TNI Turunkan Tenaga Personel Vaksinator dan Tracing di 23.000 Desa
Logo BeritaSatu

TNI Turunkan Tenaga Personel Vaksinator dan Tracing di 23.000 Desa

Selasa, 9 Februari 2021 | 09:51 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin Apel gelar kesiapan tenaga vaksinator dan tenaga pelacak (tracing) Covid-19 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021). Apel tersebut dilakukan guna mempersiapkan personel TNI yang akan diterjunkan untuk mendukung program vaksinasi nasional yang diterapkan pemerintah.

"Pagi hari ini kita laksanakan apel gelar kekuatan bagi tenaga tracing maupun vaksinator TNI yang kita lanjutkan dengan pelatihan. Yaitu TOT, pada hari ini diikuti seluruh anggota Babinsa, Babinpotmar, dan Babinpotdirga di seluruh jajaran yang ada di Jawa dan Bali," kata Panglima TNI, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa .

Dijelaskan Panglima, seluruh personel yang sudah dipersiapkan akan ditugaskan untuk membantu Pemerintah Daerah dan Kementerian Kesehatan dan ditempatkan di 23.000 desa yang ada di Jawa maupun Bali. Namun demikian, pengalokasian personel masih bisa berubah sesuai perkembangan yang terjadi di lapangan.

"Diharapkan dalam pelaksanaannya nanti di setiap desa akan dibangun pos terpadu yang diawaki dari Bintara Pembina Desa, Babinkamtibmas, Satlinmas, dan Satpol PP. mereka akan diberikan SOP sesuai apa yang dilaksanakan di daerah masing-masing dan perkembangan yang ada di wilayah masing-masing. Tentunya akan berbeda petugas yang ada di zona hijau, zona kuning, zona oranye, dan zona merah," ungkap Panglima.

Kemudian untuk tenaga vaksinator, dijelaskan Panglima, juga akan dikerahkan dalam rangka melaksanakan vaksinasi tahap kedua secara besar-besaran.

"Tentunya mereka (vaksinator) juga sudah melakukan pelatihan dan dari 10.000 vaksinator TNI akan diperbantukan ke Kementerian Kesehatan. Sehingga, pelaksanaan nantinya akan mengikuti SOP yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan," ujar Panglima TNI.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

ICW Nilai Hukuman 10 Tahun Penjara Jaksa Pinangki Belum Berikan Efek Jera

ICW meyakini putusan yang pantas dijatuhkan kepada Pinangki adalah 20 tahun penjara," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana.

NASIONAL | 9 Februari 2021

Kunjungan ke Indramayu, Risma Pantau Penanganan Banjir

Hujan deras pada Minggu (7/2/2021) menyebabkan, air Sungai Cimanuk dan Sungai Cipanas meluap dan membanjiri 18 kecamatan di Kabupaten Indramayu.

NASIONAL | 9 Februari 2021

KPK Cecar Operator Ihsan Yunus Soal Pengadaan Bansos Covid-19

Yogas diduga merupakan operator Ihsan Yunus terkait proyek bansos.

NASIONAL | 9 Februari 2021

Langkah Pemerintah Alokasikan Rp 20 Triliun untuk BPUI Tak Tepat

Sangat tidak adil memberikan PMN dari uang rakyat, kepada perusahaan yang dirampok oleh sekelompok orang atau kejahatan terorganisir.

NASIONAL | 9 Februari 2021

Pemburu Burung di Lombok Tengah Tewas Tenggelam di Sungai

"Saat itu korban hendak mengambil hasil buruannya yang jatuh ke sungai, korban terpeleset kemudian terjatuh dan tenggelam di sungai tersebut," ungkap Herry.

NASIONAL | 9 Februari 2021

Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Timika Hari Ini

RNR (32) sudah dalam keadaan sadar dan telah dirawat di Puskesmas Bilogai. Selasa ini, dia akan dievakuasi ke Kabupaten Mimika.

NASIONAL | 9 Februari 2021

Irwandi Yusuf Rekomendasikan Adik Kandungnya Sebagai Wagub Aceh

Ketua Umum DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) Irwandi Yusuf merekomendasikan adik kandungnya, M Zaini Yusuf sebagai salah satu calon wakil gubernur.

NASIONAL | 8 Februari 2021

13.518 SDM Kesehatan di Sulut Sudah Divaksinasi

Satgas Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut) menyebut 13.518 sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 8 Februari 2021

Banjir Genangi Kompleks Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang, Pasien Aman

Banjir masih menggenangi kompleks Rumah Sakit (RS) Islam Sultan Agung di Jalan Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

NASIONAL | 8 Februari 2021

Kasus Covid-19 di Sulawesi Utara Tembus 14.000

Berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut), Senin (8/2/2021), akumulasi kasus positif Covid-19 menembus angka 14.000 orang lebih.

NASIONAL | 8 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS