Firmanzah di Mata Civitas Academica Universitas Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Firmanzah di Mata Civitas Academica Universitas Indonesia

Sabtu, 6 Februari 2021 | 13:40 WIB
Oleh : FMB

Depok, Beritasatu.com - Wafatnya Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Prof Firmanzah meninggalkan duka yang mendalam bagi para kolega di Universitas Indonesia (UI).

Rekan dekat almarhum sesama dosen di FEB UI Doktor Rizal E Halim merasa sangat terpukul dengan kepergian Prof Firmanzah yang dikenalnya sebagai sosok intelektual muda yang rendah hati dan bersahaja.

​​​​​​​Beliau, kata dia, salah satu putera terbaik bangsa ini. "Sosok yang cerdas, santun, rendah hati dan kaya wawasan. Beliau guru sekaligus sahabat baik saya dalam keadaan suka maupun duka," katanya.

Almarhum merupakan dekan termuda di FEB UI di usia 32 tahun dan menjadi Guru Besar FEB UI yang termuda pada usia 33 tahun.

Devie Rahmawati yang menjadi kolega almarhum di Humas UI pada tahun 2008 mengenal sosok Prof Firmanzah sebagai sosok intelektual muda yang secara personal dan profesional telah menunjukkan keanggunan sekaligus kekuatan dari kecerdasan yang dibalut kebersahajaan.

"Beliau meraih gelar guru besar yang termuda," katanya.

Sebuah pencapaian yang menjadi inspirasi banyak ilmuwan muda Indonesia. "Tidak hanya itu Mas Fiz, kami biasa memanggilnya, juga mampu menduduki posisi manajerial sebagai dekan di usia yang juga sangat muda," kata Devie lagi.

"Secara personal beliau ialah sosok yang tidak pernah lelah untuk belajar," ujarnya.

Devie menilai almarhum Prof Firmanzah selalu menunjukkan kerendahan hati dengan segala prestasi dan pencapaiannya. Tidak hanya itu, beliau juga mampu menunjukkan penghormatan kepada para kawan, kolega, rekan kerja, dan media.

"Secara profesional juga telah membukakan jalan optimisme bagi kaum muda civitas akademika untuk bisa menorehkan jejak keberhasilan di berbagai sektor," katanya.

Prof Firmanzah menjadi panutan nyata lewat karya karya buku dan ilmiahnya, bagi kaum muda untuk terus melahirkan pemikiran dan program yang positif. "Beliau juga aktif memberikan masukan kepada negara sebagai staf khusus di masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," katanya.

Prof Firmanzah SE, MM, M Phil, PhD, lahir pada 7 Juli 1976. Terakhir beliau menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina dan pernah menjabat sebagai Dekan termuda di Fakultas Ekonomi & Bisnis UI di usia 32 tahun (2009-2012).

Sebelum menjadi Dekan, beliau telah lebih dahulu menjabat sebagai Wakil Kepala Program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEUI. Kemudian, menjadi Kepala Kantor Komunikasi UI pada periode 2008-2009. Beliau juga menjadi guru besar termuda di usia 33 tahun.

Pria kelahiran Kota Pahlawan, Surabaya ini, tidak hanya juga seorang pengajar di Tanah Air, tetapi juga menjadi visiting professor di beberapa universitas di luar negeri seperti Universite de Science et Technologie de Lille I, Universite de Pau et des Pays de l’adour, dan Universite de Grenoble II, University of Nanchang, China, Amos Tuck Business School, USA.

Selain menekuni keilmuan manajemen, Prof Fiz juga kerap memperhatikan dan menulis tentang fenomena sosial politik yang berkembang di masyarakat. Beberapa karya monumental beliau yang dinikmati oleh para mahasiswa di seluruh Nusantara ialah Marketing Politik.

Buku-buku tersebut antara lain Pemahaman dan Realitas (2007), Globalisasi : Sebuah Proses Dialektika Sistemik, Mengelola Partai Politik (2007): Komunikasi dan Positioning Ideologi Politik di Era Demokrasi (2008)



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Modal Indonesia Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik

Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia sebagai komponen utama pembuatan baterai selain litium dan kobalt.

NASIONAL | 6 Februari 2021

98 Pasien Covid-19 Rawat Inap di RSKI Pulau Galang

Pasien terkonfirmasi positif di RSKI Pulau Galang sebanyak 98 orang, berkurang empat orang dari jumlah pasien pada hari sebelumnya.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Kasus Covid-19, 2 Pejabat Pemprov NTT Meninggal

Ia mengatakan, korban meninggal terakhir Berto Lalo dimakamkan pada Sabtu pagi sesuai protokol pemakaman Covid-19.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Ketua MWA UI Saleh Husin: Selamat Jalan Prof Firmanzah

Civitas academica UI kehilangan seorang putra terbaiknya, Prof Firmanzah.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Prof Firmanzah Meninggal Dunia, Ibas: Almarhum Sangat Peduli Pendidikan

Prof Firmanzah memang sudah tidak asing di mata Ibas.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Datang ke UGM, Bupati Kubu Raya Pesan Langsung GeNose C19

Selama ini kebanyakan daerah memesan GeNose C19 hanya melalui telepon.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Polres Tanjabtim Tangkap Sindikat Penyelundupan Benih Lobster

Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berhasil menangkap dua anggota sindikat penyelundupan sebanyak 40.500 benih lobster senilai Rp6 miliar.

NASIONAL | 6 Februari 2021

KNKT: Kapal MV Nur Allya Tenggelam Akibat Likuefaksi Bijih Nikel

KNKT menyatakan kapal tersebut tenggelam akibat likuefaksi muatan bijih nikel pada 21 Agustus 2019.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Genangan di Landasan Pacu, Bandara Ahmad Yani Ditutup Sementara

Saat ini, lanjut dia, sedang dilakukan upaya pembersihan dan penyedotan genangan air di landasan pacu.

NASIONAL | 6 Februari 2021

Banjir di Jombang, Jumlah Pengungsi Terus Bertambah

Saat ini ada lima desa yang terdampak banjir, yakni Desa Brangkal, Gondang Manis, Banjarsari, Pucangsimo, dan Bandar Kedungmulyo.

NASIONAL | 6 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS