di Indonesia, bawa litium-nya juga dekat dari Australia, sehingga supply chain (rantai suplai)-nya jauh lebih murah,” kata Agus.

Sedangkan untuk kobalt yang juga menjadi bahan baku baterai, Agus mengatakan di dalam nikel yang ada di Indonesia juga mengandung kobalt. “Jadi nanti kita ekstrak, kekurangannya baru kita ambil dari luar. Sehingga ini merupakan competitive advantage (keuntungan kompetitif) Indonesia. Kita punya nikel, dekat Australia, dan kita juga ada kobalt. Posisi ini tidak dimiliki oleh semua negara,” kata Agus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

98 Pasien Covid-19 Rawat Inap di RSKI Pulau Galang

Pasien terkonfirmasi positif di RSKI Pulau Galang sebanyak 98 orang, berkurang empat orang dari jumlah pasien pada hari sebelumnya.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Kasus Covid-19, 2 Pejabat Pemprov NTT Meninggal

Ia mengatakan, korban meninggal terakhir Berto Lalo dimakamkan pada Sabtu pagi sesuai protokol pemakaman Covid-19.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Ketua MWA UI Saleh Husin: Selamat Jalan Prof Firmanzah

Civitas academica UI kehilangan seorang putra terbaiknya, Prof Firmanzah.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Prof Firmanzah Meninggal Dunia, Ibas: Almarhum Sangat Peduli Pendidikan

Prof Firmanzah memang sudah tidak asing di mata Ibas.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Datang ke UGM, Bupati Kubu Raya Pesan Langsung GeNose C19

Selama ini kebanyakan daerah memesan GeNose C19 hanya melalui telepon.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Polres Tanjabtim Tangkap Sindikat Penyelundupan Benih Lobster

Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berhasil menangkap dua anggota sindikat penyelundupan sebanyak 40.500 benih lobster senilai Rp6 miliar.

NASIONAL | 6 Februari 2021

KNKT: Kapal MV Nur Allya Tenggelam Akibat Likuefaksi Bijih Nikel

KNKT menyatakan kapal tersebut tenggelam akibat likuefaksi muatan bijih nikel pada 21 Agustus 2019.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Genangan di Landasan Pacu, Bandara Ahmad Yani Ditutup Sementara

Saat ini, lanjut dia, sedang dilakukan upaya pembersihan dan penyedotan genangan air di landasan pacu.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Banjir di Jombang, Jumlah Pengungsi Terus Bertambah

Saat ini ada lima desa yang terdampak banjir, yakni Desa Brangkal, Gondang Manis, Banjarsari, Pucangsimo, dan Bandar Kedungmulyo.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Pemerintah Diminta Buat Survei Perilaku Masyarakat Sikapi Pandemi

Teknik pengumpulan data harus melalui observasi, bukan dengan kuesioner.

NASIONAL | 6 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS